3 Kalimat Jenius yang Digunakan Orang Cerdas untuk Memenangkan Argumen

Rini Apriliani | Beautynesia
Senin, 08 Jun 2026 22:04 WIB
“Jelaskan Bagaimana Kamu Sampai Pada Kesimpulan Itu”
Ilustrasi debat/Foto: pexels.com/john-diez

Memenangkan argumen bukan soal membuktikan seseorang salah. Namun, orang cerdas memahami bahwa hal ini tentang menemukan titik temu, tetap tenang, dan mengarah mengarahkan percakapan agar menghasilkan solusi yang baik.

Oleh karena itu, orang cerdas tidak menggunakan kata-kata kasar, sikap keras kepala, atau bahkan hinaan untuk memenangkan argumennya. Mereka akan mengucapkan kalimat-kalimat jenius yang bijaksana, sehingga dapat mengarah pada solusi nyata.

Melansir Bolde, ada beberapa kalimat jenius yang digunakan orang cerdas untuk memenangkan argumen. Apa saja itu? Simak!

“Aku Mengerti Maksudmu”

mengakui sudut pandang orang lain adalah salah satu cara tercepat untuk meredakan argumen yang memanas.

Ilustrasi debat/Foto: Magnific.com/freepik

Beauties, mengakui sudut pandang orang lain adalah salah satu cara tercepat untuk meredakan argumen yang memanas. Dengan mengatakan “Aku mengerti maksudmu”, artinya kamu telah mendengarkan, menghormati, dan mengakui sudut pandang mereka, walaupun kamu tidak sepenuhnya setuju.

Orang yang mendengar kalimat tersebut pun akan lebih tenang. Mereka tidak akan lagi keras kepala pada pendiriannya, tapi akan terbuka untuk mendengarkan sudut pandangmu, sehingga bisa menemukan titik temu.

Kalimat jenius di atas dapat mengubah perdebatan yang panas menjadi obrolan yang produktif.

“Apa yang Akan Kamu Lakukan Jika Kamu Berada di Posisiku?”

Kalimat orang cerdas juga adalah mengatakan, “Apa yang akan kamu lakukan jika kamu berada di posisi aku?”. Kalimat itu menggeser perdebatan panas menjadi sebuah empati, serta meminta orang lain melihat sesuatu dari perspektifmu.

Ilustrasi debat/Foto: Freepik/ Prostooleh

Kalimat orang cerdas juga adalah mengatakan, “Apa yang akan kamu lakukan jika kamu berada di posisi aku?”. Kalimat itu menggeser perdebatan panas menjadi sebuah empati, serta meminta orang lain melihat sesuatu dari perspektifmu.

Orang yang mengatakan kalimat tersebut juga mendorong lawan bicaranya untuk mengesampingkan emosi mereka dan mempertimbangkan situasi secara lebih objektif. Hal ini juga tidak menantang pendirian orang lain yang berisiko semakin memicu emosi.

Secara tidak langsung, kalimat itu membuka jalan untuk pemecahan masalah. Dengan respons yang bijaksana, akhirnya akan tercipta kompromi yang justru menguntungkan kedua belah pihak.

“Jelaskan Bagaimana Kamu Sampai Pada Kesimpulan Itu”

kalimat jenius dalam sebuah perdebatan lainnya adalah mengatakan “Jelaskan bagaimana kamu sampai pada kesimpulan itu”. Kalimat itu mengajak orang lain untuk menjelaskan proses berpikir mereka.

Ilustrasi debat/Foto: pexels.com/john-diez

Terakhir, kalimat jenius dalam sebuah perdebatan lainnya adalah mengatakan “Jelaskan bagaimana kamu sampai pada kesimpulan itu”. Kalimat itu mengajak orang lain untuk menjelaskan proses berpikir mereka.

Alih-alih menolak sudut pandang mereka, kamu justru menunjukkan rasa ingin tahu yang tulus. Dengan begitu, lawan bicara akan mau menjelaskan dengan terbuka, dan bisa mengarah pada percakapan yang lebih produktif untuk menemukan solusi.

Sering kali, orang akan menyadari kekurangan atau kesalahan mereka sendiri saat berpikir ulang. Kalimat di atas membantu mendorong komunikasi yang lebih jelas, serta menumbuhkan rasa saling menghormati dan pengertian.

Beauties, itu dia kalimat jenius yang digunakan orang cerdas untuk memenangkan argumen. Bagaimana, salah satunya pernah kamu ucapkan juga?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE