3 Kalimat yang Tanpa Sadar Bisa Tunjukkan Rasa Iri Hati, Pernah Mendengarnya?

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Selasa, 20 Jan 2026 12:00 WIB
1. “Gila, Kamu Beruntung Banget!”
Ilustrasi orang mengobrol/Foto: Freepik.com/freepik

Sadar atau tidak, sebagian dari diri kita masih sering menyimpan rasa iri hati pada seseorang. Sebenarnya, iri hati adalah emosi alamiah manusia. Namun, rasa iri yang dibiarkan memengaruhi perilaku dan kepribadian, lambat laun dapat merusak kedamaian batin serta hubungan dengan orang lain.

Pertanyaannya, apakah setiap orang benar-benar sadar bahwa dia sedang dalam fase iri? Tidak selalu. Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa kalimat yang tanpa disadari menunjukkan rasa iri.

Berikut ini tiga kalimat yang sering menunjukkan rasa iri pada seseorang. Simak!

1. “Gila, Kamu Beruntung Banget!”

Ilustrasi orang mengobrol/Foto: Freepik.com/freepik

Hampir setiap orang pasti pernah dengar kalimat ini, “Gila, beruntung banget kamu bisa dapat pekerjaan itu/pencapaian x/(lainnya)!” Sepintas kalimat yang terdengar suportif, tetapi sarat akan maksud lain.

Jika dicermati lagi, kalimat ini seakan menunjukkan bahwa pencapaianmu terjadi hanya karena keberuntungan. Padahal, di balik itu semua ada kerja keras yang kamu lewati dan komitmen yang harus kamu korbankan.

“Kata 'beruntung' mengisyaratkan bahwa kesuksesan orang tersebut dikaitkan dengan keberuntungan daripada usaha, yang menyoroti rasa iri dan dapat mencerminkan perasaan tidak mampu melalui sikap pasif-agresif,” kata Monica Cwynar, LCSW, pekerja sosial klinis berlisensi dari Thriveworks, seperti dikutip dari Parade.

Keberuntungan memang ikut andil dalam sebuah pencapaian, tetapi ia bukan satu-satunya faktor penentu. Usaha dan ketekunanlah yang jadi faktor utamanya. Ketekunan umumnya mencakup tentang konsistensi terhadap minat dan kegigihan dalam berusaha.

Seorang psikolog bernama Angela Duckworth pernah berkata, “Tanpa usaha, bakatmu hanyalah potensi yang belum terwujud,” mengutip Psychology Today.

2. “Aku Tak Menyangka, Kamu Sehebat Ini. Kamu Bisa Menguasai (….)”

Ilustrasi orang mengobrol/Foto: Freepik.com/freepik

Kamu pasti pernah dengar seseorang mengatakan kalimat ini, “Aku tak menyangka, kamu sehebat ini. Kamu bisa menguasai (…).” Kalimat seperti itu sering terasa ambigu, terdengar seperti pujian sekaligus meremehkan. Seakan kamu tidak layak mendapatkan itu semua.

“Ini (kalimat) terdengar seperti pujian terselubung yang mengisyaratkan bahwa bakat orang tersebut adalah kejutan atau tidak pantas. Ini mencerminkan kecemburuan yang terpendam,” ujar terapis di LifeStance Health, Nicholette Leanza, LPCC-S.

Kita perlu ingat satu hal, “Don’t judge a book by its cover”- idiom yang mengingatkan kita untuk jangan buru-buru menilai orang hanya dari penampilan luar. Terkadang, ada orang yang luarnya biasa saja, tetapi di balik itu semua ia punya segudang talenta.

Tidak semua orang mau menunjukkan kemampuannya di segala situasi dan tempat. Ada kalanya ia bersikap seperti gelas kosong atau gelas penuh air ketika bersama dengan orang lain.

3. “Kamu Enak, Banyak Koneksinya. Bisa…”

Ilustrasi salah satu orang yang iri dengan rekannya/Foto: Freepik.com/karlyukav

Ucapan seperti “Kamu enak, banyak koneksinya..” sering dikaitkan dengan kalimat orang-orang yang menaruh rasa iri pada orang lain. Secara tidak langsung mereka menilai bahwa pencapaianmu hanya karena orang dalam, bukan karena kemampuan diri sendiri.

Sejatinya koneksi itu hanya membuka pintu, selebihnya kemampuanlah yang membuat kamu bertahan dan sukses dalam jangka panjang di pencapaian apa pun. Jadi, mau sekuat apa pun koneksi jika tidak diimbangi dengan skill, itu percuma.

Itu dia kalimat yang menunjukkan rasa iri yang jarang disadari oleh orang-orang. Semoga Beauties bukan salah satu orang yang sering mengucapkan ketiga kalimat itu, ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE