3 Pola Kecil yang Menunjukkan Seseorang Nggak Layak Dipercaya Menurut Psikolog

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Rabu, 14 Jan 2026 20:00 WIB
Melontarkan Lelucon Menyakitkan dan Menganggapnya Wajar
Tanda karakter buruk dapat terlihat dari kebiasaan melontarkan lelucon yang merendahkan orang lain/Foto: Freepik

Ciri seseorang tidak layak dipercaya sering kali muncul dari kebiasaan kecil yang tampak sepele. Namun, kendatipun sepele, kebiasaan-kebisaan kecil tersebut justru menjadi akar masalah yang biasanya bersemayam dalam diri seseorang dan menjadi tanda karakter buruk mereka.

Oleh karena itu, penting untuk belajar membaca pola perilaku seseorang sejak awal agar tidak kecolongan di kemudian hari. Jika kamu ingin memahami apa saja tanda seseorang tidak bisa dipercaya itu, kamu bisa membaca detailnya dalam artikel yang dilansir dari Hello Magazine berikut!

Mengendalikan Percakapan

Mengamati gaya berbicara dapat membantu memahami kualitas karakter seseorang. Dominasi percakapan tanpa ruang bagi lawan bicara kerap menjadi ciri seseorang tidak layak dipercaya. Sikap ini menunjukkan rendahnya minat pada perspektif orang lain.
Cara seseorang mengendalikan percakapan kerap mencerminkan karakternya/Foto: Freepik

Sikap seseorang selama bercakap-cakap dapat memberikan gambaran jelas tentang karakter mereka. Psikolog Cristina Jurado menyebut bahwa salah satu red flag yang perlu kamu perhatikan adalah ketika mereka tidak mendengarkan, sering memotong pembicaraan, atau terus mengalihkan fokus pada dirinya sendiri. Perilaku seperti ini terkadang menjadi tanda adanya dorongan dalam diri mereka untuk mendominasi alih-alih membangun hubungan yang nyata.

Jurado menegaskan bahwa orang yang lebih sibuk mengesankan lawan bicara atau mengendalikan arah pembicaraan biasanya tidak menunjukkan ketertarikan yang tulus pada orang lain. Meskipun tidak selalu menandakan adanya tendensi negatif, perilaku ini dapat menjadi tanda seseorang tidak bisa dipercaya ketika muncul bersamaan dengan indikator lain yang akan dibahas dalam poin berikutnya.

Berbicara di Belakang Orang Lain

Tanda seseorang tidak bisa dipercaya dapat terlihat dari kebiasaannya berbicara di belakang orang lain/Foto: Freepik/yanalya

Berbicara di belakang orang lain sering kali menjadi indikator yang jelas tentang bagaimana seseorang memperlakukan orang lain. Cara seseorang membicarakan atau menilai orang yang tidak ada di dekatnya dapat mencerminkan karakter aslinya. Menurut Jurado, ketika seseorang dengan mudah menjelekkan orang lain yang tidak ada di tempat, ada kemungkinan besar perilaku serupa juga akan diarahkan kepadamu saat kamu tidak berada di dekatnya.

Kebiasaan ini umumnya mencerminkan pola hubungan yang tidak sehat karena menunjukkan kecenderungan untuk membangun relasi berdasarkan ketidakpercayaan, manipulasi, atau sikap negatif. Memahami tanda seperti ini membantu lebih berhati-hati dalam menilai integritas dan keandalan seseorang dalam hubungan sosial maupun profesional.

Melontarkan Lelucon Menyakitkan dan Menganggapnya Wajar

Tanda karakter buruk dapat terlihat dari kebiasaan melontarkan lelucon yang merendahkan orang lain/Foto: Freepik

Jurado menjelaskan bahwa nada dan isi lelucon tertentu dapat menjadi sinyal bahwa ada masalah dalam cara seseorang memperlakukan orang lain. Ketika seseorang terus-menerus meremehkan atau merendahkan orang lain melalui lelucon atau ejekan, meskipun terlihat seolah hanya bercanda, perilaku itu tetap perlu diwaspadai.

Sikap seperti ini dapat menandakan kebutuhan seseorang untuk merasa lebih unggul atau menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki tingkat empati yang rendah. Ejekan yang dibungkus sebagai candaan biasa kadang justru menutupi pola pikir yang tidak sehat dan dapat berdampak pada hubungan interpersonal.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.