STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

3 Sosok Perempuan Ini Bantu Anak-anak Jadi Pemimpin Masa Depan Lewat Pendidikan, Inspiratif!

Retno Anggraini | Beautynesia
Rabu, 23 Nov 2022 07:30 WIB
3 Sosok Perempuan Ini Bantu Anak-anak Jadi Pemimpin Masa Depan Lewat Pendidikan, Inspiratif!

Selain menjadi sarana untuk menambah wawasan, pendidikan bisa mengasah kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah, meningkatkan perekonomian, hingga menciptakan kesempatan kerja yang lebih baik. Menanamkan pendidikan pada anak sejak dini sangatlah penting, karena ada banyak manfaat yang bisa diperoleh, mulai dari menjadi fondasi masa depan hingga mengurangi angka kejahatan.

Untuk membantu anak-anak berhasil di era globalisasi seperti sekarang, beberapa advokat pendidikan perempuan ini menggunakan metode yang lebih modern sambil memperhatikan keterampilan yang relevan. Mereka juga siap membentuk anak-anak menjadi pemimpin masa depan dengan menanamkan bahwa pendidikan adalah hak untuk semua. Siapa saja mereka? Dilansir Tatler Asia, berikut daftarnya.

Jennifer Yu Cheng, Hong Kong

Deretan advokat perempuan pendidikan Asia
Jennifer Yu Cheng/Foto: Instagram.com/prestigehk

Pada akhir Juli 2022, Jennifer Yu Cheng dari Impact Foundation menyambut sejumlah pelajar baru untuk program Summer Camp-nya. Yu Cheng mendirikan yayasan untuk mengangkat perempuan muda di dunia dengan membuka potensi kepemimpinan mereka, terutama melalui pembelajaran digital. Program andalannya, 10.000 Girls4Girls Coding+, mengajarkan bahasa pemrograman kepada perempuan sehingga mereka dapat mengejar karier di dunia teknologi.

Dengan pengetahuan ini, Yu Cheng terinspirasi untuk melatih perempuan lain dalam keterampilan pengkodean dasar. Program Coding Explorer ke-13 miliknya merayakan kelulusan kelas pertama, yang anggotanya kini siap menjadi asisten pengajar. Yu Cheng sendiri telah lama menjuarai lomba pendidikan, memimpin Arch Education yang menghubungkan mahasiswa dengan universitas terkemuka di dunia, dan juga memimpin perusahaan manajemen K12 CTF Education Group.

Li Ling Hsu, Taiwan

Deretan advokat perempuan pendidikan Asia
Li Ling Hsu/Foto: Dok. Tatler Asia

Li Ling Hsu mendirikan Institut Xue Xue sebagai pusat pendidikan non-tradisional desain, seni, dan humaniora. Kurikulumnya yang memiliki tingkat pendidikan setara dengan sekolah menengah biasa, menggunakan pendekatan eksperimental yang memungkinkan siswa belajar melalui sinestesia.

Untuk materi kreatif, sinestesia yang didefinisikan oleh sekolah sebagai fenomena perseptual di mana stimulasi satu jalur sensorik atau kognitif mengarah ke pengalaman otomatis dan tidak disengaja dalam jalur sensorik atau kognitif kedua, dikatakan untuk mengembangkan kepekaan artistik.

Melalui lingkungan interdisipliner ini, direktur strategi memungkinkan siswa mengembangkan pertumbuhan diri, aktualisasi diri, dan karakteristik pribadi. Lulusan Institut Xue Xue rata-rata telah diterima oleh lembaga pendidikan ternama, seperti Royal Academy of the Arts di Belgia, Akademi Desain Eindhoven di Belanda, dan Parson School of Design di Amerika Serikat.

Alina Amir, Malaysia

Deretan advokat perempuan pendidikan Asia
Alina Amir/Foto: Dok. Tatler Asia

Perusahaan sosial Arus yang didirikan bersama oleh Alina Amir, mengajak siswa-siswanya untuk mengembangkan pola pikir pemecahan masalah dengan mata pelajaran yang menantang seperti literasi keuangan dan isu-isu dunia. Dalam kemitraan dengan UNICEF dan Kementerian Pendidikan, Arus menawarkan platform pembelajaran digital yang mengajarkan pemrograman Micro:bit, HTML, Python, dan SQL.

Mereka juga meluncurkan program pendidikan yang bekerja sama dengan Chow Kit untuk anak-anak tanpa kewarganegaraan. Selain itu, Amir yang menyadari bagaimana siswa menghabiskan waktu dengan media sosial telah memanfaatkan kekuatan platform dengan memperkenalkan klip pembelajaran berdurasi pendek untuk TikTok dan reels Instagram.

Menurut Margaret A. Nash, pakar pendidikan dan penulis buku Early Years Study, anak-anak berdampak cukup besar terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Dengan mempersiapkan pendidikan anak di usia dini, diharapkan dapat menciptakan generasi penerus dengan kualitas yang baik di masa depan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE