3 Stereotip tentang Perempuan yang Masih Beredar di Masyarakat

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Minggu, 29 Mar 2026 08:00 WIB
3 Stereotip tentang Perempuan yang Masih Beredar di Masyarakat
Stereotip tentang Perempuan yang Masih Beredar di Masyarakat/Foto: Freepik

Pembahasan tentang perempuan selalu melibatkan berbagai aspek, baik dari segi biologis, sosial, maupun budaya. Namun, yang sering kali menjadi perhatian adalah stereotip yang masih kuat melekat pada perempuan di banyak masyarakat, di belahan dunia mana pun.

Stereotip yang masih kuat melekat pada perempuan tersebut sering kali membatasi ruang gerak perempuan dan mendikte apa yang seharusnya mereka lakukan, rasakan, atau capai berdasarkan peran tradisional yang diwariskan turun-temurun. Dilansir dari Because Mom Says, inilah beberapa stereotip tentang perempuan yang masih beredar di sekitar masyarakat itu!

Dianggap Sering Menggunakan Komunikasi Tidak Langsung

Ilustrasi/Foto: Freepik
Ilustrasi/Foto: Freepik

Banyak klaim yang menyebutkan bahwa sebagian besar perempuan menggunakan komunikasi tidak langsung atau dengan cara yang lebih halus dan terselubung sehingga sulit dipahami. Sementara itu, pria dinilai lebih cenderung berbicara secara langsung.

Namun, pada kenyataannya, ada pula pria yang juga menunjukkan perilaku pasif-agresif yang sering kali diasosiasikan dengan perempuan dalam stereotip yang berkembang di masyarakat. Jadi, bisa disimpulkan bahwa perilaku tersebut bisa ditemukan pada semua individu, terlepas dari jenis kelamin

Ahli Multitasking

Ilustrasi/Foto: Freepik/jcomp

Perempuan sering dianggap sebagai makhluk yang lebih baik dalam melakukan multitasking dibandingkan pria. Banyak yang menganggap perempuan sebagai individu yang lebih mampu menangani banyak hal sekaligus dengan efisien, seperti mengurus rumah tangga, bekerja, dan merawat keluarga pada waktu yang sama.

Namun, pada kenyataannya, riset menunjukkan bahwa multitasking itu tidak benar-benar efektif. Tidak ada orang yang bisa benar-benar mengerjakan banyak hal sekaligus dengan sempurna. Banyak orang, termasuk perempuan, yang sebenarnya hanya lebih mahir dalam beralih antara tugas-tugas dengan cepat sehingga tidak benar-benar melakukan banyak hal sekaligus.

Ahli Menyelesaikan Pekerjaan Rumah

Ilustrasi/Foto: Freepik

Masih banyak anggapan bahwa perempuan lebih baik dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga dibandingkan pria. Padahal tidak semua perempuan secara alami lebih pandai dalam pekerjaan rumah tangga. Beberapa perempuan juga mungkin tidak terbiasa atau tidak terampil dalam hal ini.

Keterampilan perempuan dalam pekerjaan rumah tangga lebih disebabkan oleh proses pembelajaran atau pengajaran yang diterima di lingkungan sosial, bukan karena kodrat atau sifat feminin yang dimiliki perempuan. Orang yang mengatakan bahwa perempuan lebih tahu soal pekerjaan rumah tangga biasanya malas untuk berbagi tanggung jawab rumah tangga sehingga menggunakan stereotip ini sebagai pembenaran.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.