3 Tanda Pertemananmu Sudah Nggak Sehat dan Sebaiknya Jangan Diabaikan

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Kamis, 06 Aug 2026 08:30 WIB
3 Tanda Pertemananmu Sudah Nggak Sehat dan Sebaiknya Jangan Diabaikan
Ilustrasi/Foto: Magnific

Pertemanan idealnya menjadi ruang yang aman untuk saling mendukung, berbagi cerita, dan tumbuh bersama. Namun, tidak semua hubungan pertemanan bisa berjalan sehat seperti yang dibayangkan. Ada kalanya sebuah pertemanan justru perlahan membuatmu merasa lelah, tertekan, atau bahkan kehilangan diri sendiri.

Sayangnya, tanda-tanda pertemanan toxic ini sering diabaikan karena rasa nyaman, kebiasaan, atau takut kehilangan. Padahal, mengenali sejak awal hubungan pertemanan tidak sehat seperti ini bisa membantu menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup. Dilansir dari Sumizeit, inilah beberapa tanda-tanda hubungan pertemanan yang harus diakhiri tersebut!

Hanya Hadir saat Membutuhkan Sesuatu

Tanda pertemanan toxic sering terlihat ketika seseorang hanya datang saat membutuhkan bantuan. Pola hubungan seperti ini membuat satu pihak terus memberi, sementara yang lain hanya menerima. Ketidakseimbangan tersebut dapat memicu rasa dimanfaatkan dan mengurangi kualitas persahabatan.
Tanda pertemanan toxic sering terlihat ketika seseorang hanya datang saat membutuhkan bantuan/Foto: Magnific

Seorang teman yang baik seharusnya hadir dalam kondisi senang maupun sulit. Namun, jika seseorang hanya menghubungi dirimu saat membutuhkan uang, dukungan emosional, atau bantuan transportasi, hal ini dapat menjadi tanda hubungan yang tidak sehat karena cenderung sepihak.

Hubungan seperti ini tentu akan cenderung membuat salah satu pihak merasa dimanfaatkan, bukannya dihargai. Di sisi lain, persahabatan yang sehat selalu melibatkan timbal balik, di mana kedua pihak saling memberi dan menerima secara adil.

Sering Merendahkan

Hubungan pertemanan tidak sehat dapat ditandai oleh komentar yang menjatuhkan atau kritik yang disampaikan secara berlebihan/Foto: Magnific

Ada perbedaan antara bercanda dan kebiasaan merendahkan orang lain. Kritik yang terus-menerus, komentar yang menjatuhkan, atau pujian yang disampaikan dengan nada sindiran dapat memberikan dampak negatif terhadap kepercayaan diri seseorang.

Dalam hubungan pertemanan yang sehat, seseorang seharusnya merasa diterima, dihargai, dan didukung. Sebaliknya, jika setiap kali selesai berkumpul kamu justru merasa tidak cukup baik, minder, atau mempertanyakan kemampuan diri sendiri, kondisi tersebut patut diperhatikan.

Tidak Menghargai Batasan Pribadi

Tanda pertemanan toxic sering terlihat dari sikap yang tidak menghargai batasan pribadi/Foto: Magnific

Menghormati batasan adalah salah satu ciri penting dalam pertemanan yang sehat. Batasan membantu seseorang merasa aman dan nyaman dalam berinteraksi dengan orang lain.

Oleh karena itu, perlu diwaspadai jika seorang teman marah saat kamu menolak sesuatu, terus menekanmu untuk melakukan hal-hal yang tidak kamu inginkan, atau mengabaikan batasan yang sudah kamu sampaikan. Teman yang baik akan tetap menghormati keputusan dan pilihanmu, meskipun hal itu tidak selalu sejalan dengan pendapat atau keinginannya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE