3 Tips Rumah Bersih Berkilau dengan Pengeluaran Seminimal Mungkin

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Sabtu, 31 Jan 2026 08:00 WIB
Mendaur Ulang
Ilustrasi/Foto: Freepik

Kebersihan rumah kerap kali diasosiasikan dengan aspek estetika hunian semata. Padahal, kebersihan rumah juga berkaitan erat dengan kesehatan fisik dan mental penghuninya. Rumah yang bersih menciptakan suasana nyaman, mengurangi risiko alergi, serta mencegah berkembangnya bakteri dan serangga.

Meskipun begitu, banyak orang berpikir bahwa menjaga rumah tetap bersih membutuhkan biaya besar, mulai dari membeli produk pembersih hingga menggunakan jasa kebersihan. Padahal, dengan langkah yang tepat, kebersihan rumah dapat dijaga tanpa harus menguras kantong. Dilansir dari A Dime Saved, inilah beberapa tips rumah bersih berkilau dengan pengeluaran yang seminimal mungkin!

Gunakan Bahan Pembersih Alami

Ilustrasi/Foto: Freepik
Ilustrasi/Foto: Freepik

Baking soda dan cuka merupakan bahan pembersih alami yang efektif untuk membersihkan rumah tanpa menggunakan bahan kimia keras. Baking soda memiliki sifat abrasif ringan yang mampu mengangkat noda, menghilangkan bau tidak sedap, dan membersihkan berbagai permukaan. Sementara itu, cuka—khususnya cuka putih—bersifat asam sehingga dapat melarutkan kerak, membersihkan kotoran membandel, dan membunuh beberapa jenis bakteri dan jamur.

Penggunaan baking soda dan cuka tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga bisa menjadi solusi rumah bersih ekonomis dibandingkan jika kamu memakai pembersih berbahan kimia. Berdasarkan berbagai sumber, pembersihan menggunakan bahan ini cocok untuk hampir semua area rumah, kecuali permukaan batu alam seperti marmer yang bisa rusak oleh asam cuka.

Meskipun begitu, sebaiknya tidak mencampurkan kedua jenis bahan itu dalam satu wadah yang sama. Mencampurnya dalam jumlah besar atau menyimpannya bersama-sama bisa menimbulkan risiko ledakan, terutama jika suhu tempat atau lingkungan penyimpanan sedang tinggi.

Mendaur Ulang

Ilustrasi/Foto: Freepik

Sering kali, kita akan menemukan banyak barang yang sepertinya sudah tidak terpakai lagi dan ingin segera dibuang. Namun, sebenarnya kita bisa menghemat uang dengan mencari cara baru untuk memanfaatkan barang-barang tersebut sehingga tetap berguna. Misalnya, dengan mendaur ulang atau mengubah fungsi barang lama, kita dapat mengurangi kebutuhan untuk membeli barang baru, sekaligus menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah.

Mencari cara kreatif untuk menggunakan barang bekas juga dapat memberi manfaat tambahan seperti menciptakan sesuatu yang unik dan personal. Banyak orang yang sukses melakukan hal ini dengan mengubah perabotan lama menjadi dekorasi rumah yang menarik atau mengubah pakaian lama menjadi barang yang lebih fungsional. Ini tidak hanya menghemat uang, tetapi juga memberikan kepuasan tersendiri karena berhasil menciptakan sesuatu yang bermanfaat dari barang yang dianggap sudah tidak berguna lagi.

Manfaatkan Kain Bekas

Ilustrasi/Foto: Freepik

Tisu dapur sering kali memiliki harga yang cukup mahal, tetapi ada cara sederhana untuk menggantinya dengan pakaian yang sudah tidak terpakai, seperti kaos yang sudah rusak atau kaos anak yang sudah tidak muat lagi. Cukup potong-potong kaos tersebut dan gunakan sebagai alat pembersih dan pengelap debu di rumah.

Selain bisa menjadi solusi rumah bersih ekonomis, memanfaatkan kaos bekas juga lebih ramah lingkungan karena mengurangi jumlah sampah tekstil yang dibuang begitu saja. Menggunakan kaos bekas ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada produk sekali pakai seperti tisu dapur sekaligus memaksimalkan barang yang sudah tidak terpakai di rumah.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE