3 Ucapan Anak Dewasa dengan Kecerdasan Emosional Rendah yang Suka Menyakiti Orang Tuanya
Mudah marah merupakan salah satu ciri utama orang dengan kecerdasan emosional rendah. Mereka tidak dapat tersenggol sedikit pun oleh orang lain karena bisa langsung meledak tanpa terkontrol.
Bahkan, perilaku buruknya tersebut tak jarang menimpa orang tuanya sendiri. Tak cuma lewat tindakan, mereka dapat menyakiti lewat ucapannya.
Melansir A Conscious Rethink, ini dia ucapan anak dewasa dengan kecerdasan emosional rendah yang menyakiti orang tuanya. Simak!
“Semua Ini Salahmu, Hidupku Jadi Berantakan”
Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/gpoinstudio
Ciri anak dewasa yang kurang cerdas secara emosional suka menyalahkan orang lain atas hal yang dihadapinya. Dalam keluarga, mereka suka menyalahkan orang tua daripada berpikir dan mengambil tanggung jawab untuk mengubah hidup.
Mereka suka mengucapkan kalimat, “Semua ini salahmu, hidupku jadi berantakan” kepada orang tuanya sendiri. Mereka pun tidak merasa bahwa kalimat tersebut menyakiti. Menurut mereka, orang tua yang paling utama disalahkan atas penderitaan yang mereka hadapi.
Akhirnya, orang tua akan merasa bersalah dan merasa dirinya tidak pernah cukup baik untuk anak-anaknya karena mereka mungkin merasa gagal memberikan kehidupan atau pendidikan yang lebih baik. Kalimat tersebut bisa menyakiti dan menghancurkan orang tuanya sendiri.
“Seandainya Aku Tidak Dilahirkan di Keluarga Ini”
Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/bearfotos
Banyak orang tua yang memiliki hati lebih sensitif. Kalimat-kalimat yang sering kali dianggap biasa oleh anak, tak jarang akan langsung menyakiti.
Selanjutnya, ucapan anak dewasa yang menyakiti orang tua adalah saat mengatakan kalimat, “Seandainya aku tidak dilahirkan di keluarga ini.” Dalam kalimat tersebut, mereka seolah menghukum dan tentu menyakiti orang tuanya secara langsung.
Dr. Jeffrey Bernstein mengatakan bahwa dengan menggunakan pernyataan yang menimbulkan rasa bersalah seperti ini, mereka telah mencoba menyebabkan rasa sakit sebanyak mungkin. Ucapan tersebut juga digunakan untuk sang anak untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
“Aku Tidak Mencintaimu”
Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com/gpoinstudio
Anak dewasa dengan kecerdasan emosional rendah mengucapkan kalimat menyakiti seperti, “Aku tidak mencintaimu.”
Mereka mengatakan kalimat tersebut sebagai senjata untuk menyerang orang tuanya sendiri. Namun, mereka sering kali tidak menyadari atau bahkan tidak peduli bahwa kalimat itu akan langsung menyakiti orang tuanya.
Sayangnya, mereka tidak berpikir sebelum berucap. Justru, yang dipikirkan mereka adalah mendapatkan keuntungan atau memegang kendali setelah mengucapkan kalimat tersebut.
Beauties, itu dia ucapan anak dewasa dengan kecerdasan emosional rendah yang menyakiti orang tua. Penting untuk tidak mencontohnya ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!