5 Cara Mengenali Anak yang Sudah Memiliki Kecerdasan Emosional Tinggi
Kecerdasan emosional dapat dibentuk sejak usia dini. Ketika orang tua dapat mengajarkan anak mengolah emosinya dengan baik, maka kecerdasan emosional itu pun dapat terlihat dalam perilaku dan sikap anak sehari-hari.
Ada beberapa contoh sederhana yang mengindikasikan seorang anak memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Ini dia beberapa di antaranya, Beauties!
1. Bisa Menyebutkan Emosi yang Dirasakan
Anak dengan kecerdasan emosional tinggi bisa menyebutkan atau menamai emosi yang dirasakannya./ Foto: Pexels.com/Ketut Subianto
Emosi tidak hanya sekadar senang, sedih, atau marah. Menurut psikolog Paul Ekman yang dikutip dari Verywell Mind, setidaknya ada 6 emosi dasar manusia, yaitu kebahagiaan, kesedihan, jijik, takut, terkejut, dan marah. Keenam emosi itu bisa dipecah lagi menjadi emosi yang lebih spesifik dan inilah yang perlu dipahami dan diekspresikan anak.
Reem Raounda, seorang pelatih parenting, menjabarkan pada CNBC Make It bahwa seorang anak dengan kecerdasan emosional tinggi mampu menyebutkan perasaan yang dirasakannya. Ketika sedang kesal, anak bisa berkata “Aku kesal”, bukan menunjukkannya dengan melempar mainan.
Menurut Raounda, ini adalah salah satu indikator paling awal dari kecerdasan emosional karena perasaan yang diberi nama menjadi perasaan yang dapat diproses, alih-alih disalurkan melalui tindakan.
2. Bilang ke Orang Tua Jika Ada yang Tidak Nyaman
Anak dengan kecerdasan emosional tinggi akan terbuka kepada orang tuanya jika ada sesuatu yang membuatnya merasa tidak nyaman/ Foto: Pexels.com/Ron Lach
Kemampuan anak mengenali perasaannya sendiri juga menunjukkan tingkat kesadaran diri, Beauties. Ketika anak mengatakan ada yang terasa tidak enak atau tidak nyaman kepada orang tua, itu pertanda orang tua telah dipercaya oleh anak dan anak merasa nyaman dengan orang tua. Ketika anak mau terbuka kepada orang tuanya dan bercerita, ini juga menunjukkan sang anak paham bahwa mereka tidak akan dipermalukan, dihukum, atau diabaikan.
3. Meminta Maaf
Anak dengan kecerdasan emosional tinggi akan menyadari dirinya menyakiti orang lain dan mau meminta maaf/ Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk
Anak dengan kecerdasan emosional tinggi mengetahui kapan dia berbuat salah dan mau mengakuinya. Mereka akan menyadari bahwa mereka menyakiti orang lain sehingga ingin memperbaiki keadaan dengan cara meminta maaf. Kemampuan ini bukan cuma membutuhkan kesadaran diri saja, tapi juga empati di mana keduanya merupakan indikator kecerdasan emosional tinggi.
4. Menunjukkan Empati
Anak dengan kecerdasan emosional tinggi punya kemampuan sosial yang baik dan mampu berempati/ Foto: Pexels.com/krukphoto.com
Empati tersebut tidak hanya sebatas pada merasa salah dan meminta maaf, Beauties. Ada contoh lain yang bisa dilakukan anak. Melansir dari situs R for Rabbit, tanda anak memahami perasaan orang lain bisa ditunjukkan menunjukkan sikap peduli, mudah menangkap isyarat nonverbal, jadi sosok yang mengajak teman-temannya untuk terlibat, hingga mau mendengarkan dan mampu berkomunikasi dengan baik.
5. Minta Apa yang Dibutuhkan untuk Merasa Lebih Baik
Anak yang punya kecerdasan emosional tinggi tahu apa yang dibutuhkannya untuk merasa lebih baik/ Foto: Pexels.com/Ketut Subianto
Tanda lain bahwa anak punya kecerdasan emosional tinggi adalah mereka memahami apa yang dibutuhkannya untuk merasa lebih baik. Mereka akan minta pelukan, waktu sendiri, atau minta ditemani orang tua adalah beberapa contohnya.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!