4 Alasan Mengapa Work Life Balance Sangat Penting
Berhasil menyeimbangkan pekerjaan dan aktivitas pribadi adalah impian semua orang. Jika terlalu banyak mengerahkan energi hanya untuk bekerja, maka konsekuensinya dapat memperburuk aktivitas kita yang lain.
Kenapa kita harus menerapkan work life balance? Berikut beberapa alasan mengapa work life balance sangat penting diterapkan ke kehidupan kita dilansir dari Business News Daily.
Berdampak Pada Kesehatan Mental
Berdampak Pada Kesehatan Mental/ Foto: freepik.com/marymarkevich
Stres dalam bekerja memang tak bisa dihindari. Namun, apabila kita terlalu banyak mendedikasikan seluruh waktu kita untuk bekerja maka stres bukan hanya tak bisa dihindari, melainkan tak bisa dikendalikan sehingga berdampak buruk pada kesehatan mental.
Mental Health America and Flex Job Study menemukan sebanyak 76% orang menyatakan bahwa kerja berlebihan berdampak pada kesehatan mental, bahkan sampai menyebabkan depresi dan gangguan kecemasan.
Sebaliknya, jika bekerja sesuai waktu yang fleksibel maka akan memiliki kondisi kesehatan mental yang baik.
Berdampak Pada Kesehatan Fisik
Berdampak Pada Kesehatan Fisik/ Foto: freepik.com/stockking
Selain berdampak pada kesehatan mental, ketidakseimbangan kerja dapat mempengaruhi kesehatan fisik. Center for Disease Control and Prevention melaporkan bahwa tuntutan lebih dalam pekerjaan menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti maag, kanker dan menurunnya kekebalan tubuh.
Menerapkan work life balance tidak hanya dapat mengurangi stress, namun juga membuat kita memprioritaskan kesehatan dengan meluangkan waktu untuk berolahraga dan mengonsumsi  makanan sehat.
Berdampak Pada Performa Kerja
Berdampak Pada Performa Kerja/ Foto: freepik.com/freepik
Ketidakseimbangan kerja memiliki konsekuensi yang buruk pada kesehatan. Adapun menghabiskan waktu banyak hanya untuk kerja menyebabkan performa kerja yang buruk.
2021 Mental Health at Work mencatat bahwa akibat dari masalah kesehatan mental, performa karyawan dalam bekerja sekitar 72% dari seluruh kapasitas kemampuan mereka. Sisanya, mereka kehilangan sekitar delapan hari kerja dalam setahun akibat masalah kesehatan mental.
Penting untuk fokus pada bagaimana kita bekerja, bukan pada berapa lama yang kita habiskan untuk bekerja. Memiliki jam kerja yang fleksibel akan mambantu kita untuk lebih produktif dan menjadi karyawan yang bernilai.
Berdampak Pada Hubungan
Berdampak Pada Hubungan/ Foto: freepik.com/freepic.diller
Menerapkan keseimbangan kerja yang positif akan memungkinkan kita untuk menghabiskan waktu bersama dengan orang-orang yang kita sayangi.
Tujuan menerapkan work life balance adalah tidak hanya sekedar menjadi karyawan yang baik, tetapi juga menjadi individu yang utuh dan memiliki kehidupan yang nyaman bersama keluarga, pasangan dan atau teman-teman di tempat kerja.
---
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!