4 Cara Menerima Ketidaksempurnaan Lewat Filosofi Wabi-Sabi Asal Jepang

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Kamis, 17 Sep 2026 15:15 WIB
Filosofi wabi-sabi asal Jepang/Foto: Magnific.com/Magnific

Capek nggak sih, kalau kita terus-menerus merasa insecure dan tidak pernah ‘cukup’ untuk diri sendiri maupun orang lain? Pasti capek.

Hidup itu bukan lomba untuk mengejar kesempurnaan, melainkan bagaimana kita bisa menghargai setiap hal dalam ketidaksempurnaan. Hal itulah yang diajarkan dalam filosofi wabi-sabi.

Menurut Beth Keempton, penulis buku Wabi Sabi: Japanese Wisdom for a Perfectly Imperfect Life, konsep wabi-sabi menumbuhkan sikap penerimaan dalam situasi sulit, dengan mengingatkan bahwa hidup itu dinamis.

Saat sadar bahwa tidak ada hal yang pasti, kita bisa melewatkan drama hidup dan langsung beralih pada sikap penerimaan.

Dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana cara menerapkan filosofi wabi-sabi? Merujuk pakar yang dilansir dari Real Simple, berikut penjelasannya.

(ria/ria)