4 Cara Mengelola THR 'In This Economy', Biar Nggak Menyesal Setelah Lebaran!

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Kamis, 12 Mar 2026 06:00 WIB
2. Persiapkan Dana Darurat
20-30% uang THR sebaiknya dipersiapkan untuk dana darurat. Terlebih ditengah kondisi ekonomi saat ini/Foto: freepik.com/jcomp

THR atau Tunjangan Hari Raya selalu jadi momen yang ditunggu menjelang Lebaran. Bagi banyak orang, THR seringkali dianggap sebagai “bonus” yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti mudik, belanja baju baru, dan juga berbagi dengan keluarga.

In this economy, dengan kondisi yang tidak pasti, mengelola THR dengan bijak dan cerdas penting untuk dilakukan. Harga kebutuhan pokok yang cenderung naik, biaya hidup yang meningkat, serta ketidakpastian ekonomi global yang membuat banyak orang perlu berhati-hati dalam menggunakan bonus tambahan ini.

1. Prioritaskan Kebutuhan Lebaran

Uang THR harus diprioritaskan untuk kebutuhan Lebaran. Alokasikan 50% untuk kebutuhan selama Lebaran/Foto: freepik.com/pressfoto

Uang THR sebaiknya diprioritaskan untuk menyelesaikan kewajiban, seperti zakat fitrah, sedekah, kebutuhan makanan Lebaran, hingga biaya mudik. Kamu bisa mengalokasikan THR sebanyak 50 % untuk kebutuhan Lebaran di atas. Menentukan prioritas sejak awal, bisa mengontrol penggunaan THR agar menjadi lebih terarah dan tidak impulsif. Kita harus disiplin terhadap dana yang telah dialokasikan. 

Saat memakai dana untuk kebutuhan Lebaran, sebaiknya kamu juga memprioritaskan mana yang memang kewajiban, keperluan, atau hanya sekedar keinginan. Sebagai contoh, beberapa kewajiban yang harus diprioritaskan yaitu membayar zakat, memberi kepada orang tua, dan juga biaya mudik. Jika ingin memberi oleh-oleh, maka bisa dipertimbangkan untuk budget yang tidak memaksakan. Penting juga untuk tidak berlaku konsumtif, misalnya dengan membeli gadget baru menggunakan uang THR.

2. Persiapkan Dana Darurat

20-30% uang THR sebaiknya dipersiapkan untuk dana darurat. Terlebih ditengah kondisi ekonomi saat ini/Foto: freepik.com/jcomp

Meski terasa menggoda karena bonus yang didapat, menyisihkan sebagian untuk tabungan atau dana darurat menjadi keputusan yang bijak mengelola THR. Terlebih di kondisi ekonomi saat ini, memiliki tabungan atau dana darurat bisa membuat lebih tenang untuk menghadapi ketidakmungkinan yang akan terjadi. Alokasikan dana sekitar 20-30% dari THR untuk tabungan atau dana darurat.

3. Membayar Utang atau Investasi

Alokasikan 20% uang THR untuk membayar utang atau cicilan. Jika tidak, bisa digunakan untuk investasi/Foto: freepik.com/Rawpixel.com

Jika memiliki cicilan atau utang, sebaiknya gunakan 20% untuk cicilan atau utang agar bisa menguranginya. Membayar utang lebih awal bisa membantu meringankan beban keuangan di bulan-bulan berikutnya, termasuk setelah Lebaran beban utang jadi berkurang. 

Jika tidak ada cicilan atau utang, THR bisa juga digunakan sebagai modal investasi. Pilihlah investasi seperti emas atau reksa dana agar bisa menjadi cara menjaga nilai uang di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini. Nilainya mungkin kecil, tetapi investasi bisa memberikan manfaat di masa depan.

4. Self-Reward

Self-Reward sebanyak 10% dari uang THR. Pilih barang yang benar-benar dibutuhkan/Foto: freepik.com/diana.grytsku

Alokasikan 10% dari uang THR untuk self-reward. Adanya diskon dan promo besar-besaran menjelang Lebaran membuat kita tergoda untuk memenuhi semua daftar keinginan. Namun, tanpa perencanaan yang jelas, pengeluaran bisa membengkak.

Terapkan prinsip bahwa kamu tidak harus memiliki semua daftar keinginan dalam satu waktu sekaligus. Jika ingin membeli barang, misalnya sepatu baru untuk lebaran, maka sebaiknya kamu tidak usah juga membeli tas baru. Pilih salah satu yang memang benar-benar dibutuhkan agar pengeluaran tetap terkendali.

Mengelola THR dengan bijak dan mengalokasikannya segera setelah menerima THR bisa membantu mengontrol pengeluaran. Disiplin dalam memakai uang sesuai alokasi dana, tidak akan membuat kamu pusing setelah Lebaran karena over budget yang tidak menyisakan uang THR atau malah mengambil dari uang simpanan yang lain.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE