4 Cara Mengenali Orang yang Pura-pura Humble, Merendah untuk Meroket

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Senin, 15 Jun 2026 15:30 WIB
4. Minta Maaf Hanya untuk Menjaga Citra
Orang yang berpura-pura humble minta maaf hanya untuk menjaga citra. Mereka akan berusaha memberi alasan kalau perilakunya di luar normal./ Foto: Pexels.com/ArtHouse Studio

Beauties, pernahkah kamu bertemu dengan orang yang berperilaku rendah hati, tapi dalam hati kamu mempertanyakan ketulusannya? Seolah ada yang tidak sinkron antara apa yang diperbuat dengan kepribadian aslinya.

Seseorang yang hanya pura-pura humble memiliki maksud terselubung di balik perilaku rendah hatinya. Misalnya seperti menolong supaya mendapat pujian, perkataan yang terdengar rendah hati tapi sebenarnya ingin menyombongkan prestasi, sampai mengabaikan feedback dari orang lain.

1. Humble Bragging

Humble bragging diucap untuk menyombongkan prestasi. Mereka menyukai atensi yang diberikan.

Humble bragging diucap untuk menyombongkan prestasi. Mereka menyukai atensi yang diberikan./ Foto: Pexels.com/Ivan S

Pernah dengar istilah humble bragging, Beauties? Merendah untuk meroket, mereka yang melakukan humble bragging ingin menyombongkan prestasi mereka, tapi tetap ingin terlihat rendah hati. Berdasarkan penjelasan dalam situs Lifeway Research, mereka berusaha menarik perhatian pada prestasi mereka sambil menghindari kesombongan secara langsung. Diam-diam mereka menyukai atensi yang diberikan kepadanya.

2. Memberi Masukan Sebelum Mendengar Sepenuhnya

Orang yang pura-pura humble memberikan masukan tapi tidak mendengarkan secara aktif.

Orang yang pura-pura humble memberikan masukan tapi tidak mendengarkan secara aktif./ Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Ketika seseorang tidak benar-benar rendah hati, mereka juga terlalu selektif dalam mendengar. Mereka memberikan persona seolah-olah orang yang terbuka, tapi hanya ketika hal itu sejalan dengan keyakinan mereka sendiri.

Saat orang lain bercerita, mereka berusaha untuk mengontrol percakapan. Misalnya dengan menyela, memberi masukan padahal kamu belum selesai berbicara. Pendengar pun merasa seperti diatur, bukan dimengerti olehnya.

3. Mengabaikan Masukan Orang Lain

Mengabaikan masukan dari orang lain. Mereka akan mengubah topik perbincangan atau menarik percakapan kembali ke dirinya.

Mengabaikan masukan dari orang lain. Mereka akan mengubah topik perbincangan atau menarik percakapan kembali ke dirinya./ Foto: Pexels.com/Ana Karotkaya Photography

Orang yang pura-pura rendah hati bisa bersikap ramah secara performatif. Menyapa semua orang, mengingat nama mereka, dan sebagainya. Namun yang membedakan mereka dari orang yang tulus adalah bagaimana mereka menerima pendapat atau masukan orang lain. Sebab, melansir dari Cottonwood Psychology, orang yang hanya berpura-pura akan mengubah topik perbincangan, memberikan pujian yang dangkal, atau justru menarik obrolan ke pandangan mereka sendiri tanpa mempertimbangkan perspektif orang lain.

4. Minta Maaf Hanya untuk Menjaga Citra

Orang yang berpura-pura humble minta maaf hanya untuk menjaga citra. Mereka akan berusaha memberi alasan kalau perilakunya di luar normal.

Orang yang berpura-pura humble minta maaf hanya untuk menjaga citra. Mereka akan berusaha memberi alasan kalau perilakunya di luar normal./ Foto: Pexels.com/ArtHouse Studio

Orang yang hanya pura-pura humble sebenarnya kesulitan untuk mengakui kesalahan, sebagaimana dijelaskan dalam Cottonwood Psychology. Ketika kondisi memaksa mereka harus meminta maaf, mereka melakukannya untuk menjaga citra baik, dibandingkan membuat orang lain merasa didengar dan tervalidasi.

Biasanya, kamu akan mendengar ungkapan-ungkapan yang "memperhalus" niat orang tersebut. Misalnya mereka akan menjelaskan stres yang mereka alami atau mengingatkanmu kalau perilaku yang dilakukan adalah hal yang tidak biasa dilakukan mereka. Fokusnya tetap pada citra diri mereka.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE