Berpikir adalah pekerjaan terampil. Kita tidak secara alami memiliki kemampuan untuk berpikir jernih dan logis tanpa berlatih atau mempelajari caranya. Berpikir kritis adalah keterampilan yang bisa membuat seseorang merasa lebih percaya diri.
Beberapa pertanyaan dari kolega atau rekan kerja biasanya memberikan tekanan untuk segera berpikir kritis dan bereaksi terhadap suatu situasi. Jadi, kamu perlu mempraktikkan seni berpikir kritis agar bisa memahami masalah dan menciptakan solusi yang terbaik dengan tepat dan cepat.
Simak langkah-langkah untuk menjadi pemikir kritis yang dikutip dari Every Woman berikut!
Kembangkan Mindset Belajar
Langkah pertama untuk melatih pemikiran kritis adalah mengembangkan mindset untuk terus belajar. Cobalah untuk mempelajari sesuatu yang baru setiap hari, meskipun hal ini bisa membawa kamu keluar dari zona nyaman.
Mengekspos diri pada pengalaman hidup dan pandangan orang lain adalah cara yang bagus untuk kamu lakukan. Dengan begitu, kamu bisa memiliki pikiran yang terbuka dan menyadari perbedaan.
Netralisasi Emosi
ilustrasi/Foto: Freepik/lifestylememory |
Pada dasarnya, manusia memiliki kemampuan berpikir sebelum bereaksi terhadap situasi. Berpikir kritis melatih kemampuan untuk mengumpulkan fakta, menggunakan logika dan penalaran untuk melihat situasi dari setiap sudut.
Menjaga emosi diri sangat penting ketika mempertimbangkan masalah secara objektif. Kamu harus mampu menetralisasi emosi ketika ingin mempertimbangkan keputusan yang sangat menantang atau dalam situasi konflik.
Lebih Banyak Mendengar daripada Berbicara
Melansir dari Everyday Power, mendengarkan adalah bagian terpenting dari pembelajaran. Jika kita terus berbicara tentang ide kita, bagaimana kita bisa belajar tentang ide orang lain? Nah, pemikir kritis yang terampil sering kali lebih tertarik pada ide orang lain.
Kamu bisa mengumpulkan informasi baru dan beragam untuk berpikir secara berbeda. Alih-alih mencari pembenaran, pemikir kritis selalu ingin mendasarkan suatu tindakan pada fakta dan bukti.