4 Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis untuk Sukses di Dunia Kerja, Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman!
Berpikir adalah pekerjaan terampil. Kita tidak secara alami memiliki kemampuan untuk berpikir jernih dan logis tanpa berlatih atau mempelajari caranya. Berpikir kritis adalah keterampilan yang bisa membuat seseorang merasa lebih percaya diri.
Beberapa pertanyaan dari kolega atau rekan kerja biasanya memberikan tekanan untuk segera berpikir kritis dan bereaksi terhadap suatu situasi. Jadi, kamu perlu mempraktikkan seni berpikir kritis agar bisa memahami masalah dan menciptakan solusi yang terbaik dengan tepat dan cepat.
Simak langkah-langkah untuk menjadi pemikir kritis yang dikutip dari Every Woman berikut!
Kembangkan Mindset Belajar
Langkah pertama untuk melatih pemikiran kritis adalah mengembangkan mindset untuk terus belajar. Cobalah untuk mempelajari sesuatu yang baru setiap hari, meskipun hal ini bisa membawa kamu keluar dari zona nyaman.
Mengekspos diri pada pengalaman hidup dan pandangan orang lain adalah cara yang bagus untuk kamu lakukan. Dengan begitu, kamu bisa memiliki pikiran yang terbuka dan menyadari perbedaan.
Netralisasi Emosi
![]() ilustrasi/Foto: Freepik/lifestylememory |
Pada dasarnya, manusia memiliki kemampuan berpikir sebelum bereaksi terhadap situasi. Berpikir kritis melatih kemampuan untuk mengumpulkan fakta, menggunakan logika dan penalaran untuk melihat situasi dari setiap sudut.
Menjaga emosi diri sangat penting ketika mempertimbangkan masalah secara objektif. Kamu harus mampu menetralisasi emosi ketika ingin mempertimbangkan keputusan yang sangat menantang atau dalam situasi konflik.
Lebih Banyak Mendengar daripada Berbicara
Ilustrasi/Foto: Freepik/ pressfoto |
Melansir dari Everyday Power, mendengarkan adalah bagian terpenting dari pembelajaran. Jika kita terus berbicara tentang ide kita, bagaimana kita bisa belajar tentang ide orang lain? Nah, pemikir kritis yang terampil sering kali lebih tertarik pada ide orang lain.
Kamu bisa mengumpulkan informasi baru dan beragam untuk berpikir secara berbeda. Alih-alih mencari pembenaran, pemikir kritis selalu ingin mendasarkan suatu tindakan pada fakta dan bukti.
Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis untuk Sukses di Dunia Kerja, Selanjutnya
Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis untuk Sukses di Dunia Kerja, Jangan Takut Keluar dari Zona Nyaman!/Foto: Freepik/tirachardz
Mau Bereksperimen
Ilustrasi/Foto: freepik.com/wirojsidhisoradej |
Menjadi pemikir kritis menjadi sulit jika kamu takut melakukan kesalahan. Kemampuan berpikir kritis bisa terbentuk jika kamu mau mengeluarkan ide kemudian melakukannya langsung.
Pemikir yang terampil tidak menganggap bahwa kesalahan adalah nilai negatif dari dirinya. Orang-orang yang berpikir kritis memandang kesalahan sebagai sarana untuk mengetahui apa yang tidak berhasil, sehingga dapat beralih fokus pada apa yang berhasil.
Jangan Mudah Menghakimi
Sebagian besar dari kita pasti ingin menyelesaikan masalah dengan cepat, kan? Sayangnya, seorang pemikir yang kritis perlu mengambil waktu dan tidak merasakan tekanan batin untuk bisa memberikan jawaban. Mereka bisa menyampaikan keputusan ketika sudah mempunyai bukti yang mendukung sehingga tidak mudah menghakimi suatu situasi.
Pemikiran kritis akan mengarahkan kamu untuk mengerjakan pekerjaan dengan mendasarkan pada penalaran fakta dan bukti. Kamu bisa memasukkan pemikiran kritis ini dalam rutinitas harian dalam menyelesaikan masalah. Selamat mencoba, Beauties!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

Ilustrasi/Foto: Freepik/ pressfoto
Ilustrasi/Foto: freepik.com/wirojsidhisoradej