4 Cara Menjaga Pahala Puasa Ramadan di Tengah Banjirnya Berita Negatif di Medsos

Hanny A | Beautynesia
Senin, 02 Mar 2026 10:30 WIB
4 Cara Menjaga Pahala Puasa Ramadan di Tengah Banjirnya Berita Negatif di Medsos
Sederet cara menjaga pahala puasa/Foto: pexels.com/Yan Krukau

Beauties, bagaimana kabar puasa Ramadan kamu di tengah banjirnya berita tidak mengenakkan belakangan ini? Tentu tidak mudah, ya! Ada rasa marah dan dongkol dengan berbagai hal yang diberitakan, mulai dari kasus korupsi, kebijakan yang terasa tidak pro-rakyat, penanganan bencana yang dinilai lamban, hingga berbagai hal lainnya yang kerap bikin geleng-geleng kepala.

Di saat kita perlu mengontrol emosi, media sosial seakan tak berhenti menyuguhkan berita negatif. Ini tentu jadi tantangan tersendiri bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa wajib di bulan suci ini. Kalau sampai menyerah pada amarah, pahala puasa kita pun bisa berkurang.

Nah, supaya ibadah puasa tetap berpahala dan kamu bisa menghadapi semua berita buruk dengan kepala dingin, coba terapkan tips-tips berikut ini.

1. Ambil Wudu saat Amarah Mulai Meluap

Tempat wudu / Foto: pexels.com/PS Photography

Setiap kali hati bergejolak oleh amarah akibat berita yang beredar, cobalah ambil air wudu untuk mendinginkan kepala. Selesai berwudu, rasanya pasti akan jauh lebih segar dan menenangkan. Lagipula, Rasulullah saw. pun pernah bersabda dalam hadis riwayat Abu Daud:

Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.”

2. Panjatkan Doa saat Merasa Terzalimi

Berdoa / Foto: pexels.com/Anastasia Shuraeva

Sudah familiar dengan dalil bahwa doa orang yang dizalimi lebih mudah dikabulkan, bukan? Ditambah lagi, doa yang dipanjatkan oleh orang yang sedang berpuasa di bulan suci Ramadan ini juga memiliki keutamaan tersendiri. 

Ketika kamu menemukan berita yang membuatmu merasa tidak diperlakukan adil oleh suatu sistem, hal minimal yang bisa kamu lakukan, alih-alih larut dalam amarah, adalah berdoa kepada Allah Swt. untuk kebaikan.

Ada nasihat menarik dari seorang ulama bernama Imam Fudhail bin 'Iyadh, yang pernah berkata:

"Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, niscaya akan aku tujukan doa tersebut kepada pemimpin."

Menurut beliau, mendoakan kebaikan untuk pemimpin jauh lebih berdampak luas dibanding hanya mendoakan diri sendiri. Sebab jika pemimpin baik, seluruh negeri turut merasakan kebaikannya.

3. Alihkan Amarah Jadi Motivasi untuk Berubah

Membaca Alquran / Foto: pexels.com/Rizky Sabriansyah

Kita memang tidak dianjurkan untuk memaksakan diri memendam atau menekan rasa marah begitu saja. Melansir dari laman ReachOut, kita tidak bisa benar-benar menyingkirkan rasa marah. semakin dipaksa untuk dipendam, amarah justru bisa semakin membara.

Hal yang sebaiknya bisa kita lakukan adalah pahami akar dari amarah itu sendiri. Apakah datang dari empati terhadap golongan yang terdampak? Atau dari rasa tidak berdaya menghadapi kondisi yang ada? 

Setelah tahu sumbernya, alihkan energi yang semula akan digunakan untuk marah-marah atau melontarkan celaan menjadi bahan bakar untuk melakukan sesuatu yang lebih bermakna, misalnya memperbaiki diri atau berkarya.

4. Batasi Penggunaan Media Sosial atau Paparan Berita Negatif

Media sosial / Foto: pexels.com/Magnus Mueller

Bulan Ramadan adalah waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa. Akan jauh lebih baik jika waktu yang ada dimanfaatkan untuk fokus beribadah dan mengurangi konsumsi konten digital. Selama kamu masih aktif di media sosial tanpa batas, aliran berita negatif akan terus sulit dihindari.

Satu langkah nyata yang bisa dilakukan adalah membatasi akses ke platform media sosial, terutama di jam-jam ibadah. Kamu juga bisa unfollow atau menyenyapkan akun-akun sumber berita yang kerap memicu emosi, atau cukup tekan "not interested" pada konten yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadahmu.

Menjaga pahala puasa Ramadan di tengah gempuran berita negatif memang bukan hal yang mudah. Tapi ingat, justru di sinilah letak ujian sesungguhnya dari ibadah puasa, selain hanya menahan lapar dan haus, juga menahan hawa nafsu dan emosi.Mari doakan kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, dan negeri yang sedang kita tinggali ini!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE