4 Fakta Menlu RI "Cabut" saat Dubes Israel Pidato di Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB

Yoanita Aisyah Anugraeny | Beautynesia
Senin, 29 Jan 2024 20:30 WIB
4. Banjir Dukungan Warganet
Banjir Dukungan Warganet/ Foto: YouTube/United Nations

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi lagi-lagi mendapatkan sorotan warganet. Hal ini lantaran beberapa saat lalu, Retno Marsudi dengan tegas melakukan walk out saat Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat tengah berpidato di debat terbuka Dewan Keamanan (DK) PBB yang berlangsung pada Selasa (23/1).

Aksi Retno Marsudi ini lantas viral di kalangan warganet. Banyak warganet yang mengapresiasi sikap Menteri Luar Negeri Republik Indonesia ini yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Selain banjir dukungan dan apresiasi dari masyarakat Indonesia, wakil presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin pun tak kalah memberikan apresiasi. Beliau menilai bahwa sikap dari sang menteri ini merupakan perwakilan dari sikap seluruh masyarakat Indonesia yang ingin Palestina menjadi negara yang merdeka

"Sikap Menlu saya kira itu menunjukkan sikap kita. Sejak lama kita ingin negara-negara terjajah itu merdeka. Khusus Palestina, kita sudah berkali-kali menyampaikan bahwa Palestina harus menjadi negara yang merdeka," ungkap K.H. Ma’ruf Amin dilansir dari laman resmi Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Di sisi lain, walk out-nya RI saat debat terbuka di PBB ini menyimpan beberapa fakta lain yang jarang diketahui oleh banyak orang. Apa saja faktanya? Simak disini!

1. Sudah Tiga Kali Beri Ultimatum

Sudah Tiga Kali Beri Ultimatum/ Foto: YouTube/MoFA Indonesia

Dalam agendanya, Debat Terbuka DK PBB INI membahas tentang kondisi di Gaza, Palestina yang selama beberapa bulan terakhir digempur Israel. Diketahui, debat terbuka ini sudah berlangsung 3 kali selama 3 bulan bertutut-turut. Dan selama itu juga, Indonesia dengan konsisten mendukung Palestina dan menolak semua tindakan perang.

"Saya berada di sini hari ini untuk ketiga kalinya dalam tiga bulan, bergabung dalam debat dewan mengenai Palestina untuk menegaskan kembali komitmen teguh Indonesia untuk mendukung Palestina. Menyatakan bahwa Indonesia tidak akan berhenti sampai kita melihat kembalinya keadilan dan martabat rakyat Palestina," ujar tegas Menlu Retno Marsudi saat berada di dalam forum dikutip dari YouTube MoFA Indonesia.

[Gambas:Youtube]

2. Tegas Mendesak Gencatan Senjata Permanen

Tegas Mendesak Gencatan Senjata Permanen/ Foto: YouTube/MoFA Indonesia

Dalam pernyataannya, Menlu Retno Marsudi juga dengan tegas menyinggung anggota Dewan Keamanan yang dirasa gagal dalam tugasnya. Hal ini disebabkan karena PBB yang memiliki mandat untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional, gagal mewujudkan kedamaian bagi Palestina.

"Saya juga di sini untuk mengingatkan anggota dewan bahwa Anda mempunyai mandat besar untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional, tidak mentoleransi perang dan terutama tidak melakukan genosida," lanjut tegas Menlu Retno Marsudi dalam pernyataannya.

Di sisi lain, dalam transkrip terbuka yang dibagikan Kementerian Keuangan, Menlu juga dengan tegas menyentil kembali kegagalan Dewan Keamanan PBB yang tidak segera memberikan hukuman kepada Israel yang sudah jelas menghancurkan Palestina.

"Saya juga menyampaikan kemana Palestina harus mengadu jika DK PBB selama berpuluh-puluh tahun gagal menjalankan resolusi yang dibuatnya sendiri, sementara Israel membunuh rakyat Palestina tanpa dihukum?," tulis Menlu Retno dalam siaran press-nya. "Sekali lagi, saya mendesak anggota DK untuk segera menghentikan ketakutan yang setiap hari dihadapi oleh warga Palestina di Gaza dan juga di Tepi Barat."

[Gambas:Youtube]

3. Walk Out Diikuti oleh Puluhan Delegasi Negara Lain

Walk Out Diikuti oleh Puluhan Delegasi Negara Lain/ Foto: YouTube/MoFA Indonesia

Dalam debat terbuka tersebut, Duta Besar Israel Gilad Erdan kemudian menyatakan bahwa perang bukanlah pilihan Israel. Pasalnya, apa yang terjadi saat ini merupakan sebuah usaha Israel dalam mempertahankan masa depan negaranya, sama dengan yang dilakukan oleh negara lain. Sontak, pernyataan playing victim ini pun direspon dengan walk out oleh Menlu Retno Marsudi yang mewakili Indonesia.

Ternyata, Indonesia bukan satu-satunya negara yang walk out saat Duta Besar Israel menyampaikan pidatonya. Dalam video debat terbuka, diketahui setidaknya ada puluhan diplomat dari negara lain yang turut serta walk out. Aksi ini seolah menjadi saksi bahwa banyak negara yang menyatakan protesnya terhadap agresi Israel di Gaza.

"Menlu Retno dan ketua delegasi sejumlah negara lainnya keluar dari ruangan saat watap Israel menyampaikan statement-nya," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhamad Iqbal membenarkan kabar walk out-nya RI dilansir dari Detik.

4. Banjir Dukungan Warganet

Banjir Dukungan Warganet/ Foto: YouTube/United Nations

Walkout-nya RI saat debat terbuka ini pun ditanggapi positif oleh warganet. Oleh Menlu Retno Marsudi, mereka merasa benar-benar terwakili opininya selama ini tentang kemerdekaan Palestina. Di sisi lain, ada juga yang memuji sosok Retno Marsudi yang tangguh meski berhadapan dengan perwakilan negara-negara raksasa.

Sementara itu, hingga Sabtu (27/01) perintah gencatan senjata permanen tak kunjung dilakukan. Sebagai gantinya, dilansir dari CNBC Indonesia, Mahkamah Internasional (International Court of Justice/IKJ) hanya memerintahkan Israel untuk mencegah kematian, kehancuran dan genosida di Gaza.

Namun dalam memorandum tersebut, tidak ada anjuran untuk mengakhiri serangan militer. Padahal, sejak hari pertama perang di 07 Oktober 2023 lalu, sudah ada lebih dari 25,000 jiwa yang tewas.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE