Beauties, tidak semua kalimat yang terdengar menenangkan benar-benar membuat seseorang merasa dipahami. Dalam percakapan sehari-hari, ada banyak ungkapan yang sering digunakan untuk menunjukkan empati, tetapi justru meninggalkan kesan sebaliknya.
Hal ini biasanya terjadi bukan karena niat buruk, melainkan karena kebiasaan berbicara yang kurang peka terhadap kondisi emosional orang lain. Bukannya membuat hati lebih lega, sejumlah respons akhirnya justru bisa terasa datar, menjauhkan, atau bahkan menyakitkan. Dilansir dari The Vessel, berikut beberapa contoh kalimat pura-pura berempati padahal sebenarnya tidak!
(ria/ria)