4 Kalimat yang Bisa Membuat Orang Nyaman Didekati Menurut Pakar Berbicara

Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 10 Jun 2026 13:30 WIB
“Bagaimana Menurutmu?”
Ilustrasi mengobrol/Freepik: benzoix

Mendekati seseorang untuk alasan pekerjaan, hubungan romantis, atau sekadar menambah relasi bisa menjadi tantangan tersendiri. Tidak semua orang dapat dengan mudah terbuka pada orang, apalagi mau menceritakan lebih dalam tentang dirinya.

Oleh karena itu, di sinilah peran komunikasi yang baik diperlukan, agar orang-orang yang ditemui mau lebih terbuka dan bersikap ramah. Nah Beauties, salah satu cara membuat orang nyaman untuk didekati bisa dari kalimat yang diucapkan saat mengobrol.

Melansir CNBC Make It, ini dia kalimat yang bisa membuat orang nyaman didekati menurut pakar berbicara. Simak!

“Ceritakan Lebih Lanjut”

Dalam kalimat “Ceritakan lebih lanjut”, artinya kamu memberi tahu lawan bicara bahwa kamu mau mendengarkan dan apa yang mereka katakan adalah penting.

Ilustrasi mengobrol/Foto: freepik.com/freepik

Kalimat di atas menandakan keterbukaan dan rasa ingin tahu. Dalam kalimat “Ceritakan lebih lanjut”, artinya kamu memberi tahu lawan bicara bahwa kamu mau mendengarkan dan apa yang mereka katakan adalah penting. Namun, dalam kalimat tersebut juga tidak memaksa atau menekan pembicara untuk langsung ke intinya, sehingga terdengar lebih sopan.

Selain kalimat di atas, kalimat serupa lainnya yang bisa diucapkan, yakni:

  • “Bisakah kamu menjelaskan langkah-langkahnya kepadaku?”
  • “Bisakah kamu menjelaskan lebih detail?”
  • “Menarik, lanjutkan!”

“Poin yang Bagus”

Cara membuat orang nyaman adalah saat diberi pengakuan. Kalimat di atas artinya kamu memberi pengakuan dan menghargai lawan bicara.

Ilustrasi mengobrol/Foto: Freepik.com

Cara membuat orang nyaman adalah saat diberi pengakuan. Kalimat di atas artinya kamu memberi pengakuan dan menghargai lawan bicara.

Orang yang merasa dihargai akan terlibat lebih jauh dan terlibat lagi di lain waktu. Bahkan, hal ini bisa mendorong kerja tim dan mengubah percakapan menjadi kolaborasi.

Kalimat serupa lainnya yang bisa diucapkan, yakni:

  • “Aku suka itu!”
  • “Aku tidak pernah memikirkan itu.”
  • “Itu berhasil.”

“Bagaimana Menurutmu?”

kalimat menanyakan pendapat juga mendukung adanya kolaborasi. Dalam lingkungan yang pemalu, hal ini bisa mendorong mereka untuk mau bersuara.

Ilustrasi mengobrol/Freepik: benzoix

Lawan bicara juga akan suka saat kehadirannya dilibatkan, walau itu hanya bagian kecil. Mengucapkan kalimat di atas menandakan rasa hormat terhadap pendapat orang lain.

Selain itu, kalimat menanyakan pendapat juga mendukung adanya kolaborasi. Dalam lingkungan yang pemalu, hal ini bisa mendorong mereka untuk mau bersuara.

Kalimat lain yang bisa diucapkan, yakni:

  • “Bagaimana perasaanmu tentang itu?”
  • “Bagaimana pendapatmu?”
  • “Aku ingin sekali mendengar pendapatmu.”

“Aku di Sini Kalau Kamu Mau Berbicara”

Kalimat yang bisa membuat orang nyaman juga adalah saat mengucapkan kalimat dukungan seperti, “Aku di sini kalau kamu mau berbicara.”

Ilustrasi curhat/Foto: Freepik.com

Kalimat yang bisa membuat orang nyaman juga adalah saat mengucapkan kalimat dukungan seperti, “Aku di sini kalau kamu mau berbicara.” Ungkapan ini seperti membuka pintu tanpa memaksa percakapan, terutama berguna ketika seseorang belum siap untuk terbuka.

Kalimat serupa yang bisa diucapkan lainnya, yakni:

  • “Senang mendengarkan jika kamu ingin melampiaskan perasaanmu”
  • “Hubungi aku kapan saja. Tidak masalah.”
  • “Kapan pun kamu merasa ingin bicara, katakan saja.”

Beauties, itu dia kalimat yang bisa membuat orang nyaman didekati menurut pakar berbicara. Bagaimana menurutmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE