4 Kalimat yang Sering Diucap Orang Tidak Baik-Baik Saja, Tanpa Ingin Mengatakannya

Rini Apriliani | Beautynesia
Kamis, 21 May 2026 13:30 WIB
“Aku Sedang Sibuk”
Ilustrasi sibuk/Foto: pexels.com/cottonbro

Beauties, tidak semua orang dapat dengan mudah terbuka pada orang lain. Apalagi mengungkapkan secara gamblang masalah yang sedang dialaminya. Sebagian orang memilih memendamnya sendiri, bisa karena tidak ingin dikasihani, gengsi, atau memang mereka sosok tertutup.

Meski tidak diucapkan secara langsung, sebenarnya orang yang sedang tidak baik-baik saja dapat terlihat dari kalimat yang sering diucapkannya. Kalimat sehari-harinya sering menjadi 'kode halus' bahwa ada masalah yang sedang mereka hadapi, namun mereka tidak siap atau tidak ingin menceritakannya.

Nah Beauties, kalau kamu tipe orang perhatian dan peduli pada orang-orang terdekatmu, kenali deretan kalimat yang mengungkap bahwa mereka tidak baik-baik saja, tanpa diucapkannya. Melansir YourTango, apa saja itu? Simak!

“Aku Baik-Baik Saja, Jangan Khawatirkan Aku”

Kalimat pertama yang diucapkan orang yang sedang tidak baik-baik saja tanpa ingin mengatakannya adalah “Aku baik-baik saja, jangan khawatirkan aku.”

Ilustrasi mendukung teman/Foto: pexels.com/AlenaDarmel

Kalimat pertama yang diucapkan orang yang sedang tidak baik-baik saja tanpa ingin mengatakannya adalah “Aku baik-baik saja, jangan khawatirkan aku.”

Kalimat tersebut adalah upaya meyakinkan orang lain bahwa semuanya baik-baik saja. Padahal kenyataannya, mereka merasa takut, cemas, malu, canggung, dan tidak ingin terlihat cengeng dengan apa yang sedang terjadi.

Padahal, menyembunyikan perasaannya tersebut justru hanya memperburuk keadaan. Psikolog berlisensi La Keita D. Carter, PsyD, LP, mengatakan bahwa menekan perasaan justru dapat memperparahnya. Jika kita melakukannya cukup lama, perasaan tersebut dapat berubah menjadi masalah kronis.

Emosi yang semakin intens ini dapat memengaruhi hubungan dengan orang lain, bahkan berdampak buruk pada hubungan tersebut. Di sinilah pentingnya keterbukaan, karena menekan emosi hanya akan membuat perasaan negatif meledak di kemudian hari.

“Terserah, Aku Sudah Melupakannya”

Alih-alih mengatasi masalah atau mengungkapkan perasaannya, mereka lebih dulu mengatakan “Terserah, aku sudah melupakannya”. Sayangnya, orang tidak akan bisa melupakan atau mengabaikan masalahnya jika tidak dibahas dan diselesaikan sejak awal.

Ilustrasi menolak/Foto: pexels.com/keira-burton

Beberapa orang sejak kecil diajarkan untuk mengatasi emosinya sendiri tanpa bantuan. Alhasil, mereka menjadi sosok ‘tegar’, bahkan cenderung mengabaikan perasaannya sendiri.

Alih-alih mengatasi masalah atau mengungkapkan perasaannya, mereka lebih dulu mengatakan “Terserah, aku sudah melupakannya”. Sayangnya, orang tidak akan bisa melupakan atau mengabaikan masalahnya jika tidak dibahas dan diselesaikan sejak awal.

Menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Emotion, penekanan emosi dikaitkan dengan kepuasan hubungan yang lebih rendah. Mereka bisa memperburuk situasi jika pengabaian emosi ini terus dilakukan.

“Aku Tidak Ingin Merepotkan Siapa pun”

Orang yang sedang tidak baik-baik saja cenderung ingin melindungi orang yang dicintainya dengan segala cara. Oleh karena itu, saat sedang bermasalah mereka akan mengatakan, “Aku tidak ingin merepotkan siapa pun.”

Ilustrasi curhat/Foto: Freepik/freepik

Orang yang sedang tidak baik-baik saja cenderung ingin melindungi orang yang dicintainya dengan segala cara. Oleh karena itu, saat sedang bermasalah mereka akan mengatakan, “Aku tidak ingin merepotkan siapa pun.”

Meski terkesan baik, sayangnya cara itu justru bisa berakibat fatal. Profesor sekaligus psikolog klinis Leon F Seltzer, PhD mengatakan, salah satu alasan utama orang menyembunyikan emosinya bisa karena rasa takut ditolak atau merasa bersalah. Terkadang, mereka juga takut terlihat lemah di mata orang lain.

Mengatasi tipe orang seperti ini, penting untuk orang terdekatnya memberi ruang aman dan keyakinan bahwa bercerita bisa sangat membantu.

“Aku Sedang Sibuk”

Kalimat yang sering diucapkan orang tidak baik-baik saja adalah “Aku sedang sibuk”. Yap, mereka menggunakan alasan ‘sibuk’ sebagai caranya menghindari perasaan sedih atau stres yang sedang dirasakannya.

Ilustrasi sibuk/Foto: pexels.com/cottonbro

Kalimat yang sering diucap orang tidak baik-baik saja adalah “Aku sedang sibuk”. Yap, mereka menggunakan alasan ‘sibuk’ sebagai caranya menghindari perasaan sedih atau stres yang sedang dirasakannya.

Di balik kalimat tersebut, sebenarnya bukan dampak baik yang akan didapatkan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengisolasi diri dan membuat mereka jauh dari orang terdekatnya.

Menurut buku Health Promotion in Health Care — Vital Theories and Research mengatakan, dukungan sosial sangatlah penting, bukan hanya untuk kesehatan mental, tapi juga untuk kualitas hidup secara keseluruhan. Menyibukkan diri untuk lari dari masalah justru bisa merusak support system yang kita miliki. Oleh karena itu, cobalah dengan terbuka pada orang-orang yang benar-benar dipercaya.

Itu dia kalimat yang sering diucap orang tidak baik-baik saja tanpa ingin mengatakannya. Salah satunya ada yang pernah kamu dengar atau justru itu kamu ucapkan sendiri, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE