4 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Suka Playing Victim
Beauties, kamu pernah bertemu seseorang yang selalu merasa paling tersakiti? Mereka selalu mengucapkan kalimat-kalimat yang seolah-olah dirinya paling merasa menjadi korban dan dirugikan atas apa yang terjadi.
Hati-hati, ya! Bisa jadi itu orang yang suka playing victim. Mereka melakukannya agar mendapat perhatian dan simpati banyak orang.
Penting untuk kamu tahu apa saja kalimat yang sering diucapkan orang yang suka playing victim agar kamu bisa waspada. Simak penjelasan berikut yang sudah dirangkum dari laman Bolde dan GeEditing!
1. “Kenapa Semua Hal Buruk Selalu Terjadi Padaku?
Kenapa Semua Hal Buruk Selalu Terjadi Padaku/Foto: Pexels/ Liza Summer
Orang yang suka playing victim sering merasa hal buruk selalu terjadi padanya dan selalu mengatakan, “Kenapa semua hal buruk selalu terjadi sama aku?” Kadang, masalah kecil saja bisa mereka anggap seolah sangat berat.
Ini adalah cara mereka untuk jadi pusat perhatian banyak orang dan menarik simpati. Mereka ingin orang-orang melihatnya sebagai sosok yang paling tersakiti dan tidak pernah salah.
Padahal, kadang situasinya hanya biasa saja dan itu bisa diatasi. Namun, sikap seperti ini tentu lama-lama bisa membuat orang lain lelah.
2. “Itu Bukan Salah Aku!”
Itu Bukan Salah Aku/Foto: Pexels/MART PRODUCTION
Kalimat ini sering diucapkan orang yang suka playing victim untuk menghindar dari tanggung jawab. Mereka ingin terlihat sebagai pihak yang paling dirugikan.
Cara ini membuat mereka bisa menghindari konsekuensi yang seharusnya diterima. Bahkan kesalahan yang jelas pun bisa terlihat seperti ulah orang lain.
Saat mereka memposisikan diri sebagai korban, mereka otomatis terhindar dari kritik. Orang lain pun jadi ragu untuk menegur karena takut dianggap menyalahkannya.
3. “Tidak Ada yang Pernah Menghargai Aku”
Tidak Ada yang Pernah Menghargai Aku/Foto: Pexels/Liza Summer
Kalimat seperti ini sering dipakai untuk membuat orang lain merasa bersalah. Mereka ingin dihargai, tetapi memilih cara yang membuat diri mereka terlihat paling tersakiti.
Apa yang dikatakan orang yang playing victim itu juga memberi kesan bahwa semua usaha mereka selalu diabaikan. Padahal, sering kali apresiasi sudah diberikan oleh orang sekitar.
Ucapan ini juga jadi cara mereka untuk menarik simpati dan validasi orang. Akhirnya, orang di sekitar pun ikut merasa bersalah tanpa tahu alasan sebenarnya.
4. “Bagaimana Mereka Bisa Mengatakan Itu?”
Bagaimana Mereka Bisa Mengatakan Itu/Foto: Pexels/SHVETS production
Orang yang suka playing victim biasanya sulit menerima masukan, bahkan sekecil apa pun itu. Kritik ringan saja bisa terasa seperti serangan yang menyakitkan bagi mereka.
Mereka sering merasa diperlakukan tidak adil hanya karena ada yang menegur atau memberi saran. Reaksinya pun cenderung berlebihan dan penuh emosi.
Dengan respon seperti ini, mereka membuat orang di sekitarnya ikut merasa bersalah. Akhirnya, orang lain jadi serba salah untuk berkata jujur kepada mereka.
Beauties, sekarang kamu sudah tahu beberapa kalimat yang sering diucapkan orang yang suka playing victim. Dengan mengenali kalimat seperti ini, kamu bisa lebih mudah menjaga batasan diri dari orang-orang toxic.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!