4 Kebiasaan Buruk yang Seketika Bisa Merusak Hubungan, Kalau Mau Awet Hindari!

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Rabu, 20 May 2026 17:00 WIB
1. Terus-menerus Menyela atau Memotong Pembicaraan Orang Lain
Kebiasaan buruk yang bisa merusak hubungan/Foto: Magnific.com/freepik

Dalam sebuah hubungan, yang paling sulit adalah mempertahankannya. Bagaimana hubungan tersebut tetap berjalan harmonis dan dipenuhi kehangatan meskipun masalah silih berganti.

Manusia memang tidak pernah luput dari kesalahan. Kesalahan sering kali berasal dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dianggap sepele dan dibiarkan terus-menerus. Kebiasaan tersebut akhirnya merembet pada dinamika sebuah hubungan. Entah hubungan antar teman, pasangan, atau kerabat.

Merujuk berbagai sumber, ada beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan orang-orang yang pada akhirnya merusak hubungan. Kebiasaan seperti apa yang dimaksud? Simak ulasannya!

1. Terus-menerus Menyela atau Memotong Pembicaraan Orang Lain

Kebiasaan buruk yang bisa merusak hubungan/Foto: Magnific.com/freepik

Yap, kebiasaan satu ini jika konsisten dilakukan lambat laun akan mengikis keharmonisan dalam hubungan. Kok bisa? Salah satu pihak pasti menilai bahwa kehadiran dan pemikirannya tidak lagi penting. Omongannya selalu dipotong tanpa kejelasan.

Setiap orang memang punya alasan mengapa dia memotong pembicaraan orang lain. Namun, semua itu ada etikanya. Menyela pembicaraan tanpa memahami situasi dan kondisi bukanlah tindakan yang baik dan dibenarkan.

Biasanya orang yang suka menyela punya sifat egois yang tinggi, nirempati, dan kurang menghargai lawan bicara, melansir Verywell Mind.

2. Berharap Orang Lain Dapat Membaca Pikiranmu

Kebiasaan buruk yang merusak hubungan/Foto: Magnific.com/tirachardz

Komunikasi adalah hal paling krusial dalam hubungan. Mengomunikasikan secara langsung apa keinginan dan kebutuhan terhadap orang lain, termasuk pasangan jauh lebih baik ketimbang hanya mengomunikasikan lewat ‘kode’. Berharap orang lain paham dengan kode tersebut.

Ingat, setiap manusia punya kapasitasnya masing-masing untuk memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh orang terdekatnya. Dia bukan orang yang ahli membaca pikiran. To the point lebih bermanfaat dalam menjaga hubungan tetap sehat.

Mengutip CNBC Make It, kebiasaan orang yang mengharapkan pasangannya untuk mengetahui persis apa yang dibutuhkan sering disebut sebagai ‘ilusi transparansi’, yakni sebuah bias kognitif di mana orang berasumsi bahwa emosi dan keinginannya jelas bagi orang lain, padahal sebenarnya tidak.

3. Bersikap Pasif-Agresif

Kebiasaan buruk yang bisa merusak hubungan/Foto: Magnific.com/stockking

Berperilaku pasif–agresif juga masuk dalam kebiasaan buruk yang dapat mengganggu hubungan. Apa saja tanda-tanda perilaku pasif-agresif? Berikut beberapa tanda yang paling umum:

  • Melontarkan sindiran terselubung dalam bentuk lelucon. “Mereka (orang pasif-agresif) mengekspresikan kemarahan dan kekesalan dengan cara yang disamarkan oleh humor,” kata Dr. Brook, mengutip Verywell Mind.
  • Melemparkan senyuman palsu. Mereka mungkin tersenyum, tetapi seolah-olah itu bukan senyum yang tulus. Itu hanya senyum untuk menutupi perasaan.
  • Silent treatment dengan tujuan untuk menghukum, mengendalikan situasi, atau menghindari konflik secara langsung.

Kebanyakan, orang tidak menyadari bahwa mereka bersikap pasif-agresif. Perilaku tersebut mungkin terasa normal bagi mereka, atau mereka berpikir itu adalah cara terbaik untuk menghindari menyakiti perasaan orang lain dan mencegah hal buruk terjadi.

4. Mendengarkan Hanya untuk Memberi Tanggapan

Kebiasaan buruk yang bisa merusak hubungan/Foto: Magnific.com/freepik

Salah satu kelalaian terbesar yang masih sering dilakukan oleh segelintir orang adalah mendengarkan semata-mata untuk mempersiapkan tanggapan selanjutnya, alih-alih mendengarkan secara aktif.

Jika seseorang tidak belajar, mengeksplorasi, atau menyerap apa yang sebenarnya dikatakan lawan bicara, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka kemungkinan besar hanya akan terlihat arogan, bukan membantu.

Hubungan yang langgeng biasanya terjalin oleh dua orang yang bisa saling mendengarkan satu sama lain dengan tujuan untuk memahami, bukan hanya untuk memberikan pendapat tentang masalah yang terjadi.

Itulah empat kebiasaan buruk yang bisa merusak hubungan. Yuk, evaluasi kebiasaan-kebiasaan kecil yang mungkin bisa menjadi cikal bakal retaknya hubungan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE