5 Alasan Orang Suka Ghosting Menurut Ilmu Psikologi

Farah Rafalani | Beautynesia
Jumat, 21 Aug 2026 17:00 WIB
3. Perasaan Tidak Adanya Solusi Lain
Ilustrasi perasaan tidak adanya solusi lain/ Foto: unsplash.com/Christian Agbede

Beauties, apakah kamu pernah mengalami kejadian di-ghosting oleh orang lain? Atau bahkan kamu sendiri pernah melakukannya? Jika mengalaminya atau pernah melakukannya, memang rasanya tidak menyenangkan.

Apabila istilah ini belum familiar, fenomena ghosting adalah ketika seseorang memutus komunikasi secara sepihak dan tanpa alasan jelas. Akan tetapi, sebenarnya apakah ada alasan kenapa orang suka ghosting menurut psikologi? Yuk simak di sini!

1. Menghindari Konfrontasi

Ilustrasi menghindari konfrontasi/ Foto: unsplash.com/Blake Carpenter

Salah satu alasan orang ghosting adalah untuk menghindari masalah berkepanjangan. Ada kalanya menurut seseorang lebih mudah untuk berhenti berkomunikasi dibandingkan dengan melakukan konfrontasi dan kemudian memperpanjang masalah yang sudah ada.

Bagi individu dengan kecenderungan avoidant maka hal ini seringkali tidak terhindarkan. Dikutip dari laman Simply Psychology, avoidant akan menghindari konflik dan memilih menjauh tanpa alasan.

2. Permasalahan Skill Komunikasi

Ilustrasi permasalahan skill komunikasi/ Foto: unsplash.com/Valeriia Miller

Komunikasi tidak selalu menjadi perkara mudah bagi semua orang. Alasan orang suka ghosting berikutnya bisa juga berasal dari skill komunikasi. Bagi seseorang yang sulit untuk mengungkapkan perasaannya, sering kali ghosting menjadi opsi utama agar bisa menghindari topik tersebut.

3. Perasaan Tidak Adanya Solusi Lain

Ilustrasi perasaan tidak adanya solusi lain/ Foto: unsplash.com/Christian Agbede

Selanjutnya, alasan mengapa orang suka ghosting adalah merasa jika tidak ada lagi cara lain untuk menghentikan komunikasi serta hubungan tersebut. Dilansir dari laman Psychology Today, hal ini bisa terjadi ketika lawan bicara tidak bisa menerima alasan penolakan atau tetap bersikukuh untuk berkomunikasi denganmu.

Ketika hal tersebut terjadi, karena merasa tidak didengarkan serta dihormati pendapatnya, seseorang bisa merasa bahwa tidak ada solusi lain. Pergi dan memutuskan komunikasi secara sepihak menjadi solusi terakhir untuk menghindari orang tersebut.

4. Perilaku Lawan Bicara

Ilustrasi perilaku lawan bicara/ Foto: unsplash.com/Danie Franco

Perilaku lawan bicara atau pasangan yang dirasa kurang menyenangkan pun bisa menjadi alasan orang ghosting. Apabila lawan bicara membuat perasaan tidak nyaman dan membuat merasa tidak aman, memutuskan hubungan secara sepihak tanpa melakukan konfrontasi terang-terangan dirasa lebih baik.

5. Terasa ‘Normal’ untuk Dilakukan

llustrasi terasa ‘normal’ untuk dilakukan/ Foto: unsplash.com/Pratik Gupta

Berada di era di mana online dating dan penggunaan dating apps yang tinggi, hal inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan bagi seseorang yang suka ghosting. Beberapa menganggap bahwa ghosting adalah cara paling umum dilakukan untuk mengakhiri hubungan yang bermula atau masih berada di tahapan komunikasi dalam dating apps

Mengalami ghosting memang terasa menyebalkan, akan tetapi dibaliknya terdapat alasan yang berbeda-beda. Memahami beberapa alasan tersebut mungkin bisa membuatmu memahami orang lain. Namun, jika ghosting membuat dirimu merasa sangat terganggu secara personal, jangan ragu untuk coba menghubungi tenaga profesional ya! 

*** 

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE