5 Cara Atasi Kebiasaan Menunda-nunda dengan Aturan 5 Detik

Adira P | Beautynesia
Selasa, 09 Jun 2026 08:30 WIB
Trik Menerapkannya dalam Rutinitas Sehari-hari
Cara Atasi Kebiasaan Menunda-nunda dengan Aturan 5 Detik/Foto: Pexels.com/ SHVETS production

Pernah tidak, ada pekerjaan penting yang sudah kamu tahu harus diselesaikan hari ini, tetapi entah bagaimana kamu malah berakhir dengan menggulir media sosial selama dua jam? 

Hampir semua orang di usia produktif pasti pernah terjebak di situasi ini, Beauties. Menunda pekerjaan atau prokrastinasi sebenarnya adalah sebuah kebiasaan yang sangat manusiawi, karena otak kita secara alami memang dirancang untuk selalu menghindari rasa tidak nyaman atau tekanan. Namun, masalahnya, semakin sering kita menunda, maka rasa bersalah, cemas, dan stres yang menumpuk di belakangnya justru akan terasa semakin mencekik.

Kabar baiknya, ada satu teknik super simpel yang terbukti sangat efektif untuk memutus siklus menyiksa tersebut, yaitu aturan 5 detik.

Mengenal Aturan 5 Detik dan Cara Kerjanya

Aturan 5 detik merupakan sebuah konsep mental yang dipopulerkan oleh Mel Robbins, seorang penulis ternama sekaligus pembawa acara podcast, melalui bukunya yang berjudul The 5 Second Rule.

Ide dasar di balik teknik ini sebenarnya sangat sederhana: setiap kali kamu menyadari ada suatu tanggung jawab yang perlu dilakukan, kamu hanya perlu menghitung mundur di dalam hati dari angka lima hingga satu, lalu langsung bergerak melakukannya tanpa memberikan celah untuk berpikir lebih jauh.

Dilansir dari Verywell Mind, teknik hitung mundur ini bekerja dengan cara mengaktifkan bagian otak yang berperan penuh dalam pengambilan keputusan. Alhasil, tubuhmu akan terdorong untuk langsung bertindak secara otomatis, tepat sebelum pikiranmu sempat memproduksi berbagai alasan malas untuk menundanya lagi.

Aturan ini sama sekali bukan untuk memaksamu menyelesaikan tugas yang berat secara sekaligus, kok, Beauties, melainkan trik psikologis untuk mempersempit jarak antara niat di kepala dan tindakan nyata.

Mengapa Teknik Hitung Mundur Ini Sangat Ampuh?

Orang dengan tanda terlalu keras sering mengorbankan diri sendiri. Mereka menunda self-care demi hal lain, hingga akhirnya kelelahan tanpa disadari.

Cara Atasi Kebiasaan Menunda-nunda dengan Aturan 5 Detik/Foto: Freepik

Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan sering kali lahir bukan karena kita pemalas, melainkan karena kita terlalu banyak berpikir atau overthinking. Otak kita yang terlalu protektif dalam melindungi diri dari rasa bosan atau lelah, justru menjerumuskan kita ke dalam lingkaran tunda-menunda yang semakin lama semakin sulit untuk diputus.

Rashelle Isip yang merupakan seorang productivity coach, menjelaskan bahwa aturan hitung mundur ini sengaja menciptakan rasa urgensi serta kepentingan instan di seputar tugas yang perlu diselesaikan. Di sisi lain, Kevin Connor selaku founder dan CEO dari Modern SBC, ikut menambahkan bahwa menghitung mundur dari lima ke satu akan langsung mengaktifkan prefrontal cortex, yaitu wilayah otak yang mengontrol proses eksekusi tindakan.

Pergeseran fokus mental yang instan ini sudah lebih dari cukup untuk membungkam keraguan sebelum otakmu sempat menginjak rem. Jadi, Beauties, kamu sebenarnya tidak perlu menunggu datangnya motivasi yang membara atau kondisi mood yang sempurna dulu untuk mulai bergerak.

Manfaatnya Jauh Lebih Luas dari Sekadar Produktivitas

Banyak orang keliru mengira bahwa aturan 5 detik ini hanya berguna untuk menyelesaikan setumpuk pekerjaan kantor atau tugas kuliah agar cepat selesai. Padahal, dampak positif yang dihasilkan dari kebiasaan baru ini jauh lebih mendalam dari sekadar urusan produktivitas harian, lho.

Elena Touroni, PhD, seorang consultant psychologist, memaparkan bahwa melatih diri dengan teknik ini secara berkala dapat membantu membangun kepercayaan diri yang kuat, mengikis keraguan pada kemampuan diri sendiri, serta mendongkrak motivasi internal secara bertahap seiring berjalannya waktu.

Setiap kali kita berhasil mengalahkan ego untuk menunda—sekecil apa pun tindakan nyata yang kita ambil—hal itu akan menanamkan rasa percaya diri baru sekaligus meredakan kecemasan di kepala. Ini bukan sekadar tentang bagaimana cara kamu melakukan lebih banyak hal dalam sehari, Beauties, melainkan tentang perasaan bahwa kamu memegang kendali penuh atas hidup dan harimu sendiri. Rasa bangga karena bisa mengendalikan diri sendiri inilah yang dampaknya akan terasa sangat awet.

Trik Menerapkannya dalam Rutinitas Sehari-hari

Orang dengan pikiran aktif biasanya tidak pernah benar-benar diam, selalu ada ide, rencana, atau hal yang dipikirkan. Bukannya berantakan, justru otak mereka bekerja cepat dan dinamis.

Cara Atasi Kebiasaan Menunda-nunda dengan Aturan 5 Detik/Foto: Pexels.com/ SHVETS production

Keunggulan utama dari metode hitung mundur ini adalah sifatnya yang sangat fleksibel untuk diterapkan dalam berbagai situasi melelahkan. Kamu bisa menggunakannya saat kesulitan beranjak dari kasur di pagi hari, memicu diri untuk mulai memakai sepatu olahraga, membalas tumpukan email yang telanjur menumpuk, hingga saat harus melakukan panggilan telepon penting yang selama ini selalu kamu hindari.

Kita bisa mulai menerapkan aturan ini dari tugas-tugas skala kecil terlebih dahulu yang sekiranya bisa diselesaikan dalam waktu hitungan menit. Tujuannya adalah agar kamu bisa merasakan kepuasan instan dari hasilnya, sekaligus membangun rasa percaya pada efektivitas metode ini secara bertahap.

Pahami Batasannya agar Tidak Berujung Burnout

Sama seperti strategi produktivitas lainnya di dunia ini, aturan 5 detik juga hanya akan memberikan hasil terbaik jika digunakan secara bijak dan seimbang. Dr. Elena Touroni mengingatkan agar kita tidak terlalu ekstrem mengandalkan teknik ini di setiap detik kehidupan, karena memaksakan diri untuk terus-menerus bertindak tanpa jeda refleksi bisa memicu keputusan yang impulsif atau bahkan kelelahan mental (burnout) jangka panjang.

Jika setelah dicoba beberapa kali aturan hitung mundur ini dirasa kurang cocok dengan ritme kerjamu, jangan berkecil hati, ya. Masih banyak alternatif ramah lain yang bisa kamu jelajahi, seperti memecah satu tugas raksasa menjadi beberapa potongan langkah kecil yang jauh lebih ringan untuk dicerna, atau sengaja memblokir waktu khusus di kalender (time blocking) hanya untuk menyelesaikan satu hal yang paling membuatmu penasaran.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE