5 Cara Mengenali Orang Bermental Baja Dilihat dari Sikapnya Menghadapi Kegagalan

Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 17 Jul 2026 21:30 WIB
Tidak Berbohong soal Perasaan
Cara Mengenali Orang Bermental Baja Dilihat dari Sikapnya Menghadapi Kegagalan/Foto: Magnific.com

Jika bisa tidak gagal di dunia ini, mungkin semua orang akan mengambil jalan tersebut. Tapi kita tentu paham bahwa hidup tidak bekerja seperti itu bukan, Beauties?

Sebenarnya kegagalan bukan selamanya hal yang buruk. Bagi orang bermental baja, kegagalan adalah proses alami dari perjalanan hidup manusia. Kegagalan membantu mereka untuk evaluasi diri, meningkatkan ketahanan mental, serta sarana pembelajaran.

Lantas, bagaimana, sih, cara orang bermental baja menghadapi kegagalan? Menurut psikoterapis Dr. Tracy Hutchinson dilansir dari Psychology Today, berikut caranya!

Menerima Kegagalan

Hal paling pertama yang dilakukan orang bermental kuat saat menghadapi kegagalan adalah menerimanya. Mereka tidak menghindar atau menyangkal. Mereka menerima kegagalan dengan lapang dada.

Cara Mengenali Orang Bermental Baja Dilihat dari Sikapnya Menghadapi Kegagalan/Foto: Pexels.com

Cara mengenali orang bermental baja dilihat dari sikapnya menghadapi kegagalan adalah mereka menerima kegagalan itu, bukan menghindar atau menyangkal. Penerimaan ini mampu membantu mereka memproses emosi yang muncul dengan lebih mudah.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, orang bermental baja paham bahwa kegagalan dalam hidup adalah hal yang alami, bahkan di beberapa kasus, memang dibutuhkan. Bagi mereka, kegagalan bukanlah akhir segalanya. Mereka paham bahwa kegagalan adalan bukti bahwa mereka telah mencoba untuk menggapai tujuan yang mereka inginkan.

Punya Mindset Berbeda soal Kegagalan

Orang bermental kuat akan mengubah perspektif mereka soal kegagalan. Mereka memberikan afirmasi positif untuk mengatasi kegagalan.

Cara Mengenali Orang Bermental Baja Dilihat dari Sikapnya Menghadapi Kegagalan/Foto: Pexels/Mikhail Nilov

Kita sering mengasosiasikan kegagalan dengan hal yang buruk, menyedihkan, tidak ada harapan, dan ptuus asa. Memang, tak bisa dipungkiri, mengalami kegagalan bisa mengguncang jiwa dan membuat kita terpuruk. Tidak ada yang salah dengan merasakan hal itu.

Tapi poin krusial terjadi setelah kita merasakan semua emosi itu. Apa yang akan kita lakukan? Apakah tetap putus asa atau pelan-pelan bangkit kembali? Perspektif punya peran penting di sini, Beauties.

Orang bermental baja memiliki mindset yang berbeda soal kegagalan. Mereka menganggap bahwa kegagalan artinya mereka telah berani mencoba. Kegagalan artinya ia telah menemukan satu cara yang tidak berhasil, dan akan kembali mencari jalan lainnya yang akan membawanya selangkah lebih dekat untuk mencapai impian.

Belajar dari Kegagalan

Alih-alih larut dalam kesedihan, orang bermental kuat akan melakukan refleksi diri dan melihat apa yang bisa ia pelajari dari kegagalan.

Cara Mengenali Orang Bermental Baja Dilihat dari Sikapnya Menghadapi Kegagalan/Foto: Magnific.com

Ungkapan "kegagalan adalah guru terbaik" menjadi salah satu kalimat yang dipegang erat oleh orang bermental baja. Mereka tidak membiarkan diri larut dalam kesedihan. Mereka akan mengambil jeda sejenak, menenangkan diri, kemudian melakukan refleksi. Mereka akan belajar dari kegagalan.

Mereka bertanya, "Bagaimana saya bisa melakukan ini dengan cara yang berbeda? Apa yang saya pelajari tentang apa yang berhasil, dan apa yang saya pelajari tentang apa yang tidak berhasil?".

Tidak Berbohong soal Perasaan

Orang yang bermental kuat bukan berarti mereka tidak merasakan kekecewaan atau kesedihan, Beauties. Mereka tetap merasakan hal itu. Bedanya, mereka menerimanya dan tidak memendamnya begitu saja.

Cara Mengenali Orang Bermental Baja Dilihat dari Sikapnya Menghadapi Kegagalan/Foto: Magnific.com

Apakah orang bermental baja tidak merasakan kesedihan atau kekecewaaan saat mengalami kegagalan? Mereka tentu merasakannya juga, Beauties. 

Bedanya, mereka menerimanya dan tidak memendamnya begitu saja. Mereka tidak berbohong kepada diri sendiri. Mereka jujur dan mengakui perasaan tersebut dan memberi diri mereka waktu untuk memproses kegagalan itu. Perasaan sedih, kecewa, hancur, atau ditolak adalah hal yang normal dan tidak perlu ditakuti.

Optimis tapi Tetap Realistis

Cara mengenali orang bermental kuat dari sikapnya saat menghadapi kegagalan adalah mereka pribadi yang optimis tapi tetap realistis.

Cara Mengenali Orang Bermental Baja Dilihat dari Sikapnya Menghadapi Kegagalan/Foto: Magnific.com

Cara mengenali orang bermental baja dari sikapnya saat menghadapi kegagalan adalah mereka pribadi yang optimis tapi tetap realistis. Setelah evaluasi dan refleksi diri, mereka akan kembali mencoba cara lain demi mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Meski tetap optimis, tapi itu tidak membutakan mereka, Beauties. Mereka juga tetap realistis dengan apa yang mereka bisa usahakan.

Mereka paham bahwa mereka tidak selalu dapat memahami segala sesuatu pada saat itu juga. Tapi saat mereka menghubungkan berbagai momen di masa lalu, mereka dapat melihat bahwa ada alasan positif di balik kegagalan yang mereka alami.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE