Pernah merasa ingin resign gara-gara rekan kerja yang bikin emosi? Mulai dari rekan kerja yang suka cari drama, atasan yang terlalu micromanaging, hingga rekan satu tim yang diam-diam menjatuhkan. Tenang, kamu nggak sendirian.
Menghadapi orang yang "beracun" di tempat kerja memang bisa menguras energi, mengganggu fokus, bahkan memengaruhi performa kerja. Namun, sebelum buru-buru mencari pekerjaan baru, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk menghadapi mereka dengan lebih tenang dan profesional. Simak tipsnya berikut ini!
Jadikan Ini Kesempatan untuk Mengenali Trigger Kamu
|
Difficult person/Foto: pexels.com/Mikhail Nilov |
Meskipun menyebalkan, menghadapi orang yang bikin kesal di kantor sebenarnya bisa jadi kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri. Coba perhatikan, perilaku apa yang paling bikin kamu terpancing secara emosional. Apakah saat dikritik, diabaikan, diremehkan, atau diberi silent treatment?
Misalnya, ada rekan kerja yang tiba-tiba mendiamkan kamu. Kamu jadi sedih, overthinking, bahkan merasa tertekan. Nah, perilaku silent treatment itu bisa jadi adalah trigger kamu. Coba tanyakan ke diri sendiri, "Kenapa ya respons emosionalku sekuat ini?"
Lalu coba flashback ke masa lalu. Apakah dulu kamu pernah mengalami situasi serupa? Mungkin pernah merasa diabaikan oleh teman, pasangan, bahkan keluarga. Dengan mengenali asal-usul trigger tersebut, kamu jadi lebih paham dengan diri sendiri dan nggak mudah terbawa emosi saat menghadapi orang yang sulit di tempat kerja.