5 Cara Menjadi Pendengar yang Baik agar Orang Lain Merasa Didengar

Aqida Widya Kusmutiarani | Beautynesia
Kamis, 30 Jul 2026 09:15 WIB
Perhatikan Hal-hal Kecil dalam Percakapan
Perhatikan juga nada bicara, ekspresi wajah, bahasa tubuh, atau jeda-jeda saat mereka berbicara/Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Semua orang pasti senang kalau ceritanya didengarkan sampai selesai. Sayangnya, jadi pendengar yang benar-benar fokus ternyata nggak semudah itu. 

Sering kali kita malah sibuk memikirkan balasan, ingin ikut cerita, atau buru-buru beri saran. Padahal, mendengarkan dengan baik bisa bikin orang lain merasa dihargai dan hubungan jadi makin dekat. 

Kabar baiknya, kemampuan ini bisa dilatih lewat kebiasaan-kebiasaan sederhana yang bisa mulai diterapkan sehari-hari. Yuk, catat skill menjadi pendengar yang baik berikut ini.

Mulai dengan Niat untuk Memahami 

Cara menjadi pendengar yang baik
Cara menjadi pendengar yang baik/Foto: pexels.scom/Nowrin Sanjana

Kalau mau jadi pendengar yang baik, jangan cuma fokus sama teknik seperti nggak memotong pembicaraan atau nggak main HP saat orang lain lagi cerita. Hal yang lebih penting adalah niat untuk benar-benar memahami apa yang mereka sampaikan.

Sering kali kita sudah sibuk memikirkan balasan sebelum lawan bicara selesai ngomong. Padahal, kalau kamu memberi perhatian penuh dan fokus mendengarkan, orang lain akan merasa lebih dihargai. Percakapan pun jadi terasa lebih nyambung dan hubungan bisa semakin dekat.

Tunjukkan Kalau Kamu Benar-Benar Tertarik

Saat ngobrol dengan seseorang, tunjukkan kalau kamu benar-benar tertarik untuk mendengarkan cerita mereka/Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Saat ngobrol dengan seseorang, tunjukkan kalau kamu benar-benar tertarik untuk mendengarkan cerita mereka. Hindari berasumsi kamu sudah tahu arah ceritanya karena kalau dari awal sudah menebak-nebak atau sibuk memikirkan respons sendiri, kamu jadi sulit benar-benar mendengarkan.

Cobalah berikan perhatian penuh saat lawan bicara sedang bercerita. Tatap mereka, dengarkan tanpa terdistraksi, lalu ajukan pertanyaan yang menunjukkan kalau kamu benar-benar tertarik dengan ceritanya. Nggak perlu selalu banyak bicara karena terkadang justru orang yang paling menarik adalah mereka yang tahu cara mendengarkan dan bertanya dengan tulus.

Perhatikan Hal-hal Kecil dalam Percakapan

Perhatikan juga nada bicara, ekspresi wajah, bahasa tubuh, atau jeda-jeda saat mereka berbicara/Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Saat seseorang lagi cerita, coba jangan cuma fokus sama apa yang mereka ucapkan. Perhatikan juga nada bicara, ekspresi wajah, bahasa tubuh, atau jeda-jeda saat mereka berbicara. Soalnya, nggak semua perasaan bisa diungkapkan lewat kata-kata.

Misalnya, ada teman yang bilang, "Aku baik-baik aja," tapi wajahnya terlihat murung atau suaranya terdengar lesu. Nah, momen seperti ini bisa jadi tanda kalau sebenarnya ada hal yang sedang mereka rasakan.

Semakin peka dengan hal-hal kecil seperti ini, kamu akan lebih mudah memahami apa yang sebenarnya ingin disampaikan lawan bicara. Kalau ada yang terasa kurang jelas, nggak ada salahnya bertanya dengan pelan untuk memastikan. Dengan begitu, orang lain juga akan merasa lebih didengar dan dipahami.

Temukan Cara Mendengarkan yang Paling Cocok

Temukan cara mendengarkan yang paling cocok/Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Nggak semua orang punya cara yang sama dalam menyimak percakapan, dan itu wajar. Ada yang lebih mudah fokus saat menatap lawan bicara, sementara yang lain justru lebih konsentrasi kalau sambil mencoret-coret catatan, memainkan pulpen, atau membayangkan apa yang sedang diceritakan.

Kalau kamu merasa sulit fokus saat mendengarkan, nggak berarti kamu pendengar yang buruk. Coba cari cara yang paling cocok dengan dirimu.

Jangan Terburu-buru Menyimpulkan

Saat mendengarkan seseorang, usahakan untuk tetap berpikiran terbuka/Foto: pexels.com/Jopwell

Saat mendengarkan seseorang, usahakan untuk tetap berpikiran terbuka. Jangan buru-buru menarik kesimpulan atau merasa sudah tahu apa yang ingin mereka sampaikan sebelum ceritanya selesai.

Biarkan lawan bicara menyampaikan pikirannya sampai tuntas. Setelah itu, baru beri tanggapan atau ajukan pertanyaan jika ada yang masih kurang jelas. Dengan cara ini, kamu bisa lebih memahami sudut pandang mereka tanpa dipengaruhi asumsi atau penilaian yang terburu-buru.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE