5 Ciri Kepribadian Orang yang Cerdas Tapi Sering Kesepian

Rini Apriliani | Beautynesia
Jumat, 27 Feb 2026 22:00 WIB
5. Lelah dengan Suasana Kelompok
Ilustrasi lelah/Foto: pexels.com/MikhailNilov

Banyak orang berharap bisa menjadi orang cerdas. Kecerdasan umumnya membawa sederet sifat positif dan kesuksesan.

Namun, sebuah studi dari Intelligence juga menemukan bahwa orang cerdas rentan mengalami masalah kesehatan mental, tekanan psikologis, dan kesepian. Terutama saat mereka berada di lingkungan atau hubungan yang tidak se-frekuensi dengannya. Hal ini bisa membuat orang cerdas menjadi kesepian.

Mereka memang bisa hebat dalam urusan pekerjaan atau pendidikan, tapi sering kesulitan saat harus berbaur dengan banyak orang. Hal ini bisa membuat orang cerdas menjadi kesepian.

Melansir YourTango, ini dia ciri kepribadian orang cerdas tapi sering kesepian. Simak!

1. Terlalu Banyak Berpikir

Orang yang cerdas tapi kesepian biasanya terlalu banyak berpikir tentang interaksi sosial, percakapan, dan hubungannya.

Ilustrasi berpikir/Foto: pexels.com/mikhail-nilov

Banyak orang sangat cerdas adalah orang yang terlalu banyak berpikir. Di satu sisi, hal ini bagus karena mendorongnya menemukan makna lebih dalam tentang banyak hal. Namun, di satu sisi juga memicu masalah psikologis dan kesehatan mental.

Orang yang cerdas tapi kesepian biasanya terlalu banyak berpikir tentang interaksi sosial, percakapan, dan hubungannya. Terkadang, hal ini sampai membuatnya mengisolasi diri dari hubungan tulus dan bermakna.

2. Hampir Tidak Pernah Meminta Bantuan

Orang cerdas tumbuh sebagai orang berbakat yang kehadirannya banyak membantu orang lain. Namun, untuk dirinya sendiri, mereka justru jarang meminta bantuan.

Ilustrasi kesepian/Foto: freepik.com/freepik

Orang cerdas tumbuh sebagai orang berbakat yang kehadirannya banyak membantu orang lain. Namun, untuk dirinya sendiri, mereka justru jarang meminta bantuan.

Mereka merasa harus selalu punya jawaban, selalu dibutuhkan, dan harus terlihat pintar di hadapan orang lain. Ada gengsi yang mengatakan “Aku bisa menyelesaikan semua masalahnya sendiri.”

Padahal, meminta bantuan adalah hal wajar dan bukan tanda kelemahan. Orang lain tidak akan memandangmu sebagai orang kurang cerdas hanya karena meminta bantuan.

Menurut laporan Standford, saat orang cerdas meminta bantuan pada orang lain, justru orang melihatnya lebih positif. Mereka merasa kehadirannya dibutuhkan dan dihargai oleh orang

3. Kesulitan dalam Percakapan Ringan

orang cerdas merasa kesulitan dengan obrolan ringan karena mereka lebih menyukai percakapan mendalam.

Ilustrasi mengobrol/Foto: pexels.com/George Milton

Banyak orang yang mendadak memiliki tambahan teman hanya karena memulai obrolan ringan sesederhana cuaca hari ini. Sayangnya, orang cerdas merasa kesulitan dengan obrolan ringan karena mereka lebih menyukai percakapan mendalam.

Menurut sebuah studi dari British Journal of Psychology, orang-orang cerdas sering kali kurang bahagia ketika interaksinya hanya seputar hal-hal dangkal dan obrolan ringan. Mereka lebih suka dengan percakapan yang mendalam. Namun, momen-momen kecil tersebut yang membuatnya tidak bisa membuka koneksi baru, yang akhirnya bisa berdampak pada rasa kesepian.

4. Keras Kepala

Ciri kepribadian orang cerdas tapi sering kesepian adalah keras kepala. Mereka sulit mengakui kelemahan dan bertanggung jawab secara terbuka.

Ilustrasi keras kepala/freepik.com/diana.grytsku

Ciri kepribadian orang cerdas tapi sering kesepian adalah keras kepala. Mereka sulit mengakui kelemahan dan bertanggung jawab secara terbuka. Mereka mengisolasi diri dari hubungan dan persahabatan yang sehat hanya karena sulit meminta maaf dan menerima tanggung jawab.

Masalah ini sering kali terjadi karena ekspektasi pribadi dan sosialnya, bahwa mereka harus tahu segalanya dan melakukan semua dengan benar. Menurutnya, mengakui kesalahan sering kali seperti sebuah kekalahan.

Padahal, berani bertanggung jawab membawa sederet manfaat baik untuk dirinya sendiri.

5. Lelah dengan Suasana Kelompok

Orang cerdas yang kesepian merasa kumpul-kumpul lebih banyak menguras energi. Mereka lebih menikmati waktunya sendiri dan malas keluar dari zona nyaman.

Ilustrasi lelah/Foto: pexels.com/MikhailNilov

Penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan dan sifat introvert itu sering kali berkaitan. Sebab, suasana tenang dan waktu menyendiri membantunya bekerja lebih baik. Sayangnya, di satu sisi juga hal ini bisa berdampak negatif.

Orang cerdas yang kesepian merasa kumpul-kumpul lebih banyak menguras energi. Mereka lebih menikmati waktunya sendiri dan malas keluar dari zona nyaman. Saat hal ini terjadi, tentu kesepian tidak terhindarkan.

Beauties, itu dia ciri kepribadian orang cerdas tapi sering kesepian. Bagaimana, kamu termasuk yang merasakannya juga?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE