5 Ciri Orang yang Kurang Menghargai Diri Sendiri, Apakah Kamu Pernah Mengalaminya?

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Kamis, 02 Jul 2026 21:30 WIB
1. Selalu Mendahulukan Orang Lain
Selalu Mendahulukan Orang Lain/Foto: Pexels.com/ Tỷ Huỳnh

Menghargai diri sendiri bukan berarti merasa lebih hebat dari orang lain. Sebaliknya, self-respect adalah tentang memahami bahwa kamu layak diperlakukan dengan baik, memiliki batasan yang sehat, dan tidak mengorbankan kebahagiaan diri sendiri demi menyenangkan semua orang.

Dilansir dari YourTango, orang yang kurang menghargai diri sendiri sering kali menunjukkan perilaku yang tampak sederhana, tetapi jika dibiarkan terus-menerus dapat memengaruhi kualitas hidup dan hubungan dengan orang lain.

Menariknya, banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan tersebut sebenarnya berakar dari rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri. Berikut beberapa ciri yang patut dikenali!

1. Selalu Mendahulukan Orang Lain

Selalu Mendahulukan Orang Lain/Foto: Pexels.com/ Tỷ Huỳnh

Membantu orang lain adalah hal yang baik. Namun, jika kamu selalu menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhanmu sendiri hingga mengabaikan kesehatan fisik maupun emosional, hal itu bisa menjadi pertanda bahwa kamu kurang menghargai diri sendiri.

Seseorang yang memiliki self-respect yang sehat tahu kapan harus membantu dan kapan harus memberikan waktu untuk dirinya sendiri. Menjaga diri bukanlah tindakan egois, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.

2. Mengkritik Diri Sendiri

Mengkritik Diri Sendiri/Foto: Pexels.com/ TBD Tuyên

Orang yang kurang menghargai diri sendiri adalah kritikus terkeras bagi diri mereka sendiri. Mereka terus-menerus menghakimi diri sendiri, yang menciptakan lingkaran umpan balik negatif dalam pikiran mereka yang mustahil untuk diabaikan.

Alih-alih mengakui bahwa setiap orang memiliki titik pertumbuhan, orang yang kurang harga diri merendahkan diri sendiri karena mereka merasa tidak sempurna. Mereka terjebak dalam pola meremehkan pencapaian mereka dan memperbesar kegagalan mereka, yang tidak hanya membuat mereka merasa buruk tentang diri mereka sendiri, tetapi juga dapat merusak hubungan mereka.

Ketika seseorang sangat kritis terhadap diri sendiri, mereka sering menjauh dari orang lain. Kualitas hubungan mereka menurun, dan mereka menjadi lebih terisolasi secara sosial.

Sebaliknya, seseorang yang memiliki harga diri memberikan pengampunan kepada diri mereka sendiri. Mereka mengakui bahwa kesempurnaan adalah standar yang mustahil untuk dicapai, dan mereka menerima diri mereka apa adanya.

3. Fokus pada Kesalahan Mereka

Fokus pada Kesalahan Mereka/Foto: Pexels.com/ YI REN

Orang yang kurang harga diri seringkali sangat keras pada diri mereka sendiri bahkan untuk kesalahan sederhana. Tentu saja, kita semua memiliki penyesalan, tetapi beberapa orang terlalu banyak menanggung rasa malu dan menyalahkan diri sendiri alih-alih belajar dari kesalahan dan pilihan yang buruk.

Psikolog Nick Wignall menyoroti perbedaan antara refleksi yang sehat dan perenungan, yang melibatkan mengulang kesalahan, merenungkan apa yang kamu lakukan salah, dan mencela diri sendiri karena tidak berperilaku berbeda.

"Ketika kamu terus-menerus merenungkan kesalahan masa lalu, kamu terus-menerus merasa seperti gagal, yang sangat mengganggu kemampuanmu untuk membangun kepercayaan diri," jelas Wignall.

Memiliki kepercayaan diri yang rendah secara langsung berarti tidak memiliki harga diri, karena dirimu tidak percaya bahwa kamu layak mendapatkan simpati atau kebaikan. Fokus pada kesalahan membentuk ruang gema negatif yang mendalam di pikiranmu. Hanya ketika kamu menerima bahwa membuat kesalahan adalah bagian dari menjadi manusia, kamu akan menemukan kedamaian batin dan harga diri.

4. Melanggar Batasan Sendiri

Melanggar Batasan Sendiri/Foto: Pexels.com/ zheng liang

Salah satu tanda paling umum adalah kesulitan mengatakan "tidak". Mereka cenderung menerima semua permintaan, meskipun sebenarnya sudah kelelahan atau tidak memiliki waktu.

Orang yang kurang memiliki rasa hormat pada diri sendiri sering mengabaikan batasan pribadi karena takut ditolak atau mengecewakan orang lain. Akibatnya, mereka lebih sering mengorbankan kebutuhan sendiri demi membuat orang lain merasa nyaman.

Wignall mencatat bahwa ketidakmampuan untuk mengatakan "tidak" adalah tanda ketidakstabilan emosional.

"Salah satu dari banyak masalah dengan batasan yang tidak sehat adalah kamu kehilangan rasa hormat pada diri sendiri," tulisnya. "Dan ketika kamu tidak menghormati diri sendiri, sulit untuk mempertahankan ketahanan emosional dalam menghadapi stres dan tantangan."

Wignall menyimpulkan, "Batasan yang sehat adalah prasyarat untuk rasa percaya diri yang sehat."

5. Tidak Memiliki Belas Kasih Terhadap Diri Sendiri

Tidak Memiliki Belas Kasih Terhadap Diri Sendiri/Foto: Pexels.com/ Doci

Seseorang dengan belas kasih terhadap diri sendiri sangat menghargai diri mereka sendiri, bahkan ketika mereka menghadapi kegagalan atau kesulitan. Mereka tahu bahwa mereka berharga, hanya karena mereka manusia dan mereka mempraktikkan pola pikir pertumbuhan sehingga mereka dapat mengubah kegagalan dan kesalahan menjadi peluang untuk pertumbuhan.

Sebaliknya, seseorang yang kurang harga diri juga akan kurang memiliki belas kasih terhadap diri sendiri, karena mereka tidak mampu melihat diri mereka sebagai layak mendapatkan cinta, termasuk cinta diri.

Menghargai diri sendiri adalah proses yang membutuhkan waktu, bukan sesuatu yang langsung terbentuk dalam semalam. Jika kamu merasa memiliki salah satu atau beberapa ciri di atas, jangan buru-buru menghakimi diri sendiri.

Jadikan hal itu sebagai kesempatan untuk mulai membangun batasan yang lebih sehat, lebih menghargai kebutuhan pribadi, dan menyadari bahwa dirimu juga layak mendapatkan perlakuan yang baik. Saat kamu mulai menghormati dirimu sendiri, orang lain pun cenderung akan lebih mudah memberikan penghormatan yang sama.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE