5 Daftar Negara yang Punya Jam Kerja Paling Pendek

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Jumat, 30 Oct 2026 07:15 WIB
3. Norwegia: Sekitar 5,3 Jam Sehari
Ilustrasi bekerja di Norwegia/Foto: Magnific.com

Pernah nggak, Beauties, membayangkan kalau dalam seminggu kamu hanya perlu menghabiskan waktu sekitar 20-an jam untuk bekerja atau sekitar 4 jam dalam lima hari kerja?

Di tengah rutinitas kerja yang sering terasa padat, angka tersebut tentu terdengar cukup mengejutkan. Namun, ternyata ada beberapa negara yang tercatat memiliki jam kerja paling pendek jika dilihat dari rata-rata waktu kerja aktual masyarakatnya.

Menariknya, daftar negara dengan jam kerja terpendek di dunia ini tidak hanya diisi negara-negara Eropa. Ada pula negara di kawasan Timur Tengah yang berada di posisi teratas.

Lantas, negara mana saja yang memiliki rata-rata jam kerja paling rendah dan sebenarnya berapa jam mereka bekerja dalam sehari?

1. Yaman: Sekitar 4,7 Jam Sehari

Ilustrasi pekerja di Yaman/Foto: Magnific.com

Beauties, tahukah kamu bahwa Yaman menjadi negara yang menarik perhatian karena memiliki rata-rata jam kerja aktual yang sangat rendah? Berdasarkan data ILO untuk 2025, rata-rata pekerja di Yaman bekerja sekitar 23,6 jam per minggu. Jika angka tersebut sekadar dibagi menjadi lima hari kerja, jumlahnya setara dengan sekitar 4,7 jam per hari.

Bayangkan kamu bekerja di sana, bekerja jam 7 pagi dan pulang sekitar jam 12 siang. Menyenangkan sekali, bukan?

Namun, angka tersebut tidak berarti seluruh pekerja Yaman secara resmi hanya bekerja kurang dari lima jam setiap hari. Data ini menggambarkan rata-rata jam kerja aktual per pekerja, sehingga dapat dipengaruhi oleh jenis pekerjaan, status kerja, kondisi ekonomi, dan jumlah pekerja yang tidak bekerja penuh waktu.

2. Belanda: Sekitar 5,3 Jam Sehari

Ilustrasi pekerja di Belanda/Foto: Magnific.com/lookstudio

Belanda berada tidak jauh dari Yaman dalam daftar negara dengan jam kerja pendek. Data yang mengompilasi estimasi ILO untuk 2026 mencatat rata-rata sekitar 26,5 jam per minggu. Jika dibagi rata dalam lima hari kerja, angkanya sekitar 5,3 jam per hari.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika melihat angka Belanda adalah tingginya keberadaan pekerjaan paruh waktu. Sehingga, angka keseluruhan bisa terlihat jauh lebih rendah dibandingkan jam kerja pekerja full-time.

Menariknya, data OECD untuk 2025 juga menunjukkan rata-rata jam kerja aktual tahunan Belanda sekitar 1.436 jam per pekerja. Angka ini termasuk yang rendah dibandingkan banyak negara OECD.

3. Norwegia: Sekitar 5,3 Jam Sehari

Ilustrasi bekerja di Norwegia/Foto: Magnific.com

Kalau mendengar Norwegia, mungkin yang langsung terbayang justru pemandangan alamnya yang cantik, ya, Beauties. Tapi ternyata negara in punya kelebihan lain yang bikin iri, loh!

Norwegia juga masuk daftar dengan jam kerja pendek. Rata-rata jam kerjanya sekitar 26,6 jam per minggu. Kalau dibagi lima hari kerja, berarti kurang lebih 5,3 jam sehari. Jadi, kalau mulai kerja pukul 08.00, secara hitungan rata-rata waktunya sekitar pukul 13.20 sudah selesai bekerja. Nyaman, kan?

4. Austria: Sekitar 5,8 Jam Sehari

Ilustrasi bekerja/Foto: Magnific.com

Sedikit lebih lama dari Norwegia, Austria punya rata-rata jam kerja sekitar 29,2 jam per minggu. Kalau dibagi lima hari, jumlahnya kira-kira 5,8 jam sehari. Artinya, dengan asumsi mulai kerja pukul 08.00 pagi, rata-rata waktunya sekitar pukul 13.50 sudah selesai. Belum masuk sore, Beauties!

Kalau punya jam kerja seperti ini, waktu setelah bekerja tentu bisa terasa lebih panjang. Mau ngopi, belanja, olahraga, atau mengerjakan hobi masih punya banyak waktu. Rasanya beda banget dengan pulang kerja ketika hari sudah mulai gelap, ya.

5. Denmark & Finlandia: Sekitar 5,8 Jam Sehari

Ilustrasi bekerja di Finlandia/Foto: Magnific.com/drobotdean

Denmark dan Finlandia juga punya angka yang nggak jauh berbeda. Rata-rata jam kerja keduanya berada di kisaran 29 jam per minggu, atau sekitar 5,8 jam sehari jika dibagi menjadi lima hari kerja.

Menariknya, angka ini menunjukkan kalau pola kerja masyarakat di setiap negara memang bisa berbeda. Ada yang menghabiskan sebagian besar hari untuk bekerja, sementara di negara lain waktu kerja rata-ratanya jauh lebih singkat.

Jadi, Beauties, ternyata jam kerja pendek tidak selalu berarti semua orang di suatu negara bekerja sebentar setiap harinya. Angka rata-rata bisa dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk tingginya pekerjaan paruh waktu dan perbedaan pola kerja masyarakat.

Yang menarik, negara-negara dengan rata-rata jam kerja rendah dalam daftar ini juga menunjukkan bahwa cara masyarakat membagi waktu untuk bekerja bisa sangat berbeda. Jadi, kalau selama ini kamu mengira semua negara memiliki pola kerja sekitar delapan jam sehari, ternyata faktanya jauh lebih beragam!

__

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE