5 Fakta Perang Hamas Vs Israel: Ribuan Nyawa Melayang-RS Indonesia di Gaza Kena Serang
Perhatian dunia saat ini tertuju pada apa yang sedang terjadi di antara Hamas dan Israel. Kelompok militan Palestina Hamas melakukan serangan terhadap Israel, Sabtu (7/10) waktu setempat.
Serangan tersebut dilancarkan Hamas dari berbagai jalur, mulai dari udara, laut, hingga darat dengan melontarkan ribuan roket dari Jalur Gaza yang diblokade.
Membalas serangan roket Hamas, militer Israel melancarkan setidaknya dua serangan udara di Jalur Gaza pada Sabtu (7/10). Akibat serangan ini, banyak korban tewas dan terluka dari kedua belah pihak.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta yang perlu kamu ketahui soal serangan yang terjadi antara Hamas dan Israel.
5 Ribu Roket Ditembakkan Hamas ke Israel
5 Fakta Perang Hamas Vs Israel: Ribuan Nyawa Melayang-RS Indonesia di Gaza Kena Serang/Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Pada Sabtu (7/10) waktu setempat, lebih dari 5 ribu roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel. Kelompok itu menyatakan bahwa mereka telah memulai "Operasi Al Aqsa".
"Kami memutuskan untuk mengakhiri semua kejahatan pendudukan (Israel), waktu mereka untuk mengamuk tanpa dimintai pertanggungjawaban sudah berakhir," kata kelompok itu, dikutip detikNews kantor berita AFP.
"Kami mengumumkan Operasi Al-Aqsa dan kami menembakkan, dalam serangan pertama dalam 20 menit, lebih dari 5.000 roket," imbuhnya.
Tembakan roket diluncurkan dari beberapa lokasi di Gaza mulai pukul 06:30 waktu setempat, lapor jurnalis AFP. Selain serangan dari udarat, laut, dan darat, Hamas bahkan sukses menembus wilayah Israel, meski dijaga ketat oleh militer.
Alasan Hamas Serang Israel
5 Fakta Perang Hamas Vs Israel: Ribuan Nyawa Melayang-RS Indonesia di Gaza Kena Serang/Foto: AFP via Getty Images/MOHAMMED ABED
Dilansir CNN Indonesia dari Al Jazeera, juru bicara Hamas Khaled Qadomi mengatakan serangan itu adalah respons terhadap semua kekejaman yang dihadapi warga Palestina selama beberapa dekade.
"Kami ingin masyarakat internasional menghentikan kekejaman di Gaza, terhadap rakyat Palestina, tempat suci kami seperti Al Aqsa," kata Qadomi.
Dia menambahkan, "Semua hal ini lah yang menjadi alasan di balik dimulainya pertempuran ini."
Komandan militer Hamas, Mohammed Deif, menegaskan pertempuran ini dilakukan demi mengakhiri penjajahan terakhir di bumi.
"Ini adalah hari pertempuran terbesar untuk mengakhiri penjajahan terakhir di Bumi. Setiap orang yang mempunyai senjata harus mengeluarkannya. Waktunya telah tiba," ujar Deif menegaskan.
Hamas telah menyerukan "perjuangan perlawanan di Tepi Barat", serta mendesak negara-negara Arab dan Islam untuk bergabung dalam pertempuran tersebut.
Israel Umumkan Perang Lawan Hamas
5 Fakta Perang Hamas Vs Israel: Ribuan Nyawa Melayang-RS Indonesia di Gaza Kena Serang/Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images
Militer Israel melancarkan setidaknya dua serangan udara di Jalur Gaza pada hari Sabtu (7/10/2023). Ini dilakukan setelah rentetan roket ditembakkan dari wilayah Palestina tersebut ke Israel.
Perang yang pecah antara kedua negara ini diyakini menjadi hari paling mematikan dalam beberapa dekade bagi Israel dan terjadi setelah berbulan-bulan meningkatnya kekerasan antara warga Palestina dan Israel.
Kurang 24 jam usai diserang Hamas, Israel menyatakan perang melawan Palestina.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa negara tersebut sedang berperang usai alami serangan roket besar-besaran yang dilakukan kelompok Hamas. Netanyahu mengatakan bahwa negara tersebut sedang berperang.
"Warga Israel, kita sedang berperang," katanya. "Dan kita akan menang," ujar Netanyahu, dikutip detikNews dari media The Times of Israel, Sabtu (7/10).
Dilansir dari CNN Indonesia, ini menjadi deklarasi perang pertama Israel, setelah 50 tahun Perang Yom Kippur di tahun 1973. Deklarasi perang ini artinya militer Israel diberikan lampu hijau untuk mengerahkan kekuatan secara signifikan.
Jumlah Korban Serangan Hamas-Israel: Ribuan Nyawa Melayang
5 Fakta Perang Hamas Vs Israel: Ribuan Nyawa Melayang-RS Indonesia di Gaza Kena Serang/Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance
Serangan yang diluncurkan Hamas dan juga Israel menelan ratusan korban jiwa dari kedua belah pihak.
Dilansir dari detikNews, jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel terus bertambah. Sebanyak 413 warga Palestina dilaporkan tewas.
Dilansir detikNews dari CNN, Senin (9/10), Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan jumlah korban tewas tersebut termasuk di antaranya 78 anak-anak. Sementara, 2.300 lainnya terluka.
Sementara itu, korban tewas di Israel juga bertambah menjadi 700 orang. Dilansir AFP, sebanyak 2.150 warga Israel terluka.
RS Indonesia Kena Serang, Seorang Karyawan Tewas
5 Fakta Perang Hamas Vs Israel: Ribuan Nyawa Melayang-RS Indonesia di Gaza Kena Serang/Foto: (Mahmud Hams/AFP via Getty Images)
Rumah sakit Indonesia di Gaza menjadi sasaran penyerangan dari perang antara Hmas dan Israel.
Dilansir detikNews dari Roya News, Sabtu (7/10/2023), Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan seorang pegawai di Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza tewas akibat serangan tentara Israel.
Kementerian Kesehatan mengutuk keras penyerangan terhadap rumah sakit. Selain seorang karyawan tewas, serangan tersebut menyebabkan puluhan pegawai terluka.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Yordania, mengatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban setelah pecahnya konflik antara Palestina Hamas dan Israel di Jalur Gaza. KBRI mengimbau WNI yang tinggal dekat lokasi untuk waspada.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!