5 Hal yang Sebaiknya Jangan Dilakukan Setelah Terkena PHK

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 01 Oct 2026 18:00 WIB
Menjadi Terlalu Santai Saat Mencari Kerja
Terlalu Santai Mencari Pekerjaan Pengganti/Foto: Magnific

Kehilangan pekerjaan memang bukan pengalaman yang mudah, apalagi ketika kamu belum punya rencana cadangan. Namun, setelah terkena PHK, cara kamu mengambil keputusan justru bisa menentukan seberapa cepat kondisi kembali stabil.

Rasanya mungkin ingin rebahan seharian atau mengambil waktu untuk menenangkan diri. Wajar kok, Beauties, tetapi jangan sampai jeda tersebut membuat kamu kehilangan momentum penting untuk mencari pekerjaan baru.

Dilansir dari The Street, ini beberapa hal yang sebaiknya jangan kamu lakukan pasca terkena PHK!

Mengambil Liburan Panjang Sebelum Mencari Kerja

Ambil Liburan Panjang/Foto: Magnific

Dulu, mengambil mini-vacation setelah kehilangan pekerjaan mungkin terasa seperti cara yang masuk akal untuk melepas penat. Namun, kondisi ekonomi dan pasar kerja bisa membuat pencarian pekerjaan berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Kalau kamu menggunakan tabungan untuk liburan terlebih dahulu, dana yang seharusnya menjadi pegangan justru semakin cepat berkurang. Karena itu, kalau memang membutuhkan waktu untuk bernapas, ambil jeda seperlunya sambil tetap menyusun strategi pencarian kerja.

Idealnya, waktu istirahat panjang dilakukan setelah kamu mendapatkan pekerjaan baru. Dengan begitu, kamu tetap bisa refreshing tanpa terus memikirkan kondisi keuangan.

Tetap Menjalani Gaya Hidup Lama

Menjalani Gaya Hidup Lama/Foto: Magnific

Coba lihat lagi pengeluaran bulananmu setelah kehilangan pekerjaan. Langganan yang jarang digunakan, nongkrong terlalu sering, atau belanja impulsif mungkin perlu dikurangi sementara.

Memang terasa tidak menyenangkan ketika harus menurunkan standar hidup secara mendadak. Namun, kondisi tersebut sifatnya sementara, sehingga lebih baik berhemat sekarang daripada kehabisan uang ketika pekerjaan baru belum ditemukan.

Saat pemasukan sudah kembali stabil, kamu bisa perlahan mengembalikan gaya hidup sebelumnya. Untuk sekarang, fokuslah menjaga napas finansial tetap panjang.

Menjadi Terlalu Santai Saat Mencari Kerja

Terlalu Santai Mencari Pekerjaan Pengganti/Foto: Magnific

Begitu tidak lagi punya jadwal kantor, godaan untuk bangun siang memang besar. Hari yang awalnya terasa kosong juga bisa membuat kamu hanya melamar satu atau dua pekerjaan tanpa target jelas.

Padahal, mencari pekerjaan sebaiknya diperlakukan seperti pekerjaan baru. Kamu bisa menentukan jam khusus untuk mencari lowongan, memperbarui CV, mengirim lamaran, hingga melakukan networking.

Bukan berarti kamu harus bekerja tanpa istirahat, ya. Justru dengan rutinitas yang teratur, kamu bisa tetap produktif sekaligus menjaga energi selama melewati masa transisi.

Hanya Mencari Posisi Setara dengan Pekerjaan Lama

Mencari Pekerjaan di Posisi yang Sama/Foto: Magnific

Kehilangan pekerjaan sering membuat seseorang merasa harus segera mendapatkan posisi dengan jabatan yang sama. Padahal, terlalu terpaku pada titel atau level sebelumnya justru bisa mempersempit pilihan.

Coba pertimbangkan posisi lain yang masih berkaitan dengan kemampuanmu. Bahkan, pekerjaan dengan level berbeda tetap bisa menjadi pilihan sementara selama memberikan pemasukan dan pengalaman baru.

Ketika kondisi pasar kerja sedang sulit, mendapatkan pemasukan terlebih dahulu bisa menjadi langkah realistis. Setelah situasi lebih stabil, kamu tetap bisa kembali mengejar posisi yang sesuai target kariermu.

Langsung Menggunakan Dana Pensiun untuk Kebutuhan Harian

Menghabiskan Dana Pensiun/Foto: Magnific

Ketika pemasukan berhenti, dana pensiun mungkin terlihat seperti penyelamat paling mudah. Namun, jangan buru-buru menganggap uang tersebut sebagai sumber dana utama untuk bertahan hidup.

Dana pensiun sebaiknya menjadi pilihan terakhir setelah kamu memangkas pengeluaran dan menggunakan dana darurat. Sebab, mengambilnya sekarang berarti mengurangi persiapan finansial yang seharusnya digunakan untuk masa depan.

Membangun kembali dana pensiun setelahnya juga membutuhkan waktu dan usaha. Jadi, sebelum mengambil keputusan tersebut, pastikan seluruh pilihan lain sudah benar-benar dipertimbangkan.

Terkena PHK memang bisa membuat hidup terasa berubah dalam waktu singkat. Namun, kamu masih bisa menentukan langkah berikutnya dengan mengatur keuangan dan menjaga rutinitas pencarian kerja.

Karena itu, hindari keputusan impulsif yang membuat keadaan semakin berat. Dengan strategi yang lebih realistis, kamu bisa melewati masa transisi ini sambil tetap membuka peluang untuk pekerjaan berikutnya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE