5 Kalimat Diucap Orang yang Benar-benar Caper

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Kamis, 29 Jan 2026 15:00 WIB
“Aku nggak pernah cukup baik”
Kalimat “Aku nggak pernah cukup baik” untuk mencari validasi. Validasi dari orang lain tidak akan pernah membuat orang caper merasa cukup./ Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com

Tak dipungkiri terkadang kita menemukan orang-orang yang suka mencari perhatian di sekitar kita. Disingkat "caper", mereka kerap menunjukkan sisi dramatis agar orang-orang menaruh atensi padanya.

Nggak cuma cara berperilaku, orang yang caper mudah dikenali dari pernyataan yang mereka ungkapkan, Beauties. Misalnya, mereka kerap mengucapkan kalimat-kalimat yang memposisikan dirinya sendiri terus-menerus sebagai korban atau tidak merasa cukup atas dirinya sendiri. Dilansir dari YourTango, ini dia kalimat yang diucap orang caper itu, Beauties.

“Nggak ada yang peduli sama aku”

Kalimat “Nggak ada yang peduli sama aku”. Kalimat ini memposisikan diri sendiri sebagai korban, padahal itu bukan yang sebenarnya.

Kalimat “Nggak ada yang peduli sama aku”. Kalimat ini memposisikan diri sendiri sebagai korban, padahal itu bukan yang sebenarnya./ Foto: Pexels.com/Alena Darmel

Orang yang ingin menjadi pusat perhatian nggak jarang bicara seperti kalimat ini. Kalimat ini menempatkan diri mereka sendiri sebagai korban sehingga orang yang mendengarnya merasa bersalah. Dari perasaan bersalah itulah orang lain tergerak untuk memberikan mereka atensi.

“Kamu lihat apa yang aku post nggak?”

Kalimat “Kamu lihat apa yang aku post nggak?”. Kalimat ini menunjukkan orang caper yang juga cari perhatian di media sosial.

Kalimat “Kamu lihat apa yang aku post nggak?”. Kalimat ini menunjukkan orang caper yang juga cari perhatian di media sosial./ Foto: Pexels.com/Samson Katt

Orang yang benar-benar cari perhatian nggak cuma menunjukkannya di kehidupan nyata, tapi juga media sosial. Ketika kamu bertemu langsung dengannya, mereka mungkin akan bertanya “Kamu lihat apa yang aku post nggak?” untuk memastikan kamu melihatnya atau mencari respon positif tentang apa yang dibagikan. Maka dari itu, nggak heran kalau orang yang caper juga peduli banget sama jumlah likes, Beauties.

“Setiap orang pasti meninggalkanku”

Kalimat “Setiap orang pasti meninggalkanku”. Kalimat ini memicu respon berupa validasi yang membuat orang tersebut merasa aman.

Kalimat “Setiap orang pasti meninggalkanku”. Kalimat ini memicu respon berupa validasi yang membuat orang tersebut merasa aman./ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Kalimat ini bisa bersumber dari rasa kesepian dan kepercayaan diri yang goyah. Jika mereka mengucapkan kalimat seperti “Setiap orang pasti meninggalkanku”, bisa saja memang itu berasal dari pengalaman buruknya. Orang yang mendengar pun tergerak untuk menyakinkan bahwa ada orang-orang di sekitarnya yang peduli. Validasi ini akan membuat orang tersebut merasa aman. Namun jika orang tersebut hanya sekadar caper tanpa benar-benar merasa kesepian, dia hanya mengharapkan atensi dan simpati orang lain.

“Aku nggak pernah cukup baik”

Kalimat “Aku nggak pernah cukup baik” untuk mencari validasi. Validasi dari orang lain tidak akan pernah membuat orang caper merasa cukup.

Kalimat “Aku nggak pernah cukup baik” untuk mencari validasi. Validasi dari orang lain tidak akan pernah membuat orang caper merasa cukup./ Foto: Pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com

Saat orang caper mengatakan “Aku nggak pernah cukup baik”, mereka berharap mendapatkan respon bahwa itu tidak benar dan mereka cukup. Sayangnya, validasi dari orang lain sebanyak apa pun tidak akan pernah membuat orang caper merasa cukup. Orang lain pun juga punya batasan sehingga pada akhirnya, meyakinkan bahwa mereka cukup baik terus-menerus akan terasa melelahkan.

“Aku nggak punya teman baik”

Kalimat “Aku nggak punya teman baik”. Kalimat ini diucap orang caper untuk mendapat perhatian lebih dan merasa dihargai orang lain.

Kalimat “Aku nggak punya teman baik”. Kalimat ini diucap orang caper untuk mendapat perhatian lebih dan merasa dihargai orang lain./ Foto: Pexels.com/Alexander Suhorucov

Nggak semua orang bersungguh-sungguh ketika mengucapkan kalimat seperti ini. Mungkin ada orang yang benar-benar merasa kesepian dan terisolasi dari lingkungannya. Namun perasaan seperti ini yang justru dimanfaatkan Si Drama Queen untuk mendapatkan perhatian lebih dari orang lain. Ketika orang mengatakan “Aku nggak punya teman baik”, orang yang mendengar cenderung memberikan perhatian lebih kepadanya dan menunjukkan betapa dia dihargai orang lain. Inilah yang dicari orang yang sekadar caper, Beauties.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE