Umumnya, setiap orang tua tidak bermaksud untuk menyakiti perasaan anak. Namun, ketika sedang meluapkan amarah, mereka kerap mengucapkan kata-kata yang tanpa disadari bisa membekas dan menghancurkan harga diri anak.
Laman Psychology Today mengibaratkan orang tua yang mengasuh anak selayaknya sedang melipat seprai. Sekeras apa pun mencoba, hasilnya tidak akan pernah 100 persen sempurna.
Dalam situasi yang menegangkan, orang tua bisa mengucapkan kata-kata menyakitkan yang nantinya bisa disesali. Meski tampak tidak berbahaya, tetapi kalimat menyakitkan yang diutarakan orang tua bisa memengaruhi kesejahteraan emosional dan harga diri anak.
Berikut ini beberapa kalimat orang tua yang bisa menghancurkan harga diri anak.
1. “Kenapa kamu tidak bisa lebih baik dari kakak/adik/anak lain?”
Salah satu kalimat orang tua yang bisa menghancurkan harga diri anak adalah membandingkan seorang anak dengan saudara, teman sebaya, maupun orang lain. Membandingkan anak secara negatif dengan orang lain bisa membuatnya merasa kurang dihargai dan kurang percaya diri.
Anak bisa beranggapan jika dirinya belum mencapai standar orang tuanya dan pencapaiannya terasa tidak berharga. Selain itu, membandingkan anak dengan orang lain juga bisa menimbulkan rasa dendam.