5 Kalimat yang Digunakan Orang Narsis saat Pura-Pura Minta Maaf

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Selasa, 21 Apr 2026 19:30 WIB
1. “Maaf Kalau Kamu Merasa Tersinggung”
“Maaf Kalau Kamu Merasa Tersinggung” adalah Salah Satu Kalimat yang Digunakan Narsisis/Foto: Freepik/stockking

Beauties, kalimat yang digunakan orang narsis saat berpura-pura meminta maaf sering terdengar sangat meyakinkan. Sekilas, ucapan mereka bahkan terasa seperti permintaan maaf yang tulus.

Namun, jika diperhatikan lebih dalam, permintaan maaf mereka sering menyimpan makna yang berbeda. Mereka tidak akan mengakui kesalahannya dan biasanya akan membela diri. 

Menurut psikologi, permintaan maaf seperti ini dikenal sebagai permintaan maaf yang manipulatif. Dilansir dari Expert Editor dan Psychology Today, berikut beberapa kalimat yang sering digunakan oleh orang narsis saat mereka berpura-pura meminta maaf.

1. “Maaf Kalau Kamu Merasa Tersinggung”

“Maaf Kalau Kamu Merasa Tersinggung” adalah Salah Satu Kalimat yang Digunakan Narsisis/Foto: Freepik/stockking

Kalimat “maaf kalau kamu merasa tersinggung” ini sering terdengar seperti permintaan maaf. Padahal sebenarnya tidak ada pengakuan kesalahan mereka di dalamnya.

Alih-alih mengakui kesalahan, orang narsis sering mengarahkan perhatian pada perasaan orang lain. Mereka membuat situasinya terlihat jadi berbeda.

Akhirnya yang dipertanyakan justru reaksi korban. Seolah masalahnya muncul karena perasaan yang dianggap berlebihan.

2. “Aku Minta Maaf, Kamu Salah Paham”

“Aku Minta Maaf, Kamu Salah Paham” adalah Salah Satu Kalimat yang Digunakan Narsisis/Foto: Freepik/8photo

Kalimat “aku minta maaf, kamu salah paham” ini terdengar seperti cara untuk memperbaiki situasi. Namun, maknanya tidak selalu sesederhana itu.

Mereka tidak akan membahas kesalahan yang terjadi, pembicaraan malah diarahkan pada cara orang lain memahami kejadian tersebut.

Akhirnya orang yang mendengarnya bisa merasa bingung. Mereka mulai mempertanyakan apakah reaksinya memang terlalu sensitif atau seperti berlebihan.

3. “Maaf, Tapi Kamu yang Memulainya”

“Maaf, Tapi Kamu yang Memulainya” adalah Salah Satu Kalimat yang Digunakan Narsisis/Foto: Freepik/8photo

Kadang orang narsis memang mengucapkan kata maaf. Namun tidak lama setelah itu, mereka menambahkan alasan yang menyudutkan orang lain.

Kalimat seperti “maaf, tapi kamu yang memulainya” membuat kesalahan mereka terlihat seperti reaksi yang wajar. Padahal tanggung jawab atas kesalahan tetap ada pada mereka.

Permintaan maaf yang tulus seharusnya tidak disertai tuduhan. Jika masih menyalahkan orang lain, kemungkinan besar itu bukan penyesalan yang benar-benar tulus.

4. “Oke, Maaf, ya”

“Oke, maaf, ya” adalah Salah Satu Kalimat yang Digunakan Narsisis/Foto: Freepik

"Oke, maaf ya" jadi ucapan lain yang sering dilontarkan oleh orang narsis. Bukannya terasa tulus, kalimat itu justru terdengar seperti permintaan maaf yang dipaksakan.

Situasi ini sering membuat lawan bicara merasa tidak dihargai. Permintaan maaf terasa seperti formalitas agar masalah segera berakhir.

Padahal permintaan maaf yang tulus biasanya datang dengan kesadaran diri sendiri. Bukan sekadar kata, tetapi juga sikap yang menunjukkan penyesalan.

5. “Aku Kan Sudah Minta Maaf, Kamu Masih Mau Apa Lagi?”

“Aku Kan Sudah Minta Maaf, Kamu Masih Mau Apa Lagi?” adalah Salah Satu Kalimat yang Digunakan Narsisis/Foto: Freepik/8photo

Sekilas kalimat “aku kan sudah minta maaf, kamu masih mau apa lagi?” terdengar seperti tanda penyesalan, bukan? Namun sebenarnya ini lebih terasa seperti bentuk tekanan agar masalah cepat selesai.

Permintaan maaf yang tulus biasanya disertai usaha untuk memperbaiki keadaan. Bukan sekadar diucapkan saja, lalu berharap semuanya langsung dilupakan.

Sayangnya, orang narsis sering memakai kalimat ini untuk menghentikan percakapan. Fokusnya bukan lagi memahami perasaan orang lain, tetapi ingin segera menutup konflik.

Permintaan maaf seharusnya jadi cara untuk memperbaiki hubungan, bukan sekadar kata yang diucapkan agar masalah cepat selesai atau untuk menutupi kesalahan.

Jadi, Beauties, jika kamu pernah mendengar kalimat serupa, mungkin ini saatnya lebih peka terhadap apa yang sebenarnya terjadi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.