5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Egois, Terdengar Biasa tapi Menyakitkan

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Jumat, 06 Mar 2026 11:30 WIB
5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Egois, Terdengar Biasa tapi Menyakitkan
Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Egois/Foto: Freepik/cookie_studio

Beauties, ciri orang egois itu ternyata tidak selalu terlihat dari tindakanya. Kadang justru terasa dari cara seseorang berbicara.

Ada beberapa kalimat yang sering diucapkan orang egois mungkin terdengar sepele, tetapi menyimpan makna yang cukup dalam. Lama-lama, percakapan pun terasa tidak seimbang.

Kalimat-kalimat ini mungkin pernah kamu dengar juga. Yuk, kita bahas satu per satu supaya kamu lebih peka dan bisa menjaga batasanmu! Ini daftar kalimatnya yang telah dirangkum dari laman Parade dan YourTango.

1. “Sudah ya, Sekarang Giliran Ceritaku”

Sudah Ya, Sekarang Giliran Ceritaku/Foto: Freepik/lookstudio

Pernah tidak, kamu lagi cerita panjang lebar lalu tiba-tiba disela dengan kalimat, “udah ya, sekarang giliran ceritaku”? Sekilas terdengar seperti bercanda, tetapi rasanya seperti kurang dihargai. 

Psikolog Brittany McGeehan, Ph.D., menyebut kalimat seperti ini sebagai tanda obrolan yang tidak berjalan seimbang. Obrolan jadi terasa berat sebelah karena fokusnya selalu kembali ke diri mereka.

Menurut American Psychiatric Association, sikap yang terlalu fokus pada diri sendiri bisa terkait dengan pola kepribadian tertentu. Jika terus terjadi, hubungan jadi terasa melelahkan karena perhatian hanya pada satu arah saja.

2. “Yang Penting Aku Bahagia”

Yang Penting Aku Bahagia/Foto: Freepik/karlyukav

Kalimat seperti, “yang penting aku bahagia,” sekilas terdengar seperti self-love. Padahal, kalau selalu jadi alasan, itu bisa terasa egois.

Memang self-love itu penting, Beauties. Namun, hidup itu bukan hanya tentang diri sendiri, tapi juga tentang belajar peduli dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Menurut sebuah studi psikologi tahun 2017, orang yang terlalu mementingkan diri sendiri cenderung merasakan bahagia yang tidak stabil. Sebaliknya, peduli pada orang lain justru membuat rasa bahagia lebih tulus dan bertahan lama.

3. “Aku Hanya Jujur”

Aku Hanya Jujur/Foto: Freepik/freepik

Beauties, kalimat “aku hanya jujur” ini sering terdengar simpel dan apa adanya. Namun, kadang seperti ada nada yang justru terasa menyakitkan.

Ucapan ini sering dijadikan alasan untuk membenarkan ucapan yang terlalu blak-blakan. Seolah-olah kejujuran lebih penting daripada perasaan orang lain.

Berkata jujur tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain bisa jadi tanda sikap egois. Seharusnya itu bisa disampaikan dengan cara yang lebih hangat tanpa melukai perasaan orang lain.

4. “Aku Tidak Butuh Persetujuan Orang Lain”

Aku Tidak Butuh Persetujuan Orang Lain/Foto: Freepik/azerbaijan_stockers

Kalimat seperti "aku tidak butuh persetujuan orang lain" sering terdengar seperti bentuk kemandirian. Padahal, bisa jadi itu tanda mereka menutup diri dari masukan orang lain.

Memang, kita tidak harus hidup dari penilaian orang lain. Namun, tetap penting menyadari bahwa setiap sikap dan keputusan kita bisa berdampak pada sekitar.

Kalau ucapan ini terus diulang, bisa jadi itu bukan lagi soal percaya diri. Melainkan keinginan untuk berjalan sendiri tanpa peduli perasaan orang lain.

5. “Aku Pantas Mendapatkan yang Terbaik”

Aku Pantas Mendapatkan yang Terbaik/Foto: Freepik/teksomolika

Semua orang memang harus diperlakukan dengan baik. Namun, berbeda ceritanya ketika kalimat ini berubah jadi tuntutan untuk selalu diutamakan.

Ucapan seperti “aku pantas mendapatkan yang terbaik” kadang terdengar seperti bentuk percaya diri. Namun, pada sebagian orang, itu bisa menjadi tanda ingin diperlakukan lebih istimewa dari yang lain.

Mereka merasa kebutuhan dan keinginannya harus didahulukan. Jika terus dibiarkan, sikap seperti ini bisa membuat hubungan terasa berat karena semuanya berpusat pada satu orang saja.

Itulah lima kalimat yang sering diucapkan orang egois. Sekilas terdengar biasa, tetapi maknanya bisa membuat hubungan jadi kurang nyaman. Dengan lebih peka membaca pola ini, kamu bisa menjaga batasan diri.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE