5 Kalimat yang Terdengar Baik, tapi Sebaiknya Tidak Boleh Diucapkan ke Anak Menurut Pakar

Nadya Quamila | Beautynesia
Minggu, 28 Jun 2026 21:30 WIB
Kamu Harus Bersikap Baik
Kalimat yang Terdengar Baik, tapi Sebaiknya Tidak Boleh Diucapkan ke Anak Menurut Pakar/Foto: freepik.com/freepik

Mendidik anak agar bisa tumbuh menjadi sosok yang baik tentu bukan hal mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan orang tua, salah satunya cara bertutur kata. Orang tua akan berhati-hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata tidak baik, topik khusus orang dewasa, hingga bergosip.

Selain hal itu, rupanya ada beberapa kalimat yang tampaknya baik dan tidak berbahaya tetapi tidak disarankan diucapkan ke anak-anak. Kalimat-kalimat ini dianggap dapat mengaburkan makna dari pesan yang ingin disampaikan oleh orang tua ke anak dan hasilnya bisa jadi berbeda dari tujuan awal.

Kira-kira apa saja kalimatnya? Dan kalimat seperti apa yang sebaiknya diucapkan ke anak menurut pakar? Dirangkum dari Huff Post, simak ulasannya, yuk!

Ibu/Ayah Tidak Akan Membantumu

Pola asuh orang tua dapat memengaruhi perilaku anak di masa pertumbuhannya, termasuk dalam bertutur kata. Ada kalimat orang tua yang tanpa disadari bisa membuat anak manja, sehingga perlu berhati-hati dalam bertutur kata.

Kalimat yang Terdengar Baik, tapi Sebaiknya Tidak Boleh Diucapkan ke Anak Menurut Pakar/Foto: freepik.com/tirachardz

Mendorong anak untuk mandiri dan melakukan sesuatu sendiri adalah hal yang baik. Tujuannya adalah agar anak tidak menjaadi manja.

Namun, kalimat seperti "Ibu/Ayah tidak akan membantumu" rupanya bisa membuat anak jadi patah semangat, lho, Beauties.

"Hal ini juga bisa membuat mereka meminta tolong kepada orangtuanya di kemudian hari," ujar Whitney Raglin Bignall, direktur klinis asosiasi On Our Sleeves, menjelaskan kepada HuffPost.

Sebaliknya, Raglin Bignall menyarankan untuk menggunakan kalimat ini, “Coba dulu, kalau tidak berhasil, kita bisa bicarakan baik-baik.” Hal ini membuat anak tahu bahwa kamu percaya pada mereka, tetapi kamu juga siap memberikan dukungan saat dibutuhkan.

Kerja yang Bagus

Salah satu kebiasaan orang tua yang bisa membantu anak memiliki mental kuat yakni dengan mengajarkannya berpikir secara realistis

Kalimat yang Terdengar Baik, tapi Sebaiknya Tidak Boleh Diucapkan ke Anak Menurut Pakar/Foto: pexels.com/Ketut Subiyanto

Ketika anak melakukan hal terpuji, kebanyakan orangtua mungkin akan mengucapkan, "Kerja yang bagus." Namun, pujian ini dirasa kurang cukup spesifik bagi anakk.

"Itu tidak memberikan banyak wawasan tentang apa yang mereka lakukan dengan baik," kata Amy Jackson, kepala strategi pembelajaran dini di Primrose Schools.

Ketika anak melakukan sesuatu dengan benar, pujilah mereka secara spesifik. Kamu bisa memberitahu mereka perilaku mana yang bisa terus dilakukan. Contohnya, kamu bisa mengatakan, "Ibu melihat kamu membuang sampah di tempat sampah, terima kasih telah membantu menjaga rumah tetap bersih, ya!"

Kamu Harus Bersikap Baik

Perbedaan soft parenting dan gentle parenting. Apa itu soft parenting?/Foto: freepik.com/freepik

Kalimat yang Terdengar Baik, tapi Sebaiknya Tidak Boleh Diucapkan ke Anak Menurut Pakar/Foto: freepik.com/freepik

Anak-anak sering diberi nasihat agar berperilaku baik, misal saat bertamu ke rumah kerabat, pergi berjalan-jalan, dan situasi lainnya. Namun, kalimat "kamu harus bersikap baik" tidak cukup spesifik untuk membantu anak-anak. Anak-anak tidak selalu tahu seperti apa perilaku "baik" yang dimaksud dalam situasi tertentu.

Oleh karena itu, orangtua harus lebih jelas dalam memberikan arahan kepada anak. Misalnya, saat berbelanja ke pusat perbelanjaan, orangtua bisa mengucapkan, "Ibu ingin kamu tetap berada di dekat kereta belanja, dan hanya menyentuh makanan yang akan kita beli."

Itu Bukan Masalah Besar

Hubungan yang erat dan kuat antara orang tua dan anak mampu membuat mereka mampu mengatasi kesulitan yang dihadapi. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami yang namanya stres.

Kalimat yang Terdengar Baik, tapi Sebaiknya Tidak Boleh Diucapkan ke Anak Menurut Pakar/Foto: Pexels/Arina Krasnikova

Meskipun suatu masalah mungkin tampak sepele bagi orangtua, bukan berarti hal itu terasa sepele bagi anak, Beauties. Sering kali, orangtua mengatakan "ini bukan masalah besar" ketika anak-anak mengalami suatu hambatan.

"Pernyataan-pernyataan ini sering kali tidak menghargai perasaan anak," kata Raglin Bignall.

Pernyataan tersebut dapat membuat anak merasa bahwa perasaan mereka diabaikan, atau percaya bahwa perasaan mereka tidak dihargai.

"Hal itu juga dapat menyebabkan anak meragukan diri mereka sendiri dan keabsahan perasaan/pengalaman mereka," kata Jackson.

Lantas, bagaimana orangtua harus bersikap? Kamu bisa mencoba mengajukan pertanyaan terbuka pada anak, seperti, "Hal ini tampaknya sangat penting bagimu. Sekarang, coba beri tahu Ibu mengapa kamu marah."

Kenapa Tidak Bercerita Lebih Awal?

Deretan trik parenting dari peneliti Harvard untuk besarkan anak perempuan yang percaya diri

Kalimat yang Terdengar Baik, tapi Sebaiknya Tidak Boleh Diucapkan ke Anak Menurut Pakar/Foto: Freepik.com/The Yuri Arcurs Collection

Tidak semua anak ingin bercerita kepada orangtuanya ketika mengalami masalah. Namun, ketika anak akhirnya berani terbuka dan bercerita, tak sedikit orangtua yang bereaksi dengan berkata, "Kenapa kamu tidak bercerita lebih awal?"

Hindari mengucapkan kalimat itu, ya, Beauties. Buatlah anak merasa nyaman saat akhirnya mereka berani terbuka dan bercerita.

"Kita tidak ingin anak-anak merasa dihukum karena akhirnya mau terbuka," kata Raglin Bignall.

Coba ucapkan kalimat, "Terima kasih karena telah memberitahu Ibu soal hal ini." Ini membaut anak merasa bahwa orangtuanya siap mendengarkan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE