5 Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan saat Interview Kerja

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 16 Sep 2026 16:30 WIB
5 Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan saat Interview Kerja
Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan Saat Interview/Foto: Magnific

Sudah deg-degan dari rumah, lalu tiba-tiba interviewer memberikan pertanyaan yang tidak kamu duga? Tenang, situasi seperti ini memang bisa terjadi, tetapi ada beberapa kalimat yang tidak boleh diucapkan saat interview kerja.

Bukan berarti kamu harus punya jawaban sempurna untuk setiap pertanyaan. Justru, cara kamu merespons ketika tidak siap bisa menunjukkan kemampuan berpikir, profesionalisme, dan ketertarikanmu terhadap posisi tersebut.

Dilansir dari Indeed, ini daftar kalimat yang tidak boleh diucapkan saat interview kerja!

“Perusahaan Sebelumnya Buruk Banget”

Menjelek-jelekkan Perusahaan Sebelumnya/Foto: Magnific

Pertanyaan seperti, “Kenapa kamu mencari pekerjaan baru?” cukup sering muncul saat interview. Nah, ini bukan kesempatan untuk membongkar semua drama kantor lama, meskipun pengalamanmu memang kurang menyenangkan.

Hindari membicarakan mantan atasan, rekan kerja, atau perusahaan secara negatif. Sebaliknya, fokuskan jawaban pada hal yang ingin kamu dapatkan dari posisi baru dan bagaimana pengalaman sebelumnya membantumu berkembang.

Cara ini juga menunjukkan bahwa kamu mampu tetap profesional dalam situasi sulit. Selain itu, interviewer bisa lebih yakin bahwa kamu tidak akan membicarakan perusahaan mereka dengan buruk di kemudian hari.

“Saya Nggak Tahu”

Menjawab Tidak Tahu/Foto: Magnific

Bayangkan interviewer memberikan pertanyaan yang benar-benar belum pernah kamu persiapkan. Otak langsung blank, lalu refleks menjawab, “Saya nggak tahu.” Jangan buru-buru menyerah di situ, Beauties!

Kamu bisa meminta waktu sebentar untuk memikirkan jawabannya. Kalau membutuhkan konteks tambahan, kamu juga dapat meminta interviewer menjelaskan pertanyaannya lebih lanjut.

Respons tersebut memberi kesempatan untuk memperlihatkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah. Jadi, ketika tidak tahu jawabannya, bukan berarti percakapan harus langsung kehilangan arah.

“Jawabannya Ada di CV Saya”

Meminta Interviewer Mencari Jawaban di CV/Foto: Magnific

Memang benar, jawabannya mungkin sudah tertulis di CV. Namun, kalau interviewer tetap menanyakannya, kemungkinan mereka ingin mendengar penjelasan lebih detail darimu.

Daripada menjawab singkat, gunakan kesempatan tersebut untuk memberikan contoh. Ceritakan pengalaman tertentu yang menunjukkan keterampilanmu dan jelaskan kaitannya dengan posisi yang sedang kamu incar.

Dengan begitu, interviewer tidak hanya melihat daftar pengalaman. Mereka juga bisa memahami bagaimana kamu menerapkan kemampuan tersebut dalam situasi nyata.

“Saya Nggak Punya Pertanyaan”

Tidak Aktif Bertanya/Foto: Magnific

Biasanya, interviewer akan memberikan kesempatan bertanya menjelang akhir sesi. Jangan langsung menjawab, “Nggak ada, Kak,” lalu berharap sesi cepat selesai.

Justru, ini kesempatan bagus untuk menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik dengan perusahaan dan posisi tersebut. Kamu bisa menanyakan ekspektasi untuk posisi tersebut atau seperti apa pekerjaan sehari-harinya.

Tidak perlu menyiapkan pertanyaan yang terlalu rumit. Pertanyaan sederhana tetapi relevan sudah cukup menunjukkan bahwa kamu datang dengan persiapan.

Jawaban Terlalu Hafalan atau Penuh Klise

Memberikan Jawaban Terlalu Klise/Foto: Magnific

Mempersiapkan jawaban sebelum interview jelas penting. Namun, jangan sampai seluruh jawaban terdengar seperti membaca skrip yang sudah dihafalkan semalaman.

Salah satu contoh klise adalah, “Kelemahan saya adalah terlalu perfeksionis.” Jawaban seperti ini terlalu sering digunakan, sehingga interviewer mungkin tidak mendapatkan gambaran sebenarnya tentang dirimu.

Cobalah menceritakan pengalaman yang pernah menjadi tantangan dan apa yang kamu pelajari darinya. Jawaban yang jujur dan spesifik biasanya membuatmu lebih mudah diingat sebagai kandidat.

Jadi, sebelum masuk ruang interview, jangan cuma menghafalkan jawaban. Siapkan juga cara berpikirnya, karena pertanyaan tak terduga justru bisa menjadi kesempatanmu untuk terlihat lebih menonjol. Semangat, ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE