5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Membantu Anak Tumbuh Lebih Percaya Diri

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Senin, 15 Jun 2026 20:00 WIB
Beri Kesempatan Anak Mencoba Sendiri
Ilustrasi anak eksplorasi pengalaman/freepik: jcomp

Kepercayaan diri merupakan salah satu bekal penting yang dibutuhkan anak untuk menghadapi berbagai tantangan dalam hidup. Anak yang percaya diri cenderung lebih berani mencoba hal baru, mampu mengungkapkan pendapat, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Sayangnya, rasa percaya diri tidak muncul begitu saja, melainkan perlu dibangun melalui pengalaman dan pola asuh yang tepat sejak dini.

Kabar baiknya, orang tua tidak selalu harus melakukan hal-hal besar untuk menumbuhkan rasa percaya diri si kecil. Justru, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional anak.

Lalu, kebiasaan apa saja yang bisa membantu anak tumbuh lebih percaya diri, Beauties?

Beri Kesempatan Anak Mencoba Sendiri

Ilustrasi anak eksplorasi pengalaman/freepik: jcomp

Orang tua sering kali ingin membantu anak menyelesaikan segala sesuatu agar lebih cepat. Namun, membiarkan anak mencoba memakai baju sendiri, merapikan mainan, atau menyelesaikan tugas sederhana sesuai usianya justru dapat melatih rasa mampu dalam dirinya. Ketika anak berhasil melakukan sesuatu secara mandiri, ia akan merasa lebih yakin terhadap kemampuannya.

Menurut Dr. Tovah Klein, penulis How Toddlers Thrive, memberi anak kesempatan untuk mencoba sendiri membantu membangun rasa kompeten dan kemandirian yang menjadi dasar kepercayaan diri.

Berikan Pujian pada Usaha, Bukan Hanya Hasil

Ilustrasi memberi pujian pada anak/freepik: freepik

Memberikan apresiasi atas usaha yang dilakukan anak dapat membuatnya lebih berani mencoba tanpa takut gagal. Misalnya, pujilah ketekunan anak saat belajar atau berlatih, bukan hanya ketika ia mendapatkan nilai tinggi atau menang dalam perlombaan. Cara ini membantu anak memahami bahwa proses belajar sama pentingnya dengan hasil akhir.

Menurut Dr. Carol Dweck, profesor psikologi di Stanford University, pujian terhadap usaha dapat membantu membentuk growth mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan dan kerja keras.

Biasakan Mendengarkan Pendapat Anak

Ilustrasi kedekatan anak dan ibu/Freepik: freepik

Melibatkan anak dalam percakapan sederhana dan mendengarkan pendapatnya membuat mereka merasa dihargai. Orang tua dapat mengajak anak berdiskusi mengenai pilihan pakaian, menu makan malam, atau kegiatan akhir pekan. Kebiasaan ini membantu anak belajar mengungkapkan pikiran dan merasa bahwa suaranya memiliki nilai.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), komunikasi yang hangat dan responsif antara orang tua dan anak berperan penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak.

Hindari Terlalu Sering Membandingkan Anak

Ilustrasi membandingkan anak/Freepik: peoplecreations

Membandingkan anak dengan saudara, teman, atau anak lain dapat membuatnya merasa kurang mampu dan kehilangan kepercayaan diri. Sebaliknya, fokuslah pada perkembangan dan pencapaian anak dibandingkan dengan dirinya sendiri di masa lalu.

Cara ini membantu anak memahami bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan waktu berkembang yang berbeda. Perbandingan yang terus-menerus dapat menurunkan harga diri anak dan menghambat perkembangan rasa percaya dirinya.

Ajarkan Anak Menghadapi Kegagalan dengan Positif

Ilustrasi memberikan masukan positif/Freepik: freepik

Kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Saat anak gagal, orang tua sebaiknya tidak langsung menyalahkan atau mengambil alih masalahnya, tetapi membantu anak memahami apa yang bisa dipelajari dari pengalaman tersebut. Dengan begitu, anak akan melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk berkembang, bukan alasan untuk menyerah.

Menurut American Psychological Association (APA), kemampuan bangkit dari kegagalan atau resilience dapat membantu anak menghadapi tantangan hidup dengan lebih percaya diri dan optimis.

Memberi kesempatan anak mandiri, menghargai usahanya, mendengarkan pendapatnya, menghindari perbandingan, dan mengajarkan cara menghadapi kegagalan dapat membantu membangun rasa percaya diri anak sejak dini.

__ 


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.