Curhat kepada orang terdekat menjadi kebiasaan banyak orang ketika seseorang sedang berada di titik terendahnya atau sedang stres. Sayangnya, tidak semua orang termasuk pendengar yang baik.
Bahkan, ada orang-orang tertentu yang suka adu nasib ketika orang lain sedang mengutarakan keluhannya. Perilaku egois yang dilakukan berulang-ulang bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman dan kurang dihargai.
Berikut ini beberapa kebiasaan orang yang suka adu nasib saat temannya curhat.
1. Mereka Merasa Perlu Mengalahkan Cerita Orang Lain
Ketika curhat dengan orang lain tentang hal-hal yang membuatmu stres, kamu tentu ingin orang lain berempati dan mendengarkan ceritamu.
Sayangnya, orang-orang yang suka adu nasib merasa dirinya perlu mengalahkan cerita menyedihkanmu. Mereka cenderung mementingkan urusannya sendiri dan kecanduan validasi. Alhasil, dibandingkan berempati terhadapmu, mereka justru mengutarakan pengalamannya yang dirasa lebih unggul darimu.