5 Kebiasaan Sepele yang Membuat Pagi Terasa Lebih Berat

Ayuliy Lestari | Beautynesia
Sabtu, 12 Sep 2026 09:30 WIB
3. Bangun dalam Kondisi Kamar yang Gelap
Bangun dalam kondisi kamar yang gelap membuat pagi terasa berat / Foto: Freepik.com / Freepik

Pagi seharusnya menjadi kesempatan untuk memulai hari dengan lebih tenang. Namun, ada kalanya baru membuka mata saja kamu sudah merasa malas, lelah, dan ingin kembali ke tempat tidur. Padahal, malam sebelumnya kamu merasa sudah cukup beristirahat. Bisa jadi, bukan paginya yang bermasalah, tapi beberapa kebiasaan kecil yang dilakukan sejak bangun tidur.

Tanpa disadari, cara kamu mengawali beberapa menit pertama setelah bangun dapat memengaruhi suasana hati dan energi sepanjang hari. Kebiasaan seperti terus menekan tombol snooze, langsung membuka media sosial, atau melewatkan sarapan mungkin terlihat sepele, tapi jika dilakukan terus-menerus bisa membuat pagi terasa lebih berat. Berikut 5 kebiasaan sepele yang membuat pagi terasa lebih berat.

1. Terlalu Sering Menekan Tombol Snooze

Terlalu sering menekan tombol snooze membuat pagi terasa berat / Foto: Freepik.com / Freepik

Rasanya memang menyenangkan mendapatkan tambahan waktu tidur beberapa menit. Namun, berulang kali menekan snooze justru dapat membuatmu terbangun dalam kondisi lebih berat. Ketika kamu kembali tertidur setelah alarm berbunyi, tubuh dapat memasuki tahap tidur baru yang kemudian terputus lagi.

Dikutip dari Sleep Research, penggunaan tombol snooze dapat memengaruhi proses bangun dan menyebabkan tidur menjadi terfragmentasi. Jika memungkinkan, letakkan alarm sedikit jauh dari tempat tidur agar kamu perlu bangun untuk mematikannya.

2. Langsung Mengecek HP Begitu Membuka Mata

Langsung mengecek HP begitu membuka mata / Foto: Freepik.com / Freepik

Notifikasi pekerjaan, berita, pesan, dan media sosial bisa langsung memenuhi pikiran sebelum kamu benar-benar siap memulai hari. Akibatnya, kamu mungkin merasa harus merespons banyak hal sejak menit pertama setelah bangun. Cobalah memberikan jeda 15–30 menit sebelum membuka HP. Gunakan waktu tersebut untuk minum air, membuka tirai, mandi, atau sekadar duduk sebentar. Pagi pun terasa lebih seperti milikmu, bukan langsung menjadi milik berbagai notifikasi.

3. Bangun dalam Kondisi Kamar yang Gelap

Bangun dalam kondisi kamar yang gelap membuat pagi terasa berat / Foto: Freepik.com / Freepik

Cahaya pagi membantu tubuh mengenali bahwa waktunya untuk bangun dan aktif. Jika kamu terus berada di ruangan gelap setelah alarm berbunyi, tubuh mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk beralih dari kondisi tidur ke kondisi terjaga. Penelitian dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menunjukkan bahwa paparan cahaya berperan penting dalam mengatur ritme sirkadian. Setelah bangun, coba buka tirai atau keluar sebentar untuk mendapatkan cahaya alami.

4. Langsung Memikirkan Semua Pekerjaan Hari Itu

Langsung memikirkan semua pekerjaan Saat bangun / Foto: Freepik.com / Freepik

Begitu membuka mata, kamu mungkin sudah memikirkan email yang belum dibalas, pekerjaan yang menunggu, atau berbagai urusan rumah. Kebiasaan ini membuat pikiran terasa sibuk bahkan sebelum aktivitas dimulai. Kamu bisa mencoba menuliskan beberapa tugas utama daripada memikirkan semuanya sekaligus. Dengan begitu, otak memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang perlu dilakukan dan tidak harus membawa seluruh daftar pekerjaan di kepala.

5. Tidur Terlalu Larut demi “Waktu untuk Diri Sendiri”

Tidur terlalu larut malam demi Me Time / Foto: Freepik.com / Freepik

Setelah menjalani hari yang sibuk, malam sering terasa seperti satu-satunya waktu yang benar-benar bebas. Kamu akhirnya memilih tidur lebih larut untuk scrolling, menonton, atau melakukan hal yang disukai. Sayangnya, kebiasaan ini bisa mengurangi durasi tidur dan membuat pagi terasa jauh lebih berat.

Studi dalam Frontiers in Psychology menemukan bahwa bedtime procrastination berkaitan dengan durasi tidur yang lebih pendek dan kualitas tidur yang lebih buruk. Memberikan waktu untuk diri sendiri tetap penting, tapi jangan sampai seluruh “waktu me time” dibayar dengan mengorbankan tidur.

Kelima kebiasaan sepele di atas membuat pagi terasa lebih berat karena cara kamu memulai hari ternyata dapat memengaruhi bagaimana pagi terasa. Bukan berarti kamu harus memiliki rutinitas pagi yang panjang atau sempurna.

Cukup mulai dari perubahan kecil. Kurangi menekan snooze, beri jeda sebelum membuka HP, biarkan cahaya pagi masuk, dan hindari membawa seluruh beban pekerjaan ke tempat tidur. Pagi yang lebih ringan tidak harus dimulai dengan bangun penuh semangat. Terkadang, cukup dengan memberi tubuh dan pikiran sedikit ruang untuk benar-benar terbangun.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE