5 Kebiasaan yang Diam-Diam Membuat Tagihan Listrik Membengkak

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Senin, 19 Oct 2026 16:30 WIB
5 Kebiasaan yang Diam-Diam Membuat Tagihan Listrik Membengkak
Kebiasaan yang Membuat Tagihan Listrik Meningkat/Foto: Magnific

Listrik sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Namun, pernah merasa sudah berusaha menggunakan listrik seperlunya, tetapi tagihan listrik tetap terasa lebih besar dari biasanya?

Bisa jadi, masalahnya bukan karena satu perangkat yang digunakan terus-menerus, melainkan kebiasaan kecil yang dilakukan tanpa sadar.

Dilansir dari Morgen, beberapa aktivitas yang terlihat sepele ternyata dapat membuat konsumsi listrik bertambah jika dilakukan terus-menerus. Yuk, coba cek lagi kebiasaan di rumah. Siapa tahu, ada yang selama ini ikut membuat tagihan listrik membengkak!

Menggunakan Lampu Berdaya Besar di Ruangan yang Tidak Membutuhkannya

Menggunakan Lampu Berdaya Besar/Foto: Magnific

Masih menggunakan lampu dengan watt besar untuk ruangan yang sebenarnya tidak membutuhkan pencahayaan terlalu terang? Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, tetapi jika berlangsung setiap hari, konsumsi listriknya bisa ikut bertambah.

Coba sesuaikan daya lampu dengan ukuran dan fungsi ruangan. Untuk area yang tidak membutuhkan cahaya terlalu terang, gunakan lampu dengan daya yang lebih rendah. Kamu juga bisa beralih ke lampu LED yang lebih efisien untuk penggunaan sehari-hari.

Jadi, bukan berarti rumah harus dibuat redup. Kuncinya adalah menggunakan pencahayaan secukupnya sesuai kebutuhan.

Membiarkan Peralatan Elektronik dalam Mode Standby

Alat Elektronik Selalu Standby/Foto: Magnific

“Kan cuma standby, bukan lagi dipakai.” Kalau kamu sering berpikir seperti ini, coba mulai perhatikan perangkat elektronik di rumah, Beauties.

Televisi, microwave, charger, dan berbagai perangkat lain yang tetap terhubung ke sumber listrik dapat terus menarik sejumlah daya meski sedang tidak digunakan. Kondisi ini sering disebut sebagai phantom load atau konsumsi listrik siaga.

Memang, penggunaan listrik dari satu perangkat mungkin terlihat kecil. Namun, coba bayangkan jika banyak perangkat melakukan hal yang sama setiap hari.

Agar lebih hemat listrik, cabut perangkat yang tidak digunakan atau gunakan terminal listrik dengan saklar. Dengan begitu, kamu bisa memutus aliran listrik ke beberapa perangkat sekaligus tanpa harus mencabut satu per satu.

Terlalu Sering Mengandalkan AC

Sering Mengandalkan AC/Foto: Magnific

AC memang jadi penyelamat ketika udara sedang panas. Tetapi kalau hampir setiap saat menyala dan digunakan secara berlebihan, jangan kaget kalau konsumsi listrik di rumah ikut meningkat.

Sebelum menyalakan AC, coba manfaatkan ventilasi dan sirkulasi udara alami jika kondisi memungkinkan. Tirai juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam ruangan.

Ketika memang perlu menggunakan AC, pilih perangkat yang efisien dan gunakan sesuai kebutuhan. Jangan lupa, lampu LED juga bisa menjadi pilihan karena menghasilkan panas yang lebih rendah dibandingkan beberapa jenis lampu lain.

Dengan mengatur penggunaan pendingin dan pencahayaan secara bersamaan, kamu bisa membuat ruangan tetap nyaman tanpa membebani penggunaan listrik secara berlebihan.

Membiarkan Lampu dalam Kondisi Berdebu

Tidak Membersihkan Lampu/Foto: Magnific

Kapan terakhir kali kamu membersihkan lampu di rumah? Kalau jawabannya nggak ingat, mungkin sudah waktunya mengecek bagian tersebut.

Debu yang menumpuk pada lampu dan perlengkapannya dapat membuat cahaya yang dihasilkan terasa lebih redup. Akibatnya, kamu mungkin menyalakan lebih banyak lampu atau memilih lampu dengan daya lebih besar agar ruangan terasa terang.

Padahal, masalahnya bisa saja bukan pada lampunya, melainkan karena permukaannya kotor. Membersihkan lampu secara rutin dapat membantu pencahayaan tetap optimal tanpa harus menambah penggunaan daya.

Kebiasaan kecil ini memang nggak langsung terasa di tagihan listrik. Namun, menjaga lampu tetap bersih bisa menjadi bagian dari penggunaan energi yang lebih efisien.

Terlalu Lama Membuka Pintu Kulkas

Terlalu Lama Membuka Pintu Kulkas/Foto: Magnific

Pernah membuka kulkas sambil bengong memilih makanan? Padahal, semakin lama pintu kulkas terbuka, semakin banyak udara hangat yang masuk ke dalamnya.

Kulkas kemudian perlu bekerja lebih keras untuk mengembalikan suhu bagian dalam agar tetap dingin. Jika kebiasaan ini dilakukan berulang kali, efisiensi penggunaan energinya juga dapat terganggu.

Supaya lebih hemat listrik, biasakan mengambil barang yang diperlukan dengan cepat dan segera tutup kembali pintu kulkas. Periksa juga kondisi karet pada pintu untuk memastikan penutupannya tetap rapat.

Selain itu, letakkan kulkas di area yang memiliki sirkulasi udara baik dan jauh dari sumber panas. Penempatan yang tepat dapat membantu perangkat bekerja dengan lebih efisien.

Menghemat listrik nggak berarti harus mengurangi kenyamanan di rumah. Sering kali, langkah sederhananya justru dimulai dari memperhatikan kembali kebiasaan yang dilakukan setiap hari.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE