sign up SIGN UP

5 Kiat Mudah Melatih Fokus, Salah Satunya Tinggalkan Kebiasaan Multitasking

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Minggu, 19 Sep 2021 22:30 WIB
5 Kiat Mudah Melatih Fokus, Salah Satunya Tinggalkan Kebiasaan Multitasking
caption

Fokus merupakan kemampuan berkonsentrasi pada suatu hal yang sedang dikerjakan. Sejatinya, fokus merupakan salah satu kunci utama untuk menghasilkan kinerja terbaik. Sebagaimana ungkapan Bill Gates "mempertahankan fokus adalah kunci sukses. Anda seharusnya memahami bidang kompetensi Anda, keterampilan Anda dan menghabiskan waktu serta energi Anda di sana".

Namun sayangnya mendapatkan fokus tidak semudah mengatakannya. Distraksi atau gangguan kerap kali datang dan membuat sulit fokus. Namun Beauties tidak perlu khawatir karena beberapa cara di bawah ini bisa diterapkan untuk mendapatkan fokus yang baik.

1. Beri Penilaian Terhadap Fokus yang Dimiliki

Menilai fokus mental/ Foto: Pexels.com/Craig Adderley
Menilai fokus mental/ Foto: Pexels.com/Craig Adderley

Bagi sebagian orang, menilai diri sendiri terkadang cukup sulit untuk dilakukan. Namun, ketahuilah bahwa banyak aspek peningkatan kualitas diri yang bisa dimulai dari menilai diri sendiri. Salah satunya saat kamu ingin meningkatkan fokus, Beauties.

Dikutip dari Very Well Mind, penilaian itu bisa dicoba dengan melihat beberapa indikasi fokus yang ada pada diri. Apabila kamu merasa mampu menetapkan tujuan dengan jelas, memecah tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil secara bijak dan memiliki kewaspadaan yang baik untuk berbagai hal, maka bisa dikatakan tingkat fokus yang dimiliki sudah tergolong baik.

Namun sebaliknya, jika masih sering melamun, kesulitan mengukur progress kinerja dan sulit terbebas dari distraksi, maka bisa diindikasikan bahwa kamu memiliki gangguan fokus, Beauties.

2. Hilangkan Gangguan

Menghilangkan distraksi yang diterima/ Foto: Pexel.com/Ketut Subiyanto
Menghilangkan distraksi yang diterima/ Foto: Pexel.com/Ketut Subiyanto

Tidak bisa dipungkiri, gangguan atau distraksi yang ada dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam bentuknya. Handphone yang berdering, notifikasi chat yang masuk di layar laptop, si buah hati yang mengajak bermain atau bahkan rekan kantor yang mengajak hangout di kala tugas belum selesai.

Hal ini seringkali menjadi penghalang untuk dapat berkonsentrasi dengan baik pada pekerjaan ataupun tugas yang sedang dilakukan. Oleh sebab itu, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan meminimalkan sumber gangguan. Meskipun tidak selalu mudah, setidaknya kamu berusaha untuk meredamnya.

Matikan notifikasi chat saat sedang bekerja, atur handphone dalam mode senyap tanpa getar, bekerjalah di ruangan yang nyaman dan minim gangguan. Apabila memungkinkan, kamu juga bisa memberitahu orang-orang di sekitar bahwa dalam jangka waktu tertentu, kamu tidak bisa diajak berkomunikasi karena sedang mengerjakan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi tinggi. 

3. Katakan Tidak pada Multitasking

Kegiatan multitasking/ Foto: Pexels.com/George Milton
Kegiatan multitasking/ Foto: Pexels.com/George Milton

Mungkin Beauties pernah berpikir bahwa multitasking merupakan cara yang tepat untuk dapat menyelesaikan banyak hal secara cepat. Pemikiran ini boleh-boleh saja, namun tidak disarankan. Apalagi hal yang sedang dikerjakan lebih menitikberatkan pada kualitas dibanding kuantitas.

Multitasking atau menyelesaikan beberapa tugas sekaligus dapat mengurangi produktivitas dan membuat sulit untuk melihat sesuatu secara detail, lho. Ingat Beauties, fokus itu butuh energi dan sumber daya yang ada dalam diri kita untuk itu cukup terbatas.

Kerjakanlah satu persatu dengan tidak menggabungkan jenis yang satu dengan jenis yang lainnya. Hal ini bisa membantu untuk mendapatkan fokus penuh ketika mengerjakan pekerjaan tersebut.

Filosofis sederhananya bisa dipelajari lewat perumpamaan yaitu saat kamu mencoba membagi rata cahaya senter di ruangan gelap dan luas, maka isi ruangan yang terlihat tidak akan jelas dan detail. Sebaliknya, jika kamu memfokuskan cahaya senter pada sebuah benda di suatu ruangan, maka benda itu akan terlihat dengan jelas.

4. Hiduplah pada Saat Ini

Menikmakti detik kehidupan/ Foto: Pexels.com/Mental Health America (MHA)
Menikmakti detik kehidupan/ Foto: Pexels.com/Mental Health America (MHA)

Kedengarannya memang simpel, namun kalimat 'hiduplah saat ini' begitu sarat akan makna, lho. Beauties mungkin pernah merenungkan masa lalu dan menyesali hal-hal buruk yang sudah terjadi atau mengkhawatirkan masa depan yang masih menjadi misteri.

Biasanya, jika sudah terbelenggu pada penyesalan masa lalu dan kekhawatiran masa depan, momen-momen yang sedang berlangsung jadi terabaikan. Alhasil, fokus pun tidak lagi dicapai untuk memaksimalkan usaha hari ini demi masa depan.

Perlu digarisbawahi bahwa seburuk apapun masa lalu, kamu tidak akan bisa mengubahnya dan secemas apapun tentang masa depan, kamu bukanlah penentu hasilnya. Tugas kamu hanyalah berusaha, dan usaha itu bisa kamu mulai dari hari di mana kamu masih hidup.

Jadikan masa lalu sebagai pelajaran dan jadikan cita-cita masa depan sebagai motivasi supaya lebih giat dalam mengusahakan proses pencapaiannya. Manfaatkanlah momen hari di mana kamu masih hidup, sehat, bernapas dengan lega dan bisa melakukan berbagai hal sebaik-baiknya.

5. Istirahat Sejenak

Istirahat untuk pulihkan kesehatan mental/Foto: Pexels.com/Trần Long
Istirahat untuk pulihkan kesehatan mental/Foto: Pexels.com/Trần Long

Pernahkah kamu mencoba untuk fokus pada hal sama dalam jangka waktu yang lama, Beauties? Jika ya, maka biasanya setelah beberapa saat, fokus tersebut mulai rusak dan membuat sulit untuk mengerjakan tugas dengan baik dan teliti. Lebih menyedihkan lagi, kinerja yang dihasilkan menjadi tidak maksimal.

Ternyata, ilmu psikologi sendiri sudah aware akan hal ini, lho. Oleh karenanya, para peneliti menyarankan untuk beristirahat sejenak supaya fokus kembali meningkat dan segala sesuatu sedang dikerjakan bisa lebih maksimal.

Untuk itu apabila sedang mengerjakan tugas yang berkepanjangan, pastikan bahwa kamu akan mengambil jeda sejenak di sela-sela pekerjaan tersebut, Beauties. Hal ini akan memberikan dampak positif terhadap hasil pekerjaan. Semangat!


Our Sister Site

mommyasia.id