5 Perbedaan Orang yang Benar-benar Baik Hati dan Cuma Pura-pura

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 27 Jan 2026 10:30 WIB
5 Perbedaan Orang yang Benar-benar Baik Hati dan Cuma Pura-pura
5 Perbedaan Orang yang Benar-benar Baik Hati dan Cuma Pura-pura/ Foto: Pexels.com/Monstera Productions

Menunjukkan sikap baik hati bukan hanya membuat orang lain bahagia, tapi juga diri sendiri. Sayangnya, ada pula orang yang hanya berpura-pura baik demi mendapatkan keuntungan tertentu atau sekadar menjaga citra diri.

Kendati demikian, ada lho yang membedakan orang yang menunjukkan kebaikan dengan tulus dengan mereka yang tidak. Orang yang benar-benar baik hati akan konsisten dalam kebaikannya, berani mengatakan tidak dan menetapkan batasan, dan kebaikannya juga dilandaskan rasa hormat. Simak, yuk!

1. Sikap Baik Hati yang Tulus Didasari Rasa Hormat

Orang baik hati selalu menghormati dan menghargai orang lain. Mereka mendasari perbuatannya atas rasa hormat.

Orang baik hati selalu menghormati dan menghargai orang lain. Mereka mendasari perbuatannya atas rasa hormat./ Foto: Pexels.com/Mental Health America

Orang yang benar-benar baik hati akan selalu menghormati dan menghargai orang lain. Itulah yang mendasari perbuatannya. Mengutip dari situs ABC, cara seseorang yang hanya berpura-pura baik hati akan gagal karena dalam dirinya, dia tidak menghormati orang lain. Perlakuan baik kepada orang lain menunjukkan orang tersebut setara dengan kita sehingga perlu didengarkan, dipahami, dan dihargai. Maka dari itu, ketika mereka berbuat baik, mereka tidak mengharapkan imbalan.

2. Orang yang Baik Hati Jujur Terhadap Emosinya

Orang baik hati jujur terhadap perasaan. Mereka mempertimbangkan perasaan orang lain tapi tetap memprioritaskan diri mereka sendiri.

Orang baik hati jujur terhadap perasaan. Mereka mempertimbangkan perasaan orang lain tapi tetap memprioritaskan diri mereka sendiri./ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Orang yang benar-benar baik hati jujur dan terbuka terhadap emosi. Mereka tidak takut mengomunikasikan apa yang mereka rasakan. Inilah yang membuat mereka tulus akan kebaikan yang diberikan. Alih-alih menjadi people-pleaser, mereka akan berusaha untuk mempertimbangkan perasaan orang lain tapi tetap memprioritaskan diri mereka sendiri.

3. Orang yang Baik Hati Berani Berkata “Tidak” dan Berkompromi

Orang baik hati berani berkata tidak untuk menegaskan boundary. Mereka akan berkompromi dan mengambil jalan tengah.

Orang baik hati berani berkata tidak untuk menegaskan boundary. Mereka akan berkompromi dan mengambil jalan tengah./ Foto: pexels.com/MikhailNilov

Oleh karena itu, orang yang baik hati juga berani berkata “tidak” dan mengambil jalan tengah. Sebaliknya, orang yang hanya berpura-pura baik akan langsung mengatakan “iya” walaupun ingin mengatakan “tidak” hanya untuk menjaga kedamaian hubungan tapi mengabaikan batasan diri.

4. Menunjukkan Kasih Sayang yang Konsisten

Orang baik menunjukkan kasih sayang secara konsisten, bukan hanya saat ada keinginan tertentu.

Orang baik menunjukkan kasih sayang secara konsisten, bukan hanya saat ada keinginan tertentu./ Foto: Pexels.com/Mental Health America

Orang yang baik hati juga selalu menunjukkan kasih sayang. Hal ini diberikannya secara konsisten, bukan hanya saat ada keinginan tertentu. Melansir YourTango, konsistensi ini berasal dari harga diri untuk diri mereka sendiri dan keyakinan bahwa setiap orang memiliki nilai intrinsik. Maka dari itu, Beauties, rasa kasih sayang ini tidak hanya ditujukan untuk orang lain, tapi juga pada diri sendiri.

5. Ada untuk Orang Lain Saat Suka dan Duka

Orang baik hati akan hadir untuk orang yang mereka sayangi. Nggak hanya saat mereka membutuhkan saja, tapi saat mereka bahagia sekalipun.

Orang baik hati akan hadir untuk orang yang mereka sayangi. Nggak hanya saat mereka membutuhkan saja, tapi saat mereka bahagia sekalipun./ Foto: Pexels.com/Ivan S

Ciri orang baik hati lain yang menunjukkan ketulusan adalah mereka akan hadir untuk orang yang disayanginya, baik saat suka maupun duka. Misalnya saat temannya sedang sedih, mereka akan bersamanya untuk mendengar segala curhatan. Sebaliknya, ketika sedang merayakan sesuatu, orang yang baik juga akan hadir untuk ikut merayakannya tanpa ragu-ragu.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE