Pelecehan adalah perilaku tidak pantas yang bisa menyebabkan kerugian, rasa sakit, atau ketidaknyamanan pada individu atau kelompok tertentu. Pelecehan sendiri ada banyak jenisnya, seperti pelecehan seksual, pelecehan verbal, pelecehan finansial, pelecehan emosional, dan masih banyak lagi. Apa pun jenisnya, pelecehan tetaplah pelecehan.
Masalahnya, masyarakat telah menormalisasi segala bentuk tindakan yang sebenarnya merupakan tanda pelecehan, seperti memukul anak dianggap sebagai bentuk mendisiplinkan anak. Hal yang sama pun juga terjadi dalam hubungan.
Beberapa perilaku kecil yang mungkin terlihat biasa saja, bisa jadi merupakan tanda pelecehan emosional. Berikut 5 di antaranya seperti yang telah dilansir dari Your Tango.
1. Kritik
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/timeimage |
Entah kamu atau pasangan, pasti kalian pernah saling mengkritik satu sama lain. Perilaku ini merupakan tanda pelecehan emosional yang bisa merusak hubungan. Bahkan dalam hubungan yang kamu pikir aman dan sehat sekali pun, kritik bisa sangat menyakitkan dan menunjukkan bahwa kita telah menormalisasi sikap kritis terhadap orang lain daripada bersikap baik.
Mengkritisi hal-hal buruk dan tidak pernah memikirkan hal-hal baik adalah cara untuk menghancurkan hubungan. Daripada saling menjelekkan keburukan satu sama lain, cobalah untuk memberikan kritik yang membangun seperti umpan balik yang tidak menghakimi.