5 Tanda Lingkungan Kerja Toksik yang Penting Diketahui Karyawan

Gita Welastiningtias | Beautynesia
Senin, 27 Jul 2026 07:15 WIB
2. Sering Membicarakan Orang Lain
Sering membicarakan orang lain/foto: magnific.com/garetsvisual

Beauties pernah nggak merasa hari-hari di kantor stres dan bawaannya nggak semangat? Perasaan negatif yang muncul karena tekanan pekerjaan itu sebenarnya wajar, namun kalau terus menerus terjadi bisa saja masalahnya ada di lingkungan kerjamu.

Idealnya, lingkungan kerja seharusnya bisa mendukung produktivitas karyawan sehingga bisa semangat menyelesaikan pekerjaan. Lingkungan kerja yang tepat seharusnya bisa menghargai dan memberi rasa nyaman kepada para pegawainya.

Namun terkadang, ada lingkungan kerja yang bukan memotivasi karyawan melainkan menjadi sumber stres mereka. Lingkungan seperti ini biasanya disebut dengan toxic workplace yang ditandai dengan beberapa ciri berikut. Yuk, simak!

1. Komunikasi yang Buruk

Komunikasi yang buruk/foto: magnific.com/DC Studio

Mengutip HAYS, tanda lingkungan kerja toksik adalah komunikasi yang buruk dari pimpinan ke karyawan. Atasan seringkali menyampaikan instruksi yang kurang jelas terkait tugas yang diberikan.

Selain itu, mereka juga jarang sekali memberikan pelatihan atau bimbingan untuk meningkatkan kinerja pegawainya. Hasilnya, mereka bisa membuat pegawai bingung, sulit berkembang, dan hilangnya kepercayaan terhadap perusahaan tersebut.

2. Sering Membicarakan Orang Lain

Sering membicarakan orang lain/foto: magnific.com/garetsvisual

Memang, kita sering mengobrol dengan rekan kerja di sela-sela aktivitas kantor. Namun, kalau terlalu sering membicarakan orang lain bahkan keburukannya, hal ini menandakan lingkungan kerja yang tidak sehat.

Secara tidak langsung, kebiasaan menyalahkan dan membicarakan keburukan orang lain membuat rasa aman dan nyaman kita berkurang. Jika ada masalah, bukan tidak mungkin kita menjadi bahan perbincangan orang lain yang mengganggu produktivitas kerja.

3. Pergantian Karyawannya Tinggi

Pergantian karyawannya tinggi/foto: magnific.com/pressfoto

Mengutip IQ Partners, jika ada perusahaan yang tingkat pergantian karyawannya tinggi berarti patut dipertanyakan. Sebelum melamar, Beauties harus mengecek bagaimana perputaran karyawan di perusahaan tersebut untuk mengetahui lingkungan kerjanya.

Jika banyak pegawai yang mengundurkan diri atau diberhentikan artinya ada yang salah dengan internal perusahaan itu.

4. Minimnya Apresiasi

Minimnya apresiasi/foto: magnific.com/stockking

Apresiasi penting diberikan kepada karyawan demi meningkatkan motivasi dan semangat kerja. Namun, jika perusahaan tersebut hanya bisa memberikan tugas saja tanpa apresiasi setelah berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan baik, artinya lingkungannya tidak sehat.

Budaya kerja yang toksik ditandai dengan pegawai yang sering diabaikan, dianggap remeh, dan jarang dihargai yang menyebabkan karyawan sulit produktif.

5. Menganggap Remeh Burnout

Menganggap remeh burnout/foto: magnific.com/jcomp

Tanda lingkungan kerja yang toksik terakhir adalah menganggap remeh burnout yang disebabkan oleh kelelahan kerja dan menumpuknya pekerjaan. Beban kerja berlebihan tanpa dukungan yang tepat bisa menyebabkan kelelahan mental kronis.

Itulah deretan tanda lingkungan kerja toksik yang bisa memengaruhi kesehatan fisik dan mental karyawan. Semoga bermanfaat ya Beauties!

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE