5 Tanda Social Battery Habis yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Selasa, 15 Sep 2026 18:00 WIB
2. Memilih Jalan Pulang yang Lebih Jauh
Ilustrasi perempuan yang sedang mengemudi sendirian /Foto: Magnific/pvproductions

Beauties, pernah merasa ingin mengurangi aktivitas dan menghabiskan lebih banyak waktu sendiri? Bisa jadi, energi sosialmu sedang tidak sebanyak biasanya.

Medical News Today menjelaskan bahwa social battery merupakan gambaran tentang energi yang dimiliki seseorang untuk bersosialisasi. Setiap orang punya batas energi sosial yang berbeda, dan kapasitasnya juga bisa dipengaruhi oleh kepribadian, jenis interaksi, durasi bersosialisasi, hingga tingkat stres.

Ketika social battery mulai terkuras, kamu mungkin mulai melakukan beberapa hal tanpa disadari. Misalnya, kamu lebih ingin menyendiri, mengabaikan notifikasi, atau tidur lebih lama dari biasanya.

Nah, kebiasaan-kebiasaan tersebut mungkin terasa sepele, tetapi bisa menjadi ciri kalau social battery mulai habis. Apa saja tandanya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Tiba-Tiba Ingin Menepi dari Keramaian

Ilustrasi seseorang yang memilih menyendiri di tengah acara bersama teman/Foto: Magnific/magnific

Saat sedang reuni atau berkumpul bersama teman-teman, pernahkah kamu tiba-tiba ingin menepi sebentar? Entah keluar atau duduk di sudut ruangan untuk menikmati suasana yang lebih tenang.

Ketika social battery mulai menurun, menghabiskan waktu sendirian bisa terasa lebih nyaman. Bagi sebagian orang, terutama yang introvert, menyendiri bisa membantu mengisi kembali energi setelah banyak berinteraksi dengan orang lain.

Namun, sesekali ingin menepi tentu berbeda dengan terus-menerus menghindari orang lain. Melansir YourTango, sebuah penelitian dari BMC Psychiatry menemukan bahwa isolasi sosial dan kesepian berkaitan dengan gejala depresi, sehingga kebiasaan menarik diri dalam waktu lama perlu diperhatikan.

2. Memilih Jalan Pulang yang Lebih Jauh

Ilustrasi perempuan yang sedang mengemudi sendirian /Foto: Magnific/pvproductions

Setelah seharian berada di tempat kerja dan bertemu banyak orang, perjalanan pulang biasanya jadi waktu untuk melepas penat. Tapi, pernahkah kamu sengaja memilih jalan yang lebih jauh hanya untuk menikmati waktu sendirian sedikit lebih lama?

Buat sebagian orang, berada sendirian di dalam mobil justru terasa lebih menenangkan. Kamu bisa menikmati perjalanan tanpa perlu memikirkan obrolan atau merespons siapa pun.

Menurut ahli psikologi Eric Solomon, berkendara membutuhkan fokus sehingga perhatian kita bisa sejenak teralihkan dari pikiran yang sedang ramai. Mendengarkan musik selama perjalanan juga bisa membuat suasana terasa lebih rileks.

3. Sering Nonton Maraton Serial Lama

Ilustrasi perempuan yang bersantai sendirian di sofa sambil menonton film favorit/Foto: Magnific/DC Studio

Setelah seharian berinteraksi dengan banyak orang, kamu mungkin ingin bersantai di rumah. Salah satunya dengan menonton film atau serial favorit yang sudah kamu kenal ceritanya.

Kebiasaan ini bisa membantu tubuh dan pikiran beristirahat. Alih-alih mengikuti cerita baru yang membutuhkan perhatian penuh, kamu cukup menikmati tontonan dengan alur yang sudah diketahui.

Menurut profesor psikologi Jennifer V. Faygard, menonton ulang acara TV atau film yang familiar dapat membantu seseorang merasa lebih santai. Tontonan seperti ini tetap menghibur tanpa membuat kita sibuk menebak-nebak kelanjutan ceritanya.

Beauties, kalau belakangan ini kamu lebih sering maraton serial atau film lama, bisa jadi kebiasaan ini adalah salah satu cara sederhana untuk mengisi kembali energi sosialmu.

4. Mulai Mengabaikan Notifikasi

Ilustrasi perempuan yang mengabaikan notifikasi di ponselnya/Foto: Magnific/magnific

Ciri lain saat energi sosial kamu terkuras adalah mulai mengabaikan notifikasi di ponsel. Chat yang masuk tidak langsung dibalas, bahkan telepon pun kadang dibiarkan begitu saja.

Saat social battery mulai habis, seseorang bisa menjadi lebih selektif dalam menggunakan waktunya untuk berinteraksi. Menunda balasan atau tidak mengangkat telepon bisa menjadi cara untuk menikmati waktu sendiri tanpa gangguan.

Bukan berarti kamu sedang menjauh dari orang lain. Mungkin kamu hanya butuh waktu untuk istirahat dan mengisi energi lagi.

5. Tidur Lebih Lama dari Biasanya

Ilustrasi perempuan yang sedang tidur lelap/Foto: Pexels/Polina

Terlalu lama berinteraksi dengan banyak orang bisa membuat seseorang mengalami kelelahan sosial. Salah satu hal yang mungkin dilakukan setelahnya adalah tidur lebih lama dari biasanya.

Menurut penelitian yang dimuat dalam Annual Review of Clinical Psychology, tidur setelah mengalami tekanan emosional atau banyak berpikir dapat membantu seseorang menghadapi perasaannya. Artinya, istirahat bukan hanya untuk menghilangkan rasa lelah, tetapi juga memberi kesempatan bagi pikiran untuk kembali tenang.

Kalau setelah banyak bersosialisasi kamu jadi ingin tidur lebih lama, tidak perlu langsung khawatir. Bisa saja tubuh dan pikiranmu sedang butuh waktu untuk beristirahat sebelum kembali beraktivitas.

Beauties, tidak semua orang bisa terus bersosialisasi tanpa merasa lelah. Saat energi sosial mulai terkuras, tidak ada salahnya memberi jeda untuk diri sendiri.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE