5 Tips Mengenali Orang dalam Lima Menit Pertama Menurut Ilmu Psikologi

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Senin, 13 Jul 2026 07:15 WIB
3. Mereka Mendengarkan dengan Tulus dan Mengajukan Pertanyaan yang Bermakna
Mereka mendengarkan dengan tulus dan mengajukan pertanyaan yang bermakna/ Foto: Pexels.com/ Sam Lion

Beauties, pernahkah kamu bertemu seseorang dan langsung merasa nyaman, atau justru merasa ada sesuatu yang terasa kurang pas? Meskipun kesan pertama tidak selalu menggambarkan kepribadian seseorang secara utuh, psikologi menunjukkan bahwa beberapa perilaku yang muncul pada awal pertemuan dapat memberikan petunjuk mengenai karakter seseorang.

Saat mengenal orang baru, banyak orang cenderung menilai berdasarkan penampilan, cara berpakaian, atau gaya berbicara. Padahal, karakter seseorang lebih sering terlihat melalui sikap-sikap sederhana yang muncul secara alami ketika berinteraksi dengan orang lain.

Dilansir dari My Inner Creative dan The Podium Media, orang yang memiliki karakter positif umumnya menunjukkan beberapa perilaku tertentu bahkan dalam lima menit pertama pertemuan. Tanda-tanda ini memang bukan jaminan mutlak untuk menilai kepribadian seseorang, tetapi bisa menjadi langkah awal untuk mengenali orang dengan lebih bijak.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat mengenal orang baru? Berikut penjelasannya.

1. Mereka Menunjukkan Sikap Ramah kepada Semua Orang

Mereka menunjukkan sikap ramah kepada semua orang/ Foto: Pexels.com/ RDNE Stock project

Salah satu petunjuk paling mudah untuk melihat karakter seseorang adalah memperhatikan bagaimana ia memperlakukan orang-orang di sekitarnya. Misalnya, amati bagaimana ia berbicara kepada pelayan restoran, petugas kebersihan, pengemudi, atau orang lain yang baru dikenalnya. Orang yang memiliki karakter baik biasanya tetap menunjukkan rasa hormat tanpa memandang status, jabatan, atau latar belakang seseorang.

Kehangatan sering kali lebih mencerminkan kepribadian dibandingkan sekadar kemampuan atau pencapaian seseorang. Orang yang tulus biasanya tidak memilih-milih kepada siapa mereka akan bersikap sopan.

Sebaliknya, jika seseorang hanya bersikap ramah kepada orang yang dianggap penting atau dapat memberikan keuntungan, tetapi meremehkan orang lain, hal tersebut bisa menjadi sinyal bahwa sikap baiknya tidak sepenuhnya tulus. Karena itu, saat cara mengenali orang baru, jangan hanya fokus pada bagaimana ia memperlakukanmu, tetapi juga bagaimana ia memperlakukan orang lain.

2. Bahasa Tubuhnya Terlihat Terbuka dan Membuat Orang Lain Nyaman

Bahasa tubuhnya terlihat terbuka dan membuat orang lain nyaman/ Foto: Pexels.com/ Sam Lion

Selain kata-kata, bahasa tubuh juga menyampaikan banyak informasi mengenai kepribadian seseorang. Orang yang memiliki karakter positif biasanya menunjukkan bahasa tubuh yang terbuka. Mereka melakukan kontak mata secara wajar, tersenyum dengan tulus, tidak menyilangkan tangan secara defensif, dan memberikan perhatian penuh ketika berbicara dengan lawan bicaranya.

Bahasa tubuh seperti ini membuat orang lain merasa diterima dan dihargai. Sebaliknya, seseorang yang tampak selalu gelisah, menunjukkan ekspresi meremehkan, atau terlihat tidak tertarik selama percakapan dapat memberikan kesan bahwa mereka kurang nyaman membangun hubungan dengan orang lain.

Meski demikian, penting untuk diingat bahwa bahasa tubuh juga dapat dipengaruhi oleh rasa gugup atau sifat introvert. Oleh karena itu, gunakan pengamatan ini sebagai petunjuk awal, bukan sebagai dasar untuk langsung menghakimi seseorang.

3. Mereka Mendengarkan dengan Tulus dan Mengajukan Pertanyaan yang Bermakna

Mereka mendengarkan dengan tulus dan mengajukan pertanyaan yang bermakna/ Foto: Pexels.com/ Sam Lion

Saat mengenal orang baru, coba perhatikan bagaimana percakapan berlangsung. Apakah lawan bicaramu hanya sibuk menceritakan dirinya sendiri, atau ia juga menunjukkan ketertarikan untuk mengenalmu?

Orang yang memiliki karakter baik biasanya mengajukan pertanyaan karena rasa ingin tahu yang tulus, bukan sekadar untuk mengisi keheningan atau membuat dirinya terlihat menarik. Mereka mendengarkan jawabanmu dengan penuh perhatian, memberikan respons yang relevan, dan tidak terburu-buru mengalihkan pembicaraan kembali kepada dirinya sendiri.

Perilaku seperti ini membuat lawan bicara merasa benar-benar dihargai. Alih-alih merasa sedang dinilai atau diinterogasi, kamu akan merasa didengarkan dan dipahami. Kemampuan mendengarkan merupakan salah satu bentuk empati yang sangat penting dalam membangun hubungan yang sehat.

4. Mereka Menghargai Batasan Pribadi Orang Lain

Mereka menghargai batasan pribadi orang lain/ Foto: Pexels.com/ Sam Lion

Setiap orang memiliki batasan atau personal boundaries yang berbeda-beda. Orang yang memiliki kepribadian baik biasanya mampu menghormati batasan tersebut, bahkan saat baru pertama kali bertemu.

Misalnya, mereka tidak memaksa lawan bicara menjawab pertanyaan yang terlalu pribadi, tidak menyela pembicaraan secara berlebihan, serta tidak memaksakan pendapat ketika terjadi perbedaan pandangan. Mereka juga memahami kapan harus berbicara dan kapan harus memberikan ruang kepada orang lain.

Sikap seperti ini menunjukkan adanya rasa hormat terhadap kenyamanan orang lain. Sebaliknya, jika seseorang sejak awal sudah cenderung memaksakan kehendaknya, mengabaikan penolakan, atau membuat orang lain merasa tidak nyaman, hal tersebut patut menjadi perhatian. Menghargai batasan kecil sering kali mencerminkan bagaimana seseorang akan memperlakukan orang lain dalam hubungan yang lebih dekat.

5. Mereka Tetap Bersikap Baik dalam Situasi Sederhana

Mereka tetap bersikap baik dalam situasi sederhana/ Foto: Pexels.com/ Sam Lion

Karakter seseorang sering kali lebih terlihat melalui hal-hal kecil daripada situasi besar. Misalnya, bagaimana reaksinya ketika harus menunggu antrean, menghadapi kesalahan kecil, atau ketika rencana tidak berjalan sesuai harapan.

Orang yang memiliki pengendalian emosi yang baik biasanya tetap bersikap tenang dan tidak mudah melampiaskan kekesalannya kepada orang lain. Selain itu, mereka juga cenderung melakukan kebaikan tanpa mengharapkan pujian. Sikap sederhana seperti membantu mengambil barang yang terjatuh, mengucapkan terima kasih, atau menawarkan bantuan kepada orang lain menunjukkan bahwa kepedulian tersebut muncul secara alami.

Bentuk-bentuk kebaikan sederhana yang membutuhkan usaha tanpa mengharapkan imbalan sering kali menjadi indikator karakter yang positif. Karena itu, jangan hanya memperhatikan bagaimana seseorang bersikap ketika semuanya berjalan lancar. Lihat juga bagaimana ia bertindak dalam situasi-situasi kecil yang tampaknya sepele.

Beauties, cara mengenali orang baru tidak selalu membutuhkan waktu yang sangat lama. Menurut psikologi, beberapa perilaku sederhana yang muncul dalam lima menit pertama dapat memberikan gambaran awal mengenai karakter seseorang.

Meski demikian, ingatlah bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya seiring berjalannya waktu. Jadi, jadikan lima tips cara mengenali orang ini sebagai panduan awal, bukan sebagai dasar untuk menghakimi seseorang. Dengan begitu, kamu dapat membangun hubungan yang lebih bijak, sehat, dan penuh rasa saling menghargai, ya, Beauties! 

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE