6 Aktivitas yang Bisa Membantu Singkirkan Stres
Beauties, kita hidup dalam budaya yang sangat memicu stres. Tekanan di tempat kerja, keluarga, diri sendiri, atau lingkungan tempat tinggal selalu datang beriringan.
Oleh karena itu, setiap orang senantiasa mencari cara baru untuk meredakan ketegangan, memulihkan kesejahteraan batin, dan mengurangi dampak buruk kehidupan yang penuh tekanan terhadap kesehatan.
Lantas, aktivitas apa saja yang dapat membantu mengurangi stres? Berikut daftarnya menurut pakar dan studi ilmiah.
1. Berkebun
Aktivitas orang sedang berkebun/Foto: Magnific.com/Senivpetro
Meski sering dianggap sebagai kegiatan yang kurang asik, nyatanya berkebun punya dampak besar terhadap kesehatan tubuh maupun mental. Salah satunya mengurangi tingkat kecemasan dan pikiran yang kalut.
“Memusatkan perhatian pada tindakan kecil yang berulang seperti menyiram, memangkas, dan menanam dapat membantu menenangkan pikiran yang gelisah dan mengurangi kecemasan,” ujar Robert Davies, M.D., seperti dilansir dari EatingWell.
2. Healing ke Alam
Orang sedang healing ke alam/Foto: Magnific.com/Benzoix
Di tengah tekanan pekerjaan dan urusan personal, setiap orang butuh yang namanya healing ke alam. Nggak perlu lama-lama, menghabiskan waktu hanya 20 menit di alam sudah dapat membantu menurunkan kadar hormon stres yakni kortisol, menurut studi dalam jurnal Frontiers in Psychology (2019).
Untuk bisa berinteraksi dengan alam, nggak harus pergi jauh-jauh ke gunung atau laut. Beauties bisa sekadar jalan-jalan di halaman rumah, taman, atau area terbuka hijau di dekat tempat kerja.
3. Mewarnai atau Melukis
Aktivitas orang sedang melukis/Foto: Magnific.com/Magnific
Tampak kekanak-kanakan, tetapi mewarnai atau melukis sangat worth it untuk Beauties yang butuh refresh otak. Menurut psikolog klinis Scott M. Bea, Psy.D., aktivitas mewarnai dapat menenangkan otak dan membantu tubuh menjadi lebih rileks.
“Saat pikiran terfokus pada mewarnai, otak cenderung lebih santai. Fokus dan perhatian teralihkan dari diri sendiri ke kegiatan yang sedang dilakukan. Lewat cara ini, aktivitas mewarnai sangat mirip dengan latihan meditasi,” tegas Bea, pada Cleveland Clinic.
4. Melakukan Aktivitas Fisik: Yoga, Pilates, Lari, Latihan Beban, atau Lainnya
Yoga/Foto: Magnific.com/Prostooleh
Tinjauan studi yang dimuat British Journal of Sports Medicine (2023) menemukan fakta bahwa berbagai bentuk aktivitas fisik, termasuk aerobik, latihan ketahanan, serta latihan yang memadukan pikiran dan tubuh dapat memperbaiki kondisi tekanan psikologis, kecemasan, dan depresi.
Aktivitas fisik yang paling baik untuk otak dan kesehatan mental secara keseluruhan adalah olahraga yang dinikmati dan dilakukan secara konsisten. Jenis olahraga itu bisa bersepeda, berlari, berenang, latihan beban, yoga, atau pilates.
5. Bernyanyi, Menari, atau Sekadar Mendengarkan Musik
Mendengarkan musik/Foto: Magnific.com/Pvproductions
Yap, aktivitas yang berkaitan dengan musik memang banyak diklaim dalam studi ilmiah sebagai salah satu cara terbaik untuk mengurangi kadar hormon kortisol, kecemasan, burnout, dan depresi.
Sebuah studi dalam jurnal Brain Sciences (2021), misalnya, menunjukkan bahwa orang dewasa yang mendengarkan musik mengalami penurunan kadar kortisol, terlepas dari jenis musik yang didengarkan.
Bagaimana cara kerja musik dapat memengaruhi kesehatan mental? Para ilmuwan meyakini bahwa efek ini timbul karena musik mengalihkan aktivitas otak dari pola konektivitas yang berkaitan dengan rasa sakit, sekaligus membangkitkan emosi positif dan memberikan pengalihan perhatian.
6. Membaca Buku Fisik, Bukan E-book
Membaca buku/Foto: Magnific.com/Magnific
Finally, aktivitas terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres adalah membaca buku dalam bentuk fisiknya, bukan e-book.
Menurut ahli saraf Anne-Laurie Le Cunff, pada YourTango, karena membaca menuntut fokus yang berkelanjutan, maka sistem saraf parasimpatis pun aktif. Saat ini terjadi, kita cenderung mengalami perubahan fisiologis yang dapat diukur.
Perubahan fisiologis itu meliputi detak jantung melambat, napas menjadi lebih dalam dan teratur, serta ketegangan otot berkurang.
Membaca buku secara rutin pada dasarnya dapat menciptakan rasa aman dan menurunkan tingkat stres, mengurangi gejala fisik kecemasan yang sering kali tidak disadari, serta mengalihkan pikiran dari tekanan sehari-hari.
Itulah enam cara mengatasi stres yang bisa Beauties terapkan. Ingat, konsultasilah pada ahli kesehatan jika dirasa beban pikiran sudah mengganggu aktivitas harian dalam jangka lama.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!