STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

6 Brand Lokal Asli Indonesia Ini Sering Dikira Produk Luar Negeri, Kualitasnya Terbaik!

Putri Rizki Aulika | Beautynesia
Rabu, 28 Sep 2022 14:30 WIB
6 Brand Lokal Asli Indonesia Ini Sering Dikira Produk Luar Negeri, Kualitasnya Terbaik!

Salah satu pertimbangan saat memilih berbagai produk fashion, makanan, serta produk retail lainnya adalah kualitas merek. Kesuksesan sebuah produk sering dilihat dari brand image yang terbentuk, strategi pemasaran dan kisaran harga yang dibanderol sesuai target konsumen.

Kualitas produk yang bagus sesuai dengan kebutuhan pasar bersaing memikat hati konsumen. Tak hanya produk luar negeri, banyak merek lokal yang juga semakin sukses dan dikenal dengan kualitas baik. Bahkan ada beberapa merek asli Indonesia yang sering dikira produk luar negeri, lho!

Umumnya, hal ini terjadi karena pemberian nama merek menggunakan bahasa asing sehingga membuat masyarakat Indonesia terkecoh. Berikut beberapa merek asli Indonesia yang sering dikira produk luar negeri. Yuk, simak!

Terry Palmer

Terry Palmer/Foto: Instagram/terrypalmer.id
Terry Palmer/Foto: Instagram/terrypalmer.id

Terry Palmer adalah merek handuk asli buatan Indonesia yang telah dipasarkan luas ke luar negeri sejak 1988. Terry Palmer diproduksi oleh PT Indah Jaya Textile yang berlokasi di Tangerang. Perusahaan tersebut telah berdiri sejak 1962, dan kini dipimpin oleh pengusaha bernama Wilson Pesik yang merupakan generasi ketiga pendirinya.

Luxury Bath Collection menjadi salah satu produk terbaik Terry Palmer. Dengan komitmen yang tinggi, Terry Palmer selalu mengutamakan mutu produk, kenyamanan dan kemewahan untuk menjadi industri handuk premium kelas dunia.

Krisbow

Krisbow/Foto: Instagram/krisbowid
Krisbow/Foto: Instagram/krisbowid

Banyak orang yang mengira Krisbow sebagai merek luar negeri, padahal merek berbagai perkakas teknik permesinan dan industri ini asli Indonesia. Krisbow merupakan salah satu merek dagang milik Grup Kawan Lama (GKL) yang fokus memasarkan beragam produk perkakas seperti perangkat rumah tangga, alat keselamatan, dan furniture.

Penamaan Krisbow diambil dari nama Krisnadi Wibowo, putra pendiri grup Kawan Lama yang merupakan pengusaha asal Indonesia. Krisbow diperkenalkan pada tahun 1998 dan kini sukses sebagai distributor yang memasarkan produk dari berbagai pabrik ke seluruh dunia.

J.Co

J.Co/Foto: Instagram/jcoindonesia
J.Co/Foto: Instagram/jcoindonesia

J.Co Donut & Coffee merupakan restoran dan waralaba khusus aneka donat, kopi, dan yogurt beku yang didirikan pada tahun 2005 oleh Johnny Andrean, pengusaha asli Indonesia. Ide dan inovasi yang diusung Johnny untuk J.Co Donut & Coffee adalah konsep open kitchen.

Peralatan seperti mesin-mesin pembuat donat, dan lebih dari 50 persen bahan baku donat diimpor dari mancanegara penghasil komiditi terbaik. Hal ini dilakukan Johnny untuk menjaga kualitas bisnis donatnya. Upaya go internasional juga dilakukan J.Co pada tahun 2007 dengan membuka beberapa gerai di berbagai negara tujuan seperti Singapura, Australia dan Hong Kong.

CFC

Cfc/Foto: Instagram/cfcindonesia_official
Cfc/Foto: Instagram/cfcindonesia_official

California Fried Chicken sering dikira sebagai salah satu restoran cepat saji asal luar negeri. Merek dagang CFC asli asal Indonesia berada dalam naungan PT. Pioneerindo Gourmet International.

Cita rasa produk CFC tak kalah enak dengan ayam goreng asal Amerika. Hal ini terlihat dari empat konsep dasar yang menjadi dasar pegangan akan kontrol kualitas produk CFC, yaitu Discipline, Quality, Service, dan Cleanliness.

HokBen

HokBen/Foto: Instagram/hokben_id
HokBen/Foto: Instagram/hokben_id

HokBen adalah restoran makanan Jepang cepat saji yang didirikan oleh Hendra Arifin di Jakarta pada tahun 1985, di bawah naungan PT. Eka Boga Inti. Pemilik HokBen terinspirasi nasi kotak di Jepang yang disebut bento yang menjadi andalan para pegawai kantoran di Jepang. Oleh karena itu, pertama kali HokBen dibuka sebagai restoran khusus makan siang untuk take away atau dibungkus.

Seiring perkembangannya, masyarakat Indonesia ternyata lebih gemar makan di tempat dan duduk sehingga HokBen menambahkan tempat untuk makan dan layanan pesan antar. Awalnya HokBen bernama Hoka Hoka Bento, namun PT. Eka Boga Inti sudah memiliki hak cipta penuh atas merek dagang HokBen karena tidak ada lagi merek yang sama di Jepang.

Lea Jeans

Lea Jeans/Foto: Instagram/lea_jeans
Lea Jeans/Foto: Instagram/lea_jeans

Kebanyakan orang mengira merek Lea sebagai produk luar negeri karena melihat logo yang sangat mirip dengan bendera negara Amerika Serikat. Lea Jeans adalah merek jeans lokal ternama yang telah didirikan sejak 1976 di bawah naungan PT. Lea Sanent, produksi perusahaan Tangerang.

Lea Jeans pertama kali diluncurkan untuk menyediakan pakaian kasual, jeans serta aksesoris dengan desain dan gaya ala Amerika Latin. Lea selalu menjamin kualitas produk baik sehingga tidak hanya memenuhi pasaran dalam negeri saja, melainkan telah berhasil menembus negara-negara luar seperti Dubai, Korea, Hong Kong dan beberapa negara lainnya.

Nah, itulah deretan merek asli Indonesia yang sering dikira produk luar negeri. Jadi makin bangga dengan kualitas produk sendiri, ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.